My Typical Day on Ramadan 2020

3 komentar

Semuanya pasti sepakat kalau Ramadan 2020 ini spesial. Bertepatan dengan masa pandemi Covid-19. Padahal pandemi ini berlangsung sebelum Ramadan, pada awalnya semua umat Islam berharap menjalani Ramadan dengan pandemi ini sudah berlalu. Qadarullah ternyata harapan itu belum jadi kenyataan, hingga hari ini kita masih berada dalam masa pandemi dan Ramadan sekaligus.


Beberapa keadaan spesial yang membuat Ramadanku tahun ini berbeda dengan Ramadanku sebelumnya yaitu:


Tarawih di Rumah

Meski beberapa anggota keluarga lain masih salat tarawih di surau, aku memilih untuk tarawih di rumah aja. Di desaku virus corona memang tidak ada, jangan sampai ada, mungkin itulah yang menjadi pertimbangan orang-orang. Aku sendiri tetap berjaga-jaga.


Tahun-tahun sebelumnya, aku dan suami senang safari masjid untuk salat tarawih. Seru saja tarawih tiap malam di tempat yang berbeda. Biasanya habis acara buka bersama, kami akan mencari masjid lalu kulineran. Tahun ini istirahat dulu.

Tidak Ada Buka Bersama

Tidak ada acara buka bersama tahun ini, biasanya aku cukup rajin ikut acara ini. Bukan apa-apa, aku jarang ketemu teman atau keluarga. Jadi biasanya momen buka bersama adalah satu-satunya momen berkumpul dengan teman dan keluarga yang tidak kusia-siakan.

Jadi Lebih Sering Libur

Dalam keadaan normal, lebih sering libur itu menyenangkan. Namun jika dibandingkan dengan libur di saat pandemi seperti ini, aku lebih suka bekerja dalam keadaan normal. Biasanya jika dalam satu bulan puasa ini aku kerja 5 hari seminggu, sekarang aku hanya bekerja 2-3 hari dalam seminggu. Aku jadi sering rindu bertemu teman-teman dalam formasi lengkap.

Typical Day 

Kali ini aku akan berbagi bagaimana keseharianku saat Ramadan 2020. Hanya ada dua tipe keseharianku, hari bekerja dan hari libur dengan jumlah hari libur lebih banyak.

Pada hari libur, aku akan bangun jam 3.30. Selesai tahajud, aku akan sahur bersama lalu kemudian cuci piring dan salat subuh. Biasanya setelah subuh, aku akan merasakan ngantuk yang sangat sehingga aku tidur hingga sekitar jam 9 pagi. Jika tidak cukup mengantuk atau ada pekerjaan dengan deadline cepat aku bisa ‘begadang’ pagi dan tidur dari jam 9 hingga zuhur.

Setelah itu aku akan salat dhuha, lalu mengerjakan beberapa proyek kepenulisan hingga waktu zuhur. Istirahat hanya pada waktu zuhur lalu aku akan menulis lagi hingga ashar. Setelah ashar baru masak-masak hingga buka bersama. Usai buka, aku akan salat maghrib lalu tilawah hingga isya lalu dilanjut tarawih di rumah. Setelah tarawih, aku akan ngemil sebentar, bersantai sambil ngobrol, atau melakukan hiburan dengan membaca buku atau nonton Youtube. Jam 10 aku akan tidur.

Pada hari kerja, waktu tidurku berkurang. Aku akan bangun setelah salat subuh pada jam 7 pagi, bersiap-siap kemudian ke kantor. Jam masuk kantor pada bulan puasa adalah 7.30 sampai dengan 15.00. Tapi biasanya aku dan teman-teman salat ashar di kantor dulu baru pulang.

Sampai di rumah aku akan masak-masak, to do list selanjutnya sama dengan hari ketika libur. Oh ya sambil ke kantor biasanya aku akan mampir ke pasar jadi stok makanan aman selama satu minggu atau lebih. Sehingga akan mengurangi jadwal keluar rumah.

Jadi bagaimana puasamu pada tahun 2020 ini Teman-teman? Ceritakan kondisinya di kolom komentar ya. []
Rindang Yuliani
Rindang Yuliani adalah seorang sarjana sains yang sedang menikmati proses sebagai bloger. Rindang juga sedang meladeni obsesinya untuk mendapatkan beasiswa S2 dan menerbitkan buku pertamanya. Wanita kelahiran 6 Maret ini juga selalu berusaha mengakrabi Tuhan melalui hobinya yaitu membaca, menulis, dan jalan-jalan.

Related Posts

3 komentar

  1. Wah..hampir sama typical day waktu Ramadannya, bangun sayangnyajam 8 pagi, ngurusi krucil, ngantor, tapi gabisa ke pasar hiks, menghindari si virus soalnya, tp tetap bersyukur masih bisa bertemu dgn Ramadan..dan semoga pandemi ini segera berlalu..aammiiinnn

    BalasHapus
  2. Pandemi ini memang memaksa orang untuk terus beradaptasi. Alhamdulillah 'alaa kulli haal

    BalasHapus
  3. Aku pun kek begitu lah mba kurang lebih. Cuman waktu tidur ku jadi berkurang drastis karena harus nulis di saat si kecil tidur. Aah kapan ya ini berakhir 😭😭

    BalasHapus

Posting Komentar