Tuesday, June 12, 2018

Bersih Sehat Bebas Worry bersama Hijup dan Softex Daun Sirih

Selama ini kupikir aku beruntung karena tidak memiliki keluhan mengenai daerah kewanitaan. Selain itu, siklus bulanan yang juga selalu tepat waktu membuatku tidak mengkhawatirkan kesehatan Miss V. Namun, dua bulan terakhir sebelum jadwal haid datang, aku mengalami keputihan. Waktu cerita ke teman, dia bilang itu lumrah, toh dia juga mengalaminya. Bagaimanapun, aku yang tidak terbiasa menjadi sedikit khawatir. Apalagi keputihan yang kualami juga diikuti oleh rasa gatal yang membuatku tidak nyaman.


Hijup Bloggers Meet Up X Softex Daun Sirih
Ternyata aku tidak sendiri, bahkan seorang Ayu Pratiwi pun pernah mengalami hal yang sama. Eitts, belum kenal dengan Ayu Pratiwi? Lihat fotonya ya, pasti langsung kenal karena wajahnya memang familiar di layar kaca. Yup, ia adalah seorang artis sekaligus alumni Putri Indonesia tahun 2009.

Aku mendengar cerita Ayu Pratiwi ini di acara Hijup Bloggers Meet Up X Softex Daun Sirih yang kuhadiri pada tanggal 1 Juni 2018 yang lalu. Acara yang bertajuk Ngobrol Sehat, Bebas Worry itu memang menghadirkan Ayu Pratiwi sebagai bintang tamu. Pada kesempatan itu, cewek cantik asal Ternate ini sharing bagaimana cara ia menjaga kesehatan tubuh sekaligus kesehatan area kewanitaannya di sela-sela kesibukannya yang tinggi, bahkan di bulan Ramadhan ini. Aktivitasnya sebagai public figure dengan jadwal padat membuat ia juga pernah mengalami keputihan. Ia pun bermaksud untuk bertanya lebih jauh kepada ahlinya yaitu kepada seorang dokter spesialis obstetri ginekologi yang juga dihadirkan pada acara hari itu.
Ayu Pratiwi berbagi cerita


Btw, acara ini dihadiri oleh para bloger dan influencer yang ada di Banjarmasin. Dengan dresscode nuansa hijau-putih, ruangan acara yang bertempat di Sante Coffee & Grill, Hotel Mercure Banjarmasin ini menjadi terasa sejuk dan segar. Acara yang dilaksanakan pada pukul 16.00 hingga 19.00 ini sekalian digabung dengan acara buka bersama. Aku senang bisa menjadi salah satu bloger yang bisa hadir di acara tersebut. Apalagi ada banyak ilmu baru yang kudapatkan di acara Hijup Bloggers Meet Up X Softex Daun Sirih ini.

Pentingnya Menjaga Kesehatan Miss V
Salah satu materi yang dikupas dalam acara tersebut adalah pentingnya menjaga kesehatan Miss V bagi para wanita aktif. Baik itu sebagai ibu rumah tangga, mahasiswa, pekerja, traveller, dan bahkan bloger kebanyakan gaya sepertiku. Senangnya lagi materi ini mampu menjawab rasa penasaranku terhadap masalah keputihan yang baru-baru ini kualami.

Dokter Bram Pradipta, SpOG. yang menjadi pembicara dalam sesi ini menjelaskan bahwa keputihan adalah salah satu tanda adanya aktivitas bakteri di sekitar vagina. Dalam kuantitas tertentu, keputihan ini memang normal terjadi saat sebelum dan sesudah masa haid. Namun, jika jumlahnya sudah banyak, konsistensi dan warnanya berubah, serta disertai rasa gatal dan bau maka keputihan harus dicurigai sebagai gejala terganggunya kesehatan Miss V.

Walaupun dalam kasusku, ciri yang menganggu hanyalah rasa gatal, tetap saja aku masih khawatir terhadap kenormalan daerah kewanitaanku. Beruntungnya dr. Bram juga menjelaskan gejala selain keputihan yang menjadi penanda terganggunya kesehatan Miss V. Gejala-gejala tersebut antara lain yaitu mengeluarkan darah di luar masa haid, terasa sakit, berbau, serta terjadi iritasi. Jika gejala-gejala tersebut muncul lebih dari satu, dr. Bram menyarankan untuk langsung periksa ke dokter.


dr. Bram Pradipta mengedukasi pentingnya menjaga kesehatan daerah kewanitaan

Penyebab utama ketidaknormalan tersebut adalah gaya hidup yang tidak sehat seperti seks bebas, merokok, dan mengkonsumsi alkohol. Selain itu, beberapa penyakit tertentu juga dapat memicu masalah kesehatan daerah kewanitaan seperti HIV, diabetes, dan obesitas, serta konsumsi antibiotik yang tidak rasional. Perubahan hormonal dan kadar stress yang meningkat juga bisa menjadi penyebab terganggunya kesehatan Miss V. Kembali ke kasusku, kuakui beberapa bulan terakhir, pekerjaan yang tambah banyak membuatku sedikit stress secara psikologis meski dari luar aku terlihat baik-baik saja. Seperti yang sebelumnya juga diceritakan oleh Ayu Pratiwi, faktor kelelahan biasanya dapat memicu munculnya keputihan.

Lalu bagaimana cara menjaga kesehatan Miss V agar terhindar dari masalah-masalah tersebut? Beruntungnya si dokter ganteng juga memberikan solusinya. Hal-hal tersebut sebenarnya dapat dicegah dengan menjaga kesehatan secara umum, seperti tidak melakukan seks bebas, tidak minum alkohol, serta tidak merokok. Dari segi pakaian juga harus diperhatikan misalnya jangan menggunakan celana yang terlalu ketat, segera ganti baju saat berkeringat, juga disarankan tidur tanpa menggunakan celana dalam. Miss V juga harus dirawat dengan cara menjaga vagina selalu dalam keadaan kering, menggunakan pembersih alami seperti air rebusan daun sirih, membasuh vagina setelah berhubungan seksual, dan pada saat haid sebaiknya mengganti pembalut tiga jam sekali.

Softex Daun Sirih
Mengenai pembalut, di acara ini juga dipaparkan bagaimana cara memilih pembalut yang aman oleh Mbak Anastasia Erika, Brand Manager PT. Softex Indonesia. Sebelumnya, Mbak Anastasia juga menjelaskan berbagai jenis pembalut berdasarkan bentuk dan bahannya.

Berdasarkan bentuknya, pembalut terbagi dalam tiga kategori yaitu panjang-pendek, tebal-tipis, dan bersayap-tidak bersayap. Masing-masing jenis pembalut yang merupakan kombinasi dari ketiga kategori tersebut tentu memiliki fungsi yang berbeda. Misal, untuk wanita aktif yang haid di hari pertama biasanya lebih memilih pembalut panjang, tipis, dan dengan sayap. Well, untuk poin sayap ini selera sih ya. Aku sendiri jelas menyukai pembalut yang bersayap agar tidak mudah geser kemana-mana. Ukuran yang panjang dipilih karena biasanya hari pertama darah haid sedang banyak-banyaknya. Pembalut yang tipis dipilih tentu untuk memudahkan mobilitas para perempuan yang aktif sepanjang hari.

Tebal tipisnya sebuah pembalut berkaitan dengan bahan yang ada di dalam pembalut tersebut, tutur Mbak Anastasia. Semakin tipis pembalut, semakin banyak gel yang digunakan. Hal ini berhubungan dengan jenis pembalut berdasarkan bahan penyusunnya, yaitu pembalut tanpa gel dan pembalut dengan gel. Gel sendiri berfungsi membantu penyerapan. Semakin banyak gelnya, maka semakin bagus daya serap sebuah pembalut.


Varian pembalut Softex Daun Sirih

Beberapa waktu yang lalu sempat heboh dan tersebar luas daftar produk pembalut yang mengandung bahan kimia berbahaya. Mendengar hal tersebut, wanita mana yang tidak khawatir. Beruntungnya Mbak Anastasia juga memberikan tips untuk memilih pembalut yang aman, yaitu terbuat dari bahan alami dan terdaftar di departemen kesehatan dengan memiliki nomor depkes.

Brand Softex sendiri, telah mengeluarkan varian pembalut berbahan alami yaitu Softex Daun Sirih. Ekstrak daun sirih pada pembalut ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri jahat yang ada di vagina, sehingga dapat mengurangi bau. Selain itu, ada banyak kelebihan Softex Daun Sirih yang lain yaitu:
  •   Sudah mendapat sertifikasi halal dari MUI.
  •   Hypoalergenic, yang berarti tidak menyebabkan alergi pada kulit sensitif (berdasarkan hasil dermatologic tested dari Australian dermatologist).
  • Dapat mengurangi bau darah haid, karena peran daun sirih sebagai antisepstik alami (berdasarkan hasil uji laboratorium di Belanda).
  • Hasil survey home tester club yang diikuti oleh 649 responden pada Desember 2017 menunjukkan bahwa 9 dari 10 wanita memilih Softex Daun Sirih dibandingkan produk yang lain.

Pantyliner dari Softex Daun Sirih

Berdasarkan bentuknya sendiri Softex Daun Sirih memiliki banyak pilihan jenis, sehingga dapat dipilih penggunaannya sesuai kebutuhan. Setidaknya ada 6 pilihan pembalut yang disediakan oleh Softex Daun Sirih, yaitu:
1. Slim regular flow non-wing (23 cm)
2. Slim regular flow wing (23 cm)
3. Slim heavy flow wing (29 cm)
4. Slim extra heavy flow wing (36 cm)
5. Pantyliner (15 cm)
6. Pantyliner longer and wider (18 cm)

Daaan, ternyata aku suka banget sama produk pantyliner dari Softex Daun Sirih ini. Karena pas di acara kemarin aku dapat hampers-nya dan yang baru kucoba adalah pantyline-nya saat keputihan menjelang haidku bulan ini. Keluhan gatal saat keputihan yang sebelumnya menggangguku sekarang tidak ada lagi. Beraktivitas pun menjadi lebih tenang dan yang jelas bebas worry.

Sample pouch

Ngobrol Sehat, Bebas Worry
Tibalah sesi tanya jawab pada acara Hijup Bloggers Meet Up X Softex Daun Sirih. Menurutku ini adalah bagian yang paling menarik karena peserta dapat langsung berinteraksi dengan pembicara. Sayang, aku nggak dapat kesempatan untuk bertanya. Tapi setidaknya ada beberapa pertanyaan dari peserta lain yang jawabannya membuatku penasaran.



Hijup Bloggers Meet Up X Softex Daun Sirih

Misalnya tentang penggunaan tampon pada saat haid. Penjelasan dari dr. Bram mengatakan bahwa tampon sebaiknya digunakan oleh wanita yang sudah menikah karena dapat merusak selaput dara. Penggunaan tampon juga lebih berisiko daripada pembalut sehingga disarankan untuk lebih sering diganti.

Ada pula peserta yang menanyakan tentang fungsi perawatan ratus dan apa manfaatnya dari segi kesehatan. Ternyata meskipun sudah dilakukan sejak zaman kerajaan dahulu kala (ratus sendiri berasal dari kata ratu), ternyata melakukan ratus tidak disarankan dalam dunia kedokteran. Karena proses ratus yang menguapi vagina dengan rempah yang dibakar dapat mengubah nuansa alami vagina.

Pertanyaan selanjutnya tentang masa haid yang lebih dari 15 hari. Dengan tegas dr. Bram mengatakan kalau hal tersebut sudah menunjukkan ada masalah kesehatan pada vagina sehingga sebaiknya dibawa ke dokter. Selain itu, ada mitos yang mengatakan bahwa dilarang mengkonsumsi minuman es pada saat haid. Ternyata dalam dunia medis tidak ada korelasi antara minuman es dengan terganggunya proses haid. Dalam siklus haid sendiri, peluruhan darah haid telah dipersiapkan oleh tubuh beberapa waktu sebelumnya. Sehingga ketika waktu haid telah datang, darah hanya tinggal keluar saja.

Pertanyaan terakhir ditujukan kepada Mbak Anastasia. Salah seorang peserta bertanya apa perbedaan bahan pembalut pada Softex Daun Sirih selain ekstrak daun sirihnya, serta apakah bahan pembalut dari Softex termasuk bahan yang ramah lingkungan. Aku tertarik dengan jawaban dari pertanyaan yang kedua, maklum anak lingkungan. Dengan jujur Mbak Anastasia mengungkapkan bahwa perbedaan pembalut Softex Daun Sirih dengan pembalut lain hanyalah ekstrak daun sirihnya. Sedangkan bahan lainnya masih sama dengan bahan yang digunakan oleh pembalut lain, yaitu pulp.

Mbak Anastasia menjawab pertanyaan peserta

Hingga sekarang, PT. Softex Indonesia belum memproduksi pembalut dengan bahan ramah lingkungan. Sehingga produk yang ada sekarang ini semuanya masih merupakan bahan sekali pakai yang tidak bisa di-reuse atau di-recycle. Mbak Anastasia juga menyebutkan sebenarnya sudah ada produk pembalut dengan bahan ramah lingkungan yang masuk ke Indonesia, tapi harganya yang mahal membuat produk ini tidak terjangkau oleh daya beli sebagian besar masyarakat Indonesia.

Workshop Photography Flatlay

Mas Ozi menjelaskan teknik flatlay


Sebagai bonus, di acara ini juga diadakan workshop fotografi kilat oleh Muallif Fachrozi. Mas Ozi, panggilannya, adalah seorang fotografer asal Banjarmasin yang jago memotret ala flatlay. Flatlay, apaan dah? Flatlay adalah sebuah teknik foto yang menempatkan objek foto di atas sebuah bidang datar, tentunya dengan tambahan aksesoris yang membuat foto terlihat ciamik.

Flatlay ala aku

Ilmu fotografi yang keren ini tentu sangat berguna bagi bloger dan influencer yang hadir di acara ini, terutama untuk foto produk di blog atau di instagram. Mas Ozi menjelaskan dengan singkat tiga jenis foto flatlay berdasarkan background, yaitu:
  1. Clean, latar fotonya berwarna putih.
  2. Rustic, latar fotonya berwarna kayu atau dark deep dan aksesoris pelengkap biasanya berupa ranting, potongan kayu, potongan karung goni, dll.
  3. Natural, aksesoris tambahannya berupa bahan-bahan alami seperti bunga, daun, dll.

Sebagai bentuk praktik langsung dari workshop ini, para peserta dipersilakan melakukan foto produk Softex dengan aksesoris pendukung yang telah disediakan panitia. Hasil foto tersebut di-upload di instagram masing-masing dan akan dipilih lima peserta dengan hasil foto terbaik. Waktu pengumuman, namaku tak masuk di lima pemenang tersebut. Haha. Ilmu fotografiku yang cetek membuatku mahfum mengapa hasil fotoku jelas tidak memenuhi kriteria sebagai pemenang. Mungkin aku harus totalitas dan harus banyak latihan lagi. Wong, Mas Ozi saja mencontohkan proses pengambilan foto sampai naik ke kursi agar dapat hasil yang maksimal.

Ramadhan Raya Hijup
Scarf pastel dari Hijup
Selain produk pembalut Softex Daun Sirih, di dalam hampers acara ini aku juga dapat tiga scarf cantik dari Hijup. Beruntung aku dapat warna-warna pastel nan polos, which is itu adalah favoritku. Satu dari tiga scarf tersebut sudah kupakai dan aku suka. Bahannya tidak tipis dan lebar sehingga cocok buatku yang lebih suka menggunakan kerudung agak panjang. Meski begitu, bahannya adem dan nyaman.

Sepertinya Hijup memang menjual produk fashion yang berkualitas. Sangat cocok untuk kamu yang sedang mencari pakaian buat lebaran tahun ini atau busana untuk sehari-hari yang adem dan nyaman. Ssst, aku punya kode voucher diskon sebesar 50 ribu rupiah untuk kamu yang ingin belanja di Hijup.com dalam rangka #RamadhanRayaHijup. Kode diskonnya adalah

HIJUPXSFTXBDJ

Voucher diskon berlaku hingga tanggal 5 Agustus 2018 untuk minimum belanja sebesar Rp. 250.000. Yuk, belanja di Hijup menggunakan voucher diskonnya.

***
Foto bersama semua peserta


So, sekarang aku tidak khawatir lagi mengenai kesehatan daerah kewanitaan karena sudah dapat ilmunya dari dr. Bram dan product knowledge dari Mbak Anastasia mengenai Softex Daun Sirih. Pengalaman dari Ayu Pratiwi juga menyadarkanku bahwa semakin tinggi aktivitas seorang wanita, semakin aware pula seharusnya ia menjaga kesehatan Miss V.

Ilmu fotografi yang kudapatkan juga sangat berguna bagi pekerjaanku sebagai bloger, sangat aplikatif dan setelah dipelajari ternyata tidak terlalu sulit untuk dipraktikkan. Dan yang terakhir, oleh-oleh dari acara ini juga kubagikan untuk semua pembaca blogku tersayang. Cuss, copy kode voucher-nya dan dapatkan diskon lima puluh ribu untuk berbelanja di Hijup.com.[]

Saturday, June 9, 2018

Bakti Sosial Bersama FLP Barabai

Bulan Ramadan adalah bulan kebaikan. FLP Barabai pun tak ingin ketinggalan menebar kebaikan di bulan yang suci ini. Oleh karena itu pada hari Minggu, tanggal 3 Juni 2018 yang lalu diadakan kegiatan Bakti Sosial bersama FLP Barabai di Panti Asuhan Amanah yang berlokasi di Birayang, sebuah kota kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Bentuk bakti sosialnya adalah pemberian donasi dalam bentuk apa saja, mulai dari dana, pakaian, makanan, hingga peralatan tulis. Waktu pengumpulan donasi dari anggota FLP dan siapa pun yang ingin berpartisipasi cukup singkat, hanya sekitar satu minggu. Namun, barang-barang yang terkumpul subhanallah banyaknya.



Sebelumnya aku mau cerita dulu mengenai panti yang diasuh oleh Bapak H. Abdul Jabar ini. Jumlah penghuni panti sekitar 32 anak, dengan range usia yang cukup luas mulai dari usia TK hingga sekolah menengah atas. Dari total jumlah tersebut, ada 18 laki-laki dan 14 anak perempuan. Mereka tinggal di panti asuhan ini karena jarak sekolah yang jauh dengan rumah, karena keterbatasan finansial keluarga, atau karena kondisi mereka yang yatim piatu. Panti asuhan ini berfungsi seperti asrama di pondok pesantren, karena mereka bisa belajar ilmu agama di sini. Sedangkan untuk memperoleh ilmu umum mereka bersekolah di sekolah-sekolah yang terdapat di sekitar panti. Sebagian besar dana untuk kegiatan panti berasal dari sumbangan para donator tetap. Pada bulan Ramadan seperti ini biasanya ada banyak kegiatan donasi dan buka bersama yang diadakan di panti ini.

Aku yang tergabung dalam organisasi kepenulisan ini pun ikut bersemangat mengikuti kegiatan ini. Sekitar jam 2 siang kami sampai di lokasi panti, di Jalan Gerilya Birayang, Kec. Batang Alai Selatan, Kab. HST. Ternyata kedatangan kami sudah ditunggu oleh pengurus dan para penghuni panti. Meski jumlah mereka kurang lengkap, karena sebagian sudah ada yang pulang ke rumah keluarga mereka menjelang libur lebaran. 

Acara formal pun dimulai dengan pembukaan, sambutan, dan doa. Acara non formal kemudian menyusul dan diisi dengan kisah berhikmah, kuis, dan games. Di setiap sesi hiburan tersebut terdapat beberapa doorprize kecil yang dibagikan. Anak-anak yang mendapatkan bingkisan tersebut tentu saja menjadi senang. Pada sesi games, bukan hanya anak-anak panti yang berpartisipasi, kami dari anggota FLP pun ikut ambil bagian menjadi peserta games seseruan ini. Meskipun tidak serius, tapi tentu saja setiap dari kami berusaha selalu menghindar dari hukuman. Sehingga sesi games ini seru sekali, setiap individu dan kelompok berusaha melakukan yang terbaik agar tidak menjadi bahan sorakan karena harus dihukum. Meskipun setelah menyelesaikan tugas hukuman aka nada bingkisan kecil menanti. 

Yang membuat kami terharu ketika ada seorang anak panti yang kebetulan ‘dihukum’ lalu diminta menceritakan kisah yang bermakna. Ia lalu bercerita tentang dirinya yang seorang mualaf. Ia berasal dari Desa Datar Batung, sebuah desa di pegunungan Meratus. Sebelumnya ia adalah penganut agama Hindu Kaharingan yaitu kombinasi antara agama Hindu dan kepercayaan animisme yang memang masih banyak dianut oleh suku Dayak Meratus. Ia masuk Islam setelah diajari agama oleh kepala sekolah waktu ia SD dulu. Alhamdulillah, ternyata bukan hanya ia seorang ternyata juga ada satu anak panti lagi yang mualaf dan berasal dari desa yang sama dengannya.

Sekitar pukul 16.00 acara berakhir dan ditutup dengan sesi foto bersama. Ikut kegiatan seperti ini membuatku belajar harus lebih banyak bersyukur dengan apa yang kumiliki sekarang. Keluarga, iman Islam, dan nasib yang lebih baik daripada mereka seharusnya membuatku hidup bersemangat dan pantang menyerah. Semoga lain waktu aku bisa ikut kegiatan sosial seperti ini lagi dan dapat selalu memberi manfaat bagi sesama.[]

Thursday, May 31, 2018

Ini Alasan Kenapa Malaysia Selalu Ada di Hati Traveler Indonesia


sumber:media.halallocal.com

Nggak bisa dipungkiri, meski sering berantem satu sama lain di media sosial, banyak orang Indonesia yang menganggap Malaysia sebagai destinasi yang menarik. Bukan hanya tempat-tempat wisatanya, kuliner hingga berbagai kemeriahan yang digelar di sana selalu menarik perhatian traveler Indonesia. Tiket pesawat ke Malaysia selalu di borong saat musim liburan tiba. Selain itu, sebagai sesama negara Muslim, traveler Indonesia juga bakal merasa lebih terjamin saat jalan-jalan ke sana. Nggak perlu khawatir dengan menu masakan karena sebagian besar dijamin halal.

Biar pun punya banyak kemiripan, tapi kamu bakal merasakan pengalaman yang beda saat datang ke sana. Apa saja perasaan yang menggelitik saat berkunjung ke negeri yang juga kaya akan buah durian ini?

Budaya yang Kental, Berbalut Modernisasi

Bisa dibilang, Malaysia adalah gambaran Indonesia di masa depan. Sama seperti negara kita, sebagai negara timur, nggak heran kalau masyarakat Malaysia menjunjung tinggi kebudayaannya. Hanya saja, modernisasi tumbuh pesat di sana-sini, memberikan perbedaan jelas dengan kondisi ekonomi Indonesia yang masih belum merata.


sumber:klcitygallery.com.my

Ramah bagi Traveler Muslim

Traveler hanya perlu membeli tiket pesawat ke Malaysia tanpa perlu repot mencari tahu tempat dan makanan halal selama berada disana. Seperti Indonesia, Malaysia juga merupakan negara dengan penduduk mayoritas beragama Muslim. Jangan khawatir dengan tempat makan karena untuk membedakan yang halal dan non-halal adalah perkara mudah. Sama juga seperti di Indonesia, mushola dan masjid juga mudah ditemukan di berbagai tempat untuk memudahkan para traveler beragama Muslim bisa tetap menjalankan ibadah salat.

Percampuran Budaya Hasilkan Kuliner yang Melegenda

Fakta lain yang nggak bisa dibantahkan, kenapa orang Indonesia selalu kangen dengan Malaysia adalah kulinernya yang khas. Malaysia adalah negara dengan beragam suku bangsa. Mulai dari keturunan Melayu, Cina, India, sampai Eropa pun ada di negeri ini. Kebudayaan yang beragam tersebut membuat Malaysia sebagai pusat kuliner bagi Asia. Menu khas Melayu yang ramah dengan lidah Indonesia, sampai masakan unik dari negeri tirai bambu bisa kamu temukan di tempat ini.


sumber:wikipedia.org

Bahasa yang Unik

Sebagai sesama bangsa Melayu, nggak butuh usaha besar untuk memahami percakapan ala Malaysia. Tapi ternyata bahasa Melayu bukanlah satu-satunya yang digunakan di negara ini. Sebagian besar masyarakatnya memahami 2-3 bahasa. Selain bahasa Melayu, biasanya mereka juga mengerti bahasa Inggris, India, Hokkien, dll. Jangan heran juga kalau mereka juga fasih berbahasa Indonesia karena ternyata ada banyak sinetron-sinetron produksi negara ini yang diputar ulang di televisi-televisi Malaysia.

Banjir Festival

Kultur budaya dari beragam etnis membuat Malaysia selalu ramai sepanjang tahun. Selalu ada saja perayaan keagamaan atau kebudayaan yang dirayakan oleh masyarakatnya. Mulai dari perayaan Ramadan, Natal, Tahun Baru Cina, Thaipusam, dan banyak lagi lainnya.



sumber:gayatravel.com.my

Pas, Nggak Kemahalan

Terakhir, biaya negara ini hampir mirip dengan Indonesia. Ada banyak tempat makan murah. Pariwisata gratis pun juga di mana-mana. Tiket pesawat ke Malaysia juga sangat terjangkau, mengingat jaraknya yang dekat.

Itulah alasan-alasan kenapa Malaysia nggak pernah bisa dilupakan oleh traveler Indonesia. Ada sebuah ikatan yang sangat besar, yang membuat petualang dalam negeri selalu pengen kembali ke sana.

Untuk kamu yang lagi kangen dengan Malaysia, segera cari tiket pesawat ke Malaysia dengan harga yang bersahabat. Usahakan juga kedatanganmu dekat dengan sebuah perayaan, biar pengalaman liburanmu di negeri jiran jadi lebih bermakna dan semakin pengen balik lagi ke Malaysia.

Saturday, May 19, 2018

Jebakan Pembunuhan

Yeay, satu lagi novel dari serial cewek detektif yang kutamatkan. Awalnya, aku merasa sudah membaca novel ini. Tapi sampai hingga akhir cerita aku memutuskan sepertinya aku belum pernah. Entah, cerita judul yang mana tapi aku agak pernah baca tentang misteri pembunuhan di pondok liburan. Tapi kalau di novel itu, kunci ceritanya ada pada rompi yang berkilau di tanah dan menjadi barang bukti. Sedangkan di novel ini sama sekali tidak ada cerita tentang rompi.

Novel ini bercerita tentang seorang gadis yang sekolah di SMA East Hasting. Beberapa waktu terakhir ia selalu mengalami nasib sial di sekolahnya. Bermula ketika ia dituduh mencontek oleh guru baru yang belum terlalu mengenalnya. Setelah itu beberapa kasus lain juga terjadi dan selalu melibatkan dirinya. Sialnya, selalu ada bukti yang menguatkan bahwa Chloe adalah pelakunya. Sejak saat itu, ia bertekad menyelidiki misteri yang memojokkan namanya ini sebagai tersangka. Dari sanalah ia kemudian terlibat dalam sebuah jebakan pembunuhan.

Judul : Jebakan Pembunuhan
Penulis : Norah McClintock
Penerbit : KAIFA for Teens
Tahun terbit : 2004
Untungnya aku membaca buku ini setelah membaca novel yang berjudul Misteri Pembunuhan Peter Flosnick. Novel tersebut masih merupakan serial Cewek Detektif, yang membuatku senang adalah urutan ceritanya sesuai. Ada dua tokoh yang sama di novel ini dan novel sebelumnya, yaitu Daria Datillo dan Ross. Serta tentu saja keluarga Chloe, terutama Levesque. Levesque lebih manis dan bersahabat di novel ini. Chloe juga sudah mulai bisa menerima kenyataan bahwa Levesque adalah ayah sambungnya. Mungkin karena selama di novel ini, ibu dan adiknya Phoebe sedang mengunjungi Bryn kakak Chloe di kota lain.

Pada novel ini aku merasa kesan misteri pembunuhannya hanya semacam tempelan. Kasus utamanya lebih kepada kesialan-kesialan Chloe di sekolah. Yah meskipun keduanya berhubungan kasus sebab akibat. Klimaks cerita ini cukup mengerikan. Chloe berada di posisi antara hidup atau mati. Jujur saja, saat membaca bagian akhir novel ini aku jadi terbayang-bayang Butcher yang bisa saja dalam sekejap melenyapkan apapun yang bisa dimakannya termasuk daging manusia.

Oya aku jadi terobsesi ingin datang ke puzzle rock, kunci setting di novel ini. Sepertinya East Hasting itu kecil sekali sampai-sampai Chloe kalau kemana-mana selalu jalan kaki dan bisa tembus lewat jalan tikus mana saja. Tak disangka keisengan Chloe menjelajah puzzle rock dapat menyelamatkan nyawanya di saat-saat genting.

Novel berdurasi 289 halaman ini sangat enak dinikmati. Pertama, karena aku memang suka ceritanya. Kedua, aku suka bahasa terjemahannya. Ketiga, cerita ini membuat aku merasa remaja lagi. Sebelumnya sudah kuceritakan kan kalau serial Chloe inilah yang menemani masa remajaku?

Amanat dalam novel ini :

  • Kalau punya minat terhadap sesuatu, jangan kebabalasan. Seperti yang dilakukan oleh Davis Kaye, sehingga ia dimanfaatkan oleh orang lain.
  • Jangan membenci orang lain hanya karena dia lebih hebat daripada kamu seperti yang dilakukan oleh Sarah, Daria, Rick, dan Davis.
  • Percuma menjelaskan bahwa kita tidak bersalah ke semua orang. Lebih baik mencari bukti untuk menunjukkan bahwa kita benar. Itulah yang dilakukan oleh Chloe.

So, kesanku dengan novel ini tentu saja menyenangkan. Sangat cocok dibaca oleh pecinta teka-teki dan misteri. Bagiku tentu saja membaca novel ini adalah hiburan.[]

Wednesday, May 9, 2018

Rentang Kisah

Ada yang kenal juga dengan Gita Savitri Devi? Kalau ada, pasti bakal mudah untuk mencerna review bukuku kali ini. Karena aku bukan hanya ngobrolin tentang bukunya, tapi juga beberapa isi dari video youtubenya. Iya, cewek yang akrab disapa dengan nickname Gitasav ini memang seorang youtuber yang ngehits karena konten-konten videonya yang positif.

Aku sendiri juga suka sekali nontonin videonya, kalau nggak bisa dibilang ngefans. Kenapa aku suka dengan seorang Gitasav? Seperti yang kubilang tadi, konten videonya positif apalagi di sesi Beropini, ada saja hikmah yang bisa diambil setelah menonton videonya. Alasan kedua, karena dia berkerudung dan tetap mempelajari Islam meskipun sedang berada di Eropa sana. Ya, dia memang berdomisili di Jerman dalam rangka studi. Ketiga, ini agak absurd sih sebenarnya, karena Gitasav lahir di tahun 1992. 

Monday, April 30, 2018

Aku, Kamu, dan Shell Eco-Marathon Asia 2018

Malam ini aku sedang mengingatmu. Tidak, bukan hanya malam ini, tapi juga kemarin dan kemarin lusa aku selalu mengingatmu. Mengingat betapa serunya hari saat dihabiskan bersamamu dan teringat bagaimana percakapan random yang kita lakukan ketika punya waktu luang.

Baru saja, aku menonton tv dengan saluran yang kupilih acak. Entah acara apa, tapi itu bukan di saluran tv swasta. Tayangan ulang tersebut menampilkan sebuah simulasi kebakaran yang terjadi pada sebuah gudang minyak di luar negeri. Aku penasaran, perusahaan apa yang begitu berani membuat simulasi bencana terlihat seperti sungguhan. Apalagi respon dan penanganan dari para petugas kebakarannya juga terlihat nyata, seperti kebakaran tersebut benar terjadi. Suasana mencekam dan panik pada simulasi tersebut dapat dikendalikan dengan kegesitan petugas pemadam kebakaran yang terlatih. Setelah mencermati dan mendengarkan narator acara tersebut, barulah aku tahu ternyata perusahaan itu adalah Shell yang memproduksi minyak dan berbagai bentuk bahan bakar lainnya.

Friday, April 27, 2018

Yoga Festival 2018 Bersama Kiranti

Yeay, aku senang banget dapat kesempatan ikut acara Yoga Festival 2018 Bersama Kiranti pada tanggal 21 April lalu di Swiss Bel Hotel Borneo Banjarmasin. Btw, karena acara ini diadakan pada Hari Kartini aku jadi kepikiran kalau kata KIRANTI itu sebenarnya anagram dari kata KARTINI. Iya gak sih? Entah benar atau tidak, tapi yang jelas Kiranti memang peduli dengan perempuan Indonesia. Buktinya di sela-sela event yoga kemarin itu, Kiranti yang udah eksis sejak tahun 1994 ini mengajak perempuan Indonesia agar selalu segar dan semangat beraksi.

 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates