Monday, December 31, 2018

Belajar Fiksi bersama ODOP Batch 6

Sebelumnya aku sudah cerita kan ya tentang program one day one post yang kuikuti. Nah, program lanjutannya itu adalah kelas penjurusan yang bisa dipilih sendiri oleh peserta. Aku sendiri memilih kelas fiksi sebagai jurusan yang ingin kudalami. Mengapa? Karena aku merasa sudah cukup sering menulis non-fiksi pada tulisan-tulisan blogku. Aku ingin tantangan yang lebih.


Ternyata, kelas fiksi membuatku keteteran. Materi dan tugasnya sebenarnya cukup menarik, tapi waktuku tidak banyak. Di akhir tahun ini aku cukup disibukkan oleh kegiatan di dunia nyata. Sehingga sering telat mengumpulkan tugas di kelas fiksi. PJ-PJ di kelas fiksi ini baik-baik banget, bahkan di akhir kelas aku mendapatkan satu surat cinta berisi evaluasi  tugas-tugas yang sudah kukerjakan.


**
Evaluasi Kelas Fiksi ODOP 6
Rindang Yuliani

1.     Unsur-Unsur Fiksi / Latar Kereta
Komentar:
a.    Deskripsi latar kereta yang diharapkan masih belum terasa
b.    Penuturan tulisan udah luwes, enak banget
c.    Bukan tulisan penulis pemula

2.    Domestic Drama
Komentar:
a.    Bagus banget penuturan cerpennya, konflik dapat. Idenya sederhana tapi ngena.

3.    Songlit
Komentar:
a.    Meski ini fiksi mini, tapi tema cerpen sudah sesuai dengan tema lagu. Dna gaya penceritaan mbak Rindag itu luwes banget. Enak banget bacanya.

4.    Fantasi
Komentar:
a.    Idenya unik, mbak
b.    Seperti tulisan sebelumnya, cara bertutur mbak Rindng itu enak banget. Good Job

5.    Historical Fiction
Komentar:
a.    Tema sejarah sebuah kerajaan, sebagaimana novel-novel yang ditulis para maestro fiksi sejarah, selalu menjadi best seller di kalangan pecintanya. Mbak Rindang sangat berani mengambilnya. Salut!
b.    Alur cerita dipaparkan dengan berurutan. Dialog antar tokoh juga sangat hidup. Sayangnya, penokohan Pangeran Samudera yang menjadi judul cerpen justru lemah, nahkan nyaris tidak ada. Satu lagi, tidak adanya sumber data sejarah yang disampaikan di akhir tulisan, membuat pembaca sedikit menerka: cerpen ini diangkat dari sejarah atau hanya legenda?

6.    Review Cerpen

7.    Review Novel

8.    Review Film

Komentar untuk poin 6,7,8:
Mbak Rindang mampu menyampaikan dengan baik bagaimana mereview sesuatu itu agar terlihat menarik dan harus sesuai apa yang dirasakan. Ketig review tersebut telah berhasil membuat pembaca untuk tertarik, terkesan dengan apa yang direview.

9.    Prosa Liris
Komentar:
a.    Diksinya bagus
b.    Mungkin cara penulisannya dibuat seperti paragraph, bukan seperti susunan puisi.

“Secara umum, Mbak Rindnag bukanlah penulis pemula, tetapi seornag penulis yang sudha matang yang sudah tahu bagaimana menyampaikan suatu ide cerita, menuturkannya hingga menjadi sebuah karya yang bagus yang mampu dinikmati pembacanya dengan baik.”
NB : tugas Ke 2  yang disetorkan kepada Yoga Palwaguna dan tugas kirim ke media tidak dievaluasi di sini.

Terimakasih sudah menyelesaikan semua tantangan. Mohon maaf atas segala kekurangan dan ketidaknyamanan yang dilakukan oleh PJ. Mohon maaf karena tidak bisa memberikan yang terbaik.

Tertanda PJ Kelas Fiksi ODOP 6
Wiwid Nurwidayati
Chairul Nisa’
Wakhid Syamsudin
Yoga Palwaguna

**

Membaca evaluasi di atas membuatku berpikir semua PJ di kelas ini menyediakan waktu khusus untuk membaca dan menganalisa hasil tugas para peserta. Padahal kelasnya gratis loh, subhanallah.

Namun, di balik kecintaanku terhadap fiksi di kelas ini, aku galau ketika harus mempublishnya di blog. Mengapa? Karena niche blogku sebenarnya lifestyle meskipun juga ada label Fiction and Poetry. Selain tugas-tugas tersebut, juga ada tugas membuat tulisan fiksi bertema bebas. Nah, ini aku cukup dilema mem-posting-nya di blog. Terlalu sering menulis fiksi, tulisan non-fiksiku apa kabar. Hehe.

Memang, sesuatu yang fokus dan konsisten jauh lebih baik daripada kemaruk mengerjakan semuanya. Haha. Ini menjadi catatan akhir tahun buat aku sih. Tahun 2019 harus lebih fokus agar bisa maksimal.

Btw, terima kasih untuk semua PJ ODOP Kelas Fiksi dan teman-teman peserta lainnya. Aku memang slow respon di grup tapi aku menyimak setiap obrolan meski tidak at the time. Heu. Salam sayang, semuanya. []

Artikel Terkait

6 komentar:

Wiwid Nurwidayati said...

Terimakasih mbak..
Boleh di delete setelah saya baca...hahaha..
Saya cuman pengin tau krisanya aja.

Anonymous said...

Hurrah, that's what I was searching for, what a information! present here
at this web site, thanks admin of this website.

Anonymous said...

I'm in desparate need of a loan of R500,000.00 i pays again R2000pm can anybody thats not a rip-off on this web site help me please i need to pay payments an debt please i'll pay each cent again please!!!!!!

Anonymous said...

Have you ever thought about writing an ebook or guest authoring on other websites?

I have a blog based on the same subjects you discuss and would love to have
you share some stories/information. I know my viewers would appreciate your work.
If you're even remotely interested, feel free to
send me an e-mail.

Anonymous said...

Fantastic beat ! I wish to apprentice while you amend your website,
how can i subscribe for a weblog web site?

The account helped me a appropriate deal. I were tiny bit familiar of this your broadcast provided vivid clear concept

Anonymous said...
This comment has been removed by a blog administrator.

Post a Comment

Say something nice, for a change.

 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates