Keahlian yang Diasah Saat di Rumah Aja

44 komentar
Gimana teman-teman masih kuat kan diam di rumahnya? Ada banyak hal yang bisa dilakukan selama di rumah aja. Salah satunya adalah mengasah keahlian yang selama ini belum sempat diperdalam karena kesibukan di luar rumah.

Jika perempuan lain mengasah bakat alami seperti memasak atau menjahit selama di rumah aja, aku fokus untuk mengasah keahlian menulisku. Iya, semua hal yang akan kubahas di bawah adalah tentang kepenulisan. Biar fokus saja dan aku memang berniat ahli dalam satu hal yaitu writing. Biar gak jadi jack of all trade, master of none.


Kebetulan selama pandemi ini ada banyak kelas online yang buka. Baik berbayar atau gratis, atau yang dibayar dengan donasi pandemi Covid-19. Aku mengikuti banyak kelas, sebagian besar tentang kepenulisan. Berikut adalah beberapa kelas yang sangat berkesan bagiku.

Plot Hero’s Journey

Kelas kepenulisan ini diadakan oleh grup WA Diskusi dan Bedah Buku MJM 2. Narasumbernya adalah Mbak Dyah Rinni. Beliau menjelaskan panjang lebar dengan contoh tentang plot hero’s journey. Setelahnya beliau langsung kasih tugas. Ajaib, aku semangat mengerjakannya dan bisa menyelesaikannya dengan cepat.

Bukan sekali dua kali aku dapet materi tentang plot meski bukan tipe hero’s journey. Tapi menurutku tipe ini paling aplicable. Aku merasa sangat terbantu dan mendapat manfaatnya dengan mengikuti kelas ini.

Three Days Free Class

Kelas lain yang juga luar biasa berkesan bagiku adalah kelas yang diadakan 3 hari berturut-turut dengan pemateri kece-kece. Ada Kak Jae Kho yang membawakan materi tentang premis, lalu ada Kak Anjar Lembayung yang menjabarkan materi tentang dialog, serta terakhir ada Kak Feresha Ray yang menjelaskan materi tentang show and telling pada cerpen. Hmm, daging semua materinya.

Yang mengejutkan ada challenge di akhir kelas, semua peserta pelatihan disuruh bikin cerpen lalu dipilih dua puluh besar buat dibukukan. Ajaib, cerpenku masuk kategori dari 142 naskah yang masuk. Seneng banget. Surprise, cerpennya dibukukan bersama 3 mentor di kelas. Seneng dong. Yang mau ikutan PO-nya, kuy klik di sini




Kulwap Content Writer

Kulwap ini diadakan oleh FLP, komunitas kecintaanku. Materi yang sangat berkesan bagiku adalah tentang content writer. Profesi penulis sekarang ini sudah banyak berubah ke hal-hal digital selain menulis buku. Pembawa materinya adalah Kak Sekar yang bekerja di TV One. Keren sekali.

Sharing Mbak Indari Mastuti

Nah jika 3 kelas di atas diadakan di grup WA, kelas yang ini ada di grup Telegram. Beruntunglah aku sudah instal karena butuh untuk 2 grup lain yang juga cukup penting. Mbak Indari Mastuti ini keren banget. Aku sangat terinsipirasi dengan kerja keras beliau dalam bisnis, di bidang kepenulisan lagi. Yang tidak ikut kelasnya bisa simak rangkumannya di sini ya. Sudah kutulis lengkap.

Penulisan Kreatif dan Storytelling

Ini kelas yang paling niat aku ikuti. Karena aku harus on sinyal saat mengikuti kelasnya. Tahu Skill Academy kan? Bentuk kelasnya video yang harus diakses online. Materinya juga daging banget. Mirip dengan materi yang content writer di atas tapi materi yang disampaikan oleh Meutia Azzura ini lebih spesifik dan teknis. Satu materi dengan storytelling juga. Nggak nyesal aku ikut pelatihan ini, aku banyak belajar hal baru.


Sebenarnya aku pengen ikut kelas-kelas lain yang juga materinya tak kalah oke, tapi sayang medianya tak mendukung untuk kuakses. Kelas-kelas di IG live, FB Live, Zoom, atau Google Meet pasti tidak bisa kuikuti. Seperti yang sudah kuceritakan sebelumnya sinyalku di rumah jelek sekali. Jangan harap bisa mengakses materi dalam bentuk streaming video.

Selain kelima kelas yang kuikuti di atas aku juga mengasah kemampuan menulisku dengan ikut 3 challenge di bawah. Tentu saja tidak jauh-jauh dari aktivitas menulis. Tiga challenge yang kuikuti selama pandemi dan Ramadan, yaitu:

Nulis Bareng Stiletto

Aku baru tahu program Nulis Bareng Stiletto ini di hari ke-11, challenge-nya adalah post di Instagram selama  30 hari berturut-turut di bulan April. Jadi aku hanya ikut 20 hari tantangan ini. Caption yang ditulis harus sesuai dengan tema yang dilempar oleh penerbit Stiletto Book.

Ramadan Writing Challenge (RWC)

Tahun lalu saat Ramadan aku juga ikut challenge ini. Jadi salah satu peserta terbaik dong. Hehe. Tahun lalu aku ikut di Facebook sekarang ikut di IG. Temanya seru-seru, di beberapa hari tantangannya bikin mumet. Mengatur foto agar sesuai tema caption dan sesuai feed biar ga berantakan itu susah-susah gampang. Dengan sinyal terbatas kewajiban komentar ke peserta lain juga jadi tantangan tersendiri bagiku.

BPN 30 Day Ramadan Blog Challenge 2020

Tulisan ini adalah salah satu tulisan yang kuikutkan dalam #BPNRamadan2020. Tahun lalu aku juga ikut dan berhasil menyelesaikana tantangannya. Meski tidak termasuk yang terbaik, tapi aku juga dapat souvenir. Hehe. Tahun ini aku berharap bisa menyelesaikannya lagi. Tema-tema tulisan tantangannya tahun ini lebih ke suasana Ramadan saat pandemi.

Ketiga tantangan tersebut kuikuti untuk melatih otot menulisku agar terbiasa one day one post. Semoga bisa istiqamah biar ga malu-maluin menyandang label blogger dan penulis.

Kamu sendiri mengasah keterampilan dan keahlian apa selama #dirumahaja Gengs? Cerita di kolom komentar dong? []
Rindang Yuliani
Rindang Yuliani adalah seorang sarjana sains yang sedang menikmati proses sebagai bloger. Rindang juga sedang meladeni obsesinya untuk mendapatkan beasiswa S2 dan menerbitkan buku pertamanya. Wanita kelahiran 6 Maret ini juga selalu berusaha mengakrabi Tuhan melalui hobinya yaitu membaca, menulis, dan jalan-jalan.

Related Posts

44 komentar

  1. Waaah... Luar biasa produktif.. Mantaaap..
    Aku blm ikut challenge yang mbak sebutkan heheh.
    Semoga next ada kesempatan buat gabung

    BalasHapus
  2. waah produktif banget. banyak ikut kelas daring dan ikut challenge.
    Alhamdulillah kalau aku ikut kelas daring, jadwal pengajian bertambah terus ikut challenge juga sii biar nambah semangat. Semua bisa menang reward nya di challenge. aamiiin wkwk

    BalasHapus
  3. Kalau saya lebih banyak mengurus blog saat #dirumahaja Mbak, meski ada kerjaan lain yang berkaitan dengan kampus, tapi itu berat banget, karena harus mikir.

    Yang penting tetap produktif meski di rumah ya Mbak

    BalasHapus
  4. Huaa keren banget say bisa ikut kelas online yang keren dan nambah ilmu banget, aku ngga sempat ikutan hanya nonton beberapa IG live aja lumayanlah..

    BalasHapus
  5. Luar biasa sekali ya kegiatannya, mumpung Ramadhan dan pandemi Corona. Mudah-mudahan setelah usai pandemi Rindang sudah ahli dan siap berbagi

    BalasHapus
  6. mantap! apalah aku yg keahliannya rebahan, nulis utk duit. hoi hoi, buka aib!

    BalasHapus
  7. Setuju banget, paling tidak rajin menulis di blog secara rutin, bukan sekaligus banyak lalu di tinggalkan. Momen seperti Pandemi sekarang kesempatan terbaik tampaknya mengasah kemampuan lebih mendalam

    BalasHapus
  8. Bisa jadi rekomendasi buat aku nih. SOalnya selama 2 bulan di rumah ga pernah ikutan online class kayak gini. Terutama Three Days Free Class, paling menarik menurutku. Jadi pengen coba ikutan juga.

    BalasHapus
  9. Wuih benar-benar proosuktif euy
    Rajin banget ikutan kelas, rajin juga nulisnya
    Aku nyerah ikut ODOP, soalnya selama di rumah aja sambil dampingin bocah yang tugas sekolahnya bejibun

    BalasHapus
  10. Karena gak memungkinkan untuk travelling, maka saat pandemic ini aku isi dengan ngecat rumah, mengatur ulang letak perabotan, masak dan juga tetap kerja. Aku salut sama kakak bisa ikut challenge 30 hari menulis dari BPN itu tak mudah, kalo aku pasti kalah, mood menulisku masih blom stabil..:(

    BalasHapus
  11. Segala hal memang ada hikmahnya. Terbukti, meski di rumah aja ternyata juga tetep produktif. Bahkan mungkin bisa lebih produk dari biasanya, iya kan? Keren banget ini Mah.

    BalasHapus
  12. Saya jadi pengen ikut kelasnya juga mba. Apa sudah selesai semua kah?
    Tantangannya ga nambah jadi nulis buku 30 hari mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, sudah selesai semua kelasnya Kak. Tinggal tantangan nih yg jalan sampai akhir Ramadan nanti. Boleh tuh idenya, tantangan nulis buku 30 hari.

      Hapus
  13. produktif banget ya mbak, sampe sebegitu banyak jadwalnya. Semoga istiqamah

    BalasHapus
  14. Keren sekali kegiatan positifnya. Sangat sejalan dengan hobi menulis di blog dan platform lainnya.
    Aku belum sekalipun ikutan kelas dan tantangan seperti di atas. Mudah-mudahan nanti ada kesempatan untuk mencoba juga.
    Aku di bulan Ramadhan sepertinya waktunya tersita oleh tetek bengek kerjaan rumah.

    BalasHapus
  15. waaaah keren mba rindang
    aku cuma ikut kelas SEO aja sih. buat optimalisasi blog

    BalasHapus
  16. kaaak... mau banget ikut kelas ini "Penulisan Kreatif dan Storytelling". ini kapan aja dan dimana ya kalau mau daftar. sepertinya bagus banget sih. Kepengen ikutan akunya
    Infoin ya kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di Skill Academy Kak. Waktunya bisa kapan aja. Bikin akun, pilih kelas, bayar, dan nikmati kelasnya.

      Hapus
    2. Di Skill Academy Kak. Waktunya bisa kapan aja. Bikin akun, pilih kelas, bayar, dan nikmati kelasnya.

      Hapus
  17. Asik, produktif banget kegiatan-kegiatannya. Semoga tetap semangat sampat pandemi corona berakhir bahkan setelah pandemi berkahir ya mbak

    BalasHapus
  18. Meskipun dirumah aja memang harus produktif mbak,
    apalagi klo masa kayak gini.
    klo aku biasanya nulis sih ama nonton youtube hahaha

    BalasHapus
  19. Aku udah lama gak ikut kelas nulis. Kangen ngefiksi juga sebenarnya. Ini cuma ikut Challenge #BPNRamadan2020. Masih ngumpulin semangat buat update blog saja di tengah kesibukan

    BalasHapus
  20. Penulisan Kreatif dan Storytelling di Skill Academy cara daftarnya gimana kak. aku penasaran banget sih kepengan ikutan.
    ntar kasi tahu ya kak gimana caranya dan dimana daftarnya

    BalasHapus
  21. kak ini class online berbayar semua atau ada yang gratisan nih? aku jadi penasaran sih pengen ikutan juga biar pinter. butuh asupan ilmu yang banyak

    BalasHapus
  22. Meski di rumah aja, tetap harus mengasah pengetahuan ya Kak, lebih bermanfaat dan gak bikin kita tumpul.
    Insyaallah setelah pandemi berakhir akan sangat bermanfaat nantinya.

    BalasHapus
  23. Wah gilaak..banyak banget mba yang diikuti. Aku cukup 1 grup aja deh, ini juga ngap2an disandingkan dengan kerjaan yang dibawa ke rumah dan kewajiban lainnya. Kapan kapan sharing ya mbak di blog ilmunya.

    BalasHapus
  24. Wow banyak y ternyata. Tapi entah, aku trmsk yg ga pernah tuntas kalau ngerjaim yg rutin. Paling nonton di laptop. Hmmm perlu juga nih asah skill.

    BalasHapus
  25. Wah mantap, skill menulis makin terasah dong...
    Di rumah saja bisa bikin pintar ya

    BalasHapus
  26. Bulan ini saya punya komitmen di beberapa online course berlanjut. Capek banget karena semua sepakat jam 13-15 WIB. Jadi dalam waktu bersamaan harus aktif di 4 kelas. Cukup melelahkan, dan sulit nyentel. Untungnya sih semuanya selalu ada PR harian jadi mau tidak mau ada yang masuk, mbak, karena praktik dan dapat feedback saat itu atau esoknya. Tapi jujur, mltitasking belajar iitu tidak akan bagus hasilnya.
    Lha kok malah curhat...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak Susi panutanku. Keren. Semiga bisa mencontoh Mbak Susi juga yg terus belajar hal2 baru.

      Hapus
  27. Keren ya, tetap melalukan hal positif selama pandemi. Jadi bisa mengasah bakat yang disukai. Selemat ya mbak.

    BalasHapus
  28. Banyak sekali kegiatan yg bisa diikuti selama di rumah saja ya, jadi nambah pengetahuan dan keterampilan

    BalasHapus
  29. Mbak aku ikut kelas itu juga di skill academy. menurutku kalo mau ambil kelas storytelling, ambil kelasnya mbak windy aja di IGnya kadang ada info.. mantul pol

    BalasHapus
    Balasan
    1. Akun IG Mbak Windy apakah Mbak? Mau belajar di sana juga ah. Terima kasih banhak infonya ☺

      Hapus
  30. Hamdallah ya mbak ternyata malah jadi banyak kelas di masa pandemi ini, daging2 semua ey pasti jadi ga sabar buat eksekusi nulis yang lebih cetar lagi :D

    BalasHapus
  31. Mantap kak... Aku juga ada ikut beberapa kelas menulis online. Tapi fokus untuk bacaan anak-anak. Btw, kok aku ketinggalan info tahun ini yang BPN 30 Day Challenge

    BalasHapus
  32. Banyak banget mbak keterampilam menulis yang di ikuti,pantesan makin hari tulisannya makin bagus2 banget

    BalasHapus
  33. Keren euy Rindang banyak banget kelas yang diikuti. Mana ikutan ODOP juga. Penasaran sama manajemen waktu menulisnya

    BalasHapus
  34. Mbak rindang ini rajin sekali sih
    Aku jd tergerak ingin ikut ikut kelas begitu ehehe

    BalasHapus
  35. Wah bermanfaat semua nih yg diikuti mbak Rindang eh dan menarik semua memang ya ini. Apalah yg BPN itu.

    BalasHapus
  36. Aku mengasah kemampuan masak memasak kak. Nyobain resepresep-resep baru. Hehee. . . Kemaren mau juga ikut BPN 30 Day Challenge Ramadhan. Tapi aku khawatir nggak sanggup. Karena beberapa kondisi. Moga next aku bisa ikutan lagi.

    BalasHapus
  37. Aamiin... keren mba Rindang istiqomah banget tetep Ngodop. Salut!

    BalasHapus
  38. Saya telat ikutan ini
    Hiks
    Jadi pengen Ramadan tahun depan bisa fokus nulis lagi

    BalasHapus
  39. Produktif banget Mbak.l, bisa ikut banyak kelas writing gitu. Saya juga pengen fokus ke dunia kepenulisan nih tapi prefernya sih ke blogging :)

    BalasHapus

Posting Komentar