Thursday, April 30, 2020

Keahlian yang Diasah Saat di Rumah Aja

Gimana teman-teman masih kuat kan diam di rumahnya? Ada banyak hal yang bisa dilakukan selama di rumah aja. Salah satunya adalah mengasah keahlian yang selama ini belum sempat diperdalam karena kesibukan di luar rumah.

Jika perempuan lain mengasah bakat alami seperti memasak atau menjahit selama di rumah aja, aku fokus untuk mengasah keahlian menulisku. Iya, semua hal yang akan kubahas di bawah adalah tentang kepenulisan. Biar fokus saja dan aku memang berniat ahli dalam satu hal yaitu writing. Biar gak jadi jack of all trade, master of none.


Kebetulan selama pandemi ini ada banyak kelas online yang buka. Baik berbayar atau gratis, atau yang dibayar dengan donasi pandemi Covid-19. Aku mengikuti banyak kelas, sebagian besar tentang kepenulisan. Berikut adalah beberapa kelas yang sangat berkesan bagiku.

Wednesday, April 29, 2020

5 Aplikasi yang Sering Digunakan Selama Pandemi dan Ramadan


Beberapa penyesuaian yang terjadi selama pandemi tentu juga membuat beberapa perbedaan pada aktivitas kita. Sebutlah aku misalnya dari yang awalnya ngantor setiap hari menjadi half wfh. Hal ini tentu membuatku jadi lebih sering berada di rumah.

Selain itu aku jadi lebih bebas mengatur waktu tidur, meski Ramadan kini aku tak lagi kurang tidur. Aku malah lepas kontrol dengan waktu tidur, kebablasan bisa sampai 9 jam sehari. Duh benar-benar menyebalkan karena ini menjadi salah satu penghalangku untuk produktif.


Hal ini pula yang menyebabkan kuantitas aksesku terhadap beberapa aplikasi di smartphone menjadi meningkat. Berikut adalah 5 aplikasi yang sering kugunakan selama pandemi dan Ramadan.

Tuesday, April 28, 2020

4 Kegiatan Asyik Bersama Keluarga Selama di Rumah Aja


Sudah hampir dua bulan kita mengalami pandemi Covid-19, selama itu pulalah kita dianjurkan untuk lebih banyak di rumah saja. Tagar #dirumahaja pun berseliwaran di media sosial. Beragam kegiatan selama di rumah saja dibagikan orang-orang untuk mengalihkan perhatian dari rasa bosan.

Pada artikel tips agar betah di rumah selama pandemi yang aku tulis kemarin, aku memasukkan melakukan kegiatan asyik bersama keluarga sebagai salah satu cara untuk mengusir bosan. Nah kali ini aku akan menjabarkan beberapa kegiatan asyik tersebut agar meski di rumah aja kita tidak mati gaya. Simak yuk.  

Monday, April 27, 2020

Lima Tips Betah di Rumah Selama Pandemi Covid-19

Masa pandemi Covid-19 masih berlangsung dan tidak ada yang berani memastikan ini kapan akan berakhir. Hal tersebut juga menyebabkan semua orang harus lebih banyak di dalam rumah. Bagi sebagian besar orang, kondisi seperti ini sudah berjalan hampir dua bulan. Hmm, lama juga ya.

Bagi pribadi-pribadi introvert berada di dalam rumah dalam waktu yang lama tidak menjadi masalah besar. Mereka sudah terbiasa dan merasa nyaman melakukannya. Berbeda dengan mereka yang ekstrover dan terbiasa berkumpul bersama banyak orang, mereka mungkin butuh usaha lebih agar betah di rumah selama pandemi.


Juga bagi yang sebelumnya terbiasa bekerja di luar rumah, hal ini pasti memiliki tantangan tersendiri. Sudah mulai banyak orang yang menulis status di media sosial bahwa sudah bosan berada di rumah. Nah, bagaimana cara menyiasati hal tersebut? Berikut adalah lima tips betah di rumah selama pandemi Covid-19.

Sunday, April 26, 2020

5 Hal yang Akan Kulakukan Jika Pandemi Covid-19 Telah Berakhir


Di masa pandemi Covid-19 seperti ini kita mirip seperti anak kecil yang sedang melakukan perjalanan panjang bersama ibunya. Ia terus bertanya kapan kita akan sampai ke tempat tujuan? Semakin bertanya ia semakin penasaran, karena ibunya tidak memberikan jawaban ‘sebentar lagi’ tetapi malah mengajaknya terus bermain atau melakukan hal-hal mengasyikkan lainnya.

Itulah yang kita lakukan selama ini, terus bertanya kapan wabah ini akan berakhir. Kita sudah sangat ingin sampai di tempat tujuan. Memangnya, jika sudah sampai ke tempat tujuan kamu mau melakukan apa?

Saturday, April 25, 2020

Serba-serbi tentang Masker


Di masa pandemi Covid-19 ini masker jadi naik tahta. Keberadaannya menjadi trending topic di sebagian jagat raya. Kali ini aku akan menulis beberapa FAQ tentang masker.

Masker itu apa?

Ini sebenarnya pertanyaan sepupuku yang masih kecil. Mengapa ada skincare yang disebut masker? Lalu mengapa juga ada kain atau bahan lain juga disebut masker? Bagi otak anak-anaknya, satu kata seharusnya hanya merujuk pada satu jenis benda.

Aku mencari jawaban sesederhana mungkin agar bisa diterima oleh otak cerdasnya. Masker artinya penutup wajah, jika dalam bahasa Inggris mask artinya topeng. Untuk masker dari jenis skincare penggunaannya kan jelas menutupi seluruh bagian wajah kecuali mata dan mulut. Begitu juga masker kain atau dari bahan lain, fungsinya untuk melindungi wajah, tepatnya bagian hidung dan mulut.

Friday, April 24, 2020

Physical Distancing Tidak Semudah Itu, Gengs!


Di masa pandemi seperti ini kita dianjurkan untuk melakukan physical distancing dengan semua orang. Terdengar mudah tapi dalam praktiknya susah menurutku. Aku lebih memilih untuk tidak kemana-mana agar tidak perlu melakukan physical distancing ke banyak orang.

Dalam budaya timur, physical distancing terlihat tidak sopan dan terkesan sombong. Meski mungkin di masa pandemi seperti ini sebagian besar orang akan memaklumi, btw sehari-hari aku juga bukan orang yang terlalu ramah di kehidupan sosial. Tapi tetap saja rasanya kurang nyaman melakukan physical distancing. 


Thursday, April 23, 2020

5 Hal yang Kulakukan untuk Mencegah Paparan Virus Corona


Semua orang tentu saja tidak ingin terkena Covid-19 yang sedang mewabah saat ini. Tidak mudah karena persebaran virusnya semakin masif saat ini. Dalam sehari jumlah orang yang terpapar terus bertambah. Tapi juga bukan hal mustahil untuk mencegahnya selama kita mengikuti anjuran pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan selama pandemi ini terjadi.

Aku pribadi berdomisili di daerah yang jauh dari kota besar yang mendapatkan label ‘transmisi lokal’. Meski begitu perasaan was-was tetap ada. Di ibukota kabupatenku yang berjarak 30 menit dari rumah hingga hari ini jumlah orang yang tedeteksi positif Covid-19 ada 3 orang walau OTG.

Wednesday, April 22, 2020

5 Cara Berbagi Saat Pandemi


Jika sebelumnya aku menulis tentang dampak tidak langsung yang kualami selama pandemi Covid-19, kali ini aku akan mengulas dampak ekonomi yang dialami oleh sebagian besar kalangan masyarakat di Indonesia.

Berikut adalah beberapa kelompok masyarakat yang terdampak secara ekonomi.
1.     Pemilik rumah makan yang pemasukannya menurun karena sekarang hampir tidak ada orang yang makan di luar.
2.    Penarik ojek online yang berkurang pendapatannya karena orang-orang yang biasa menggunakan jasa mereka lebih banyak #dirumahaja.
3.    Pemilik toko yang menjual barang selain bahan makanan dan obat pendapatannya juga menurun drastis karena semua orang sekarang lebih banyak menghemat pengeluaran selain untuk kebutuhan pokok.
4.    Pengusaha dan karyawan yang bekerja di bidang event organizer mengalami penurunan omset karena hampir tak ada orang yang mengadakan acara di asa pandemi seperti sekarang ini.


Tuesday, April 21, 2020

Side Effect of Covid-19 Epidemic


Dengan segala hormat kepada orang-orang yang terdampak buruk akibat pandemi Covid-19, tulisan ini kubuat hanya untuk menceritakan fakta yang sedang kualami. Bukan sebagai bentuk keluhan kecil atau sebaliknya bentuk suka cita atas wabah yang terjadi.

Penting untuk disclaimer seperti ini terlebih dahulu agar yang membaca tidak merasa aku berlebihan. Jika ada efek buruk akibat pandemi Covid-19 yang kuceritakan di bawah, itu bukan karena aku merasa permasalahanku paling besar. Aku tahu ada banyak orang yang lebih menderita daripada diriku akibat pandemi ini.

Jika ada dampak baik yang kurasakan, itu juga bukan karena aku berbahagia dengan wabah yang terjadi. Aku hanya bercerita. Aku bersimpati untuk orang-orang yang paling terkena dampak langsung dari pandemi ini, terutama pasien dan keluarga, tenaga kesehatan, serta pekerja informal di segala sektor. 

Monday, April 20, 2020

Frequently Asked Question (FAQ) about Covid-19


Assalamualaikum. Semoga kamu yang sedang membaca tulisan ini dalam keadaan sehat. Amin. Aku menulis tulisan ini ketika Indonesia dan dunia sedang mengalami pandemi Covid-19.


Sebagai bahan bacaan yang mungkin akan membuka sedikit wawasan bagi yang belum mengetahui aku menulis ini. Meski mungkin akan ada yang lebih banyak sudah tahu tentang hal-hal umum yang akan kubahas di bawah ini. Tapi tak ada salahnya aku menulis ini untuk merangkum beberapa pertanyaan yang umum ditanyakan sebagian orang terkait Covid-19.

Saturday, April 18, 2020

Proyek#1 Antologi Cerita tentang Guru


Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Sejak kecil, secara formal kita sudah dididik oleh mereka untuk mengenal berbagai macam ilmu pengetahuan. Bahkan ketika kita memutuskan untuk berkarir sebagai seorang guru, kita tetap memerlukan guru untuk mencapainya.

Yuk, bagikan cerita kalian tentang guru dengan mengikuti Proyek#1 Antologi Cerita tentang Guru ini. Bagi kamu yang berprofesi sebagai guru, kamu bisa menuliskan bagaimana suka duka menjadi seorang guru, atau sisi lain dari kehidupan seorang guru di luar kelas. Apakah persyaratan menjadi guru itu sulit, apakah pekerjaan guru hanya mengajar, atau apakah perlu mencari pekerjaan sampingan karena gaji guru tidak cukup untuk hidup?

Lomba Menulis Tentang Guru


Bagi yang tidak bekerja menjadi guru, kamu bisa menceritakan sosok guru yang menginspirasimu semasa sekolah. Atau kamu juga bisa menceritakan guru dari sudut pandang sebagai orangtua murid. Pasti ada kesan-kesan tertentu tentang seorang guru, bukan? 

Thursday, April 16, 2020

Review Novel Tentang Kamu


Tentang Kamu adalah novel tentang kehidupan seorang Sri Ningsih. Jika tokoh Sri Ningsih itu nyata, maka novel ini merupakan biografinya. Ceritanya bahkan sudah dimulai sebelum Sri Ningsih lahir dan berakhir jauh setelah ia wafat.

Judul: Tentang Kamu
Penulis: Tere Liye
Penerbit: Republika
Tahun terbit: 2016


Adalah Zaman Zulkarnaen seorang pengacara di sebuah firma hukum ternama di London, Thompson & Co, yang diberi tugas mengurus harta warisan yang dimiliki oleh Sri Ningsih. Jumlahnya sangat besar, tetapi ia tidak memiliki pewaris. Hal itulah yang membuat Zaman Zulkarnaen harus terbang ke sebuah pulau kecil di tanah airnya.

Friday, April 10, 2020

Sejarah Baru Bernama Pandemi Covid-19 #FBBKolaborasi


Sudah hari ke berapa kalian #dirumahaja Guys? Istilah dalam tagar tersebut bukan merupakan hal yang aneh lagi sejak pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia. Istilah-istilah lain juga mulai lazim diucapkan seperti physical distancing, work from home (WFH), ODP, PDP, lock down, dan lain sebagainya.  Sejak mewabah di Wuhan, Cina awal tahun 2020, penyakit yang disebabkan oleh virus corona model baru ini, menyebabkan berbagai kondisi sosial berubah.

Sebelum bicara lebih jauh, aku ingin meluruskan beberapa istilah utama yang artinya mirip tapi sebenarnya berbeda. Pertama, virus corona (corona virus) adalah nama virusnya secara umum, sedangkan nama ilmiah dan spesifik dari WHO adalah  SARS-CoV-2. Nama penyakitnya sendiri adalah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Jadi clear ya untuk penggunaan ketiga kata tersebut. Istilah-istilah lainnya di atas bisa ditemukan di website lain.

 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates