Momen Terindah Saat Lebaran, Silaturahmi Bersama Keluarga Besar

17 komentar
Lebaran telah berlalu, kita kembali disibukkan dengan rutinitas masing-masing. Namun, kenangan tentang lebaran yang berkesan bagiku masih tersisa di hati. Apalagi kalau bukan silaturahmi bersama keluarga besar. Karena keluargaku terhitung sangat banyak dan jarang ketemu, jadi lebaran adalah salah satu momen terindah dan ditunggu-tunggu oleh semua anggota keluarga. Bukan mustahil, beberapa dari kami hanya bisa bertemu satu tahun sekali. 



Di Hari Raya Idul Fitri tahun ini yang jatuh pada tanggal 15 Juni 2018 kemarin pun, kami mengulang ritual silaturahmi tersebut. Aku sendiri tidak pulang kampung karena sehari-hari memang berdomisili di kampung halaman. Sanak saudara yang jauh di kota saja yang mudik ke kampung kami. Sehingga pada lebaran hari pertama dan kedua itu, aku standby di rumah kakek untuk menjamu keluarga-keluarga jauh yang pada pulang kampung. Sesekali aku dan suami juga ngider ke rumah keluarga di seputaran kota. 

Pada lebaran hari ketiga, akhirnya kami punya alasan untuk berjalan jauh. Itu pun masih dalam rangka acara keluarga, lebih tepatnya arisan keluarga di Kota Tanjung. Bersama keluarga inti, aku menuju Tanjung yang berjarak dua jam perjalanan dari rumah.

Arisan keluarga ini diadakan oleh keluarga besar kakek dari pihak mama setiap tiga bulan sekali. Biasanya acaranya dilaksanakan mepet-mepet dengan Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, atau resepsi pernikahan salah satu anggota keluarga dengan harapan agar banyak keluarga yang bisa datang. Nggak tanggung-tanggung, kalau ditotal semua anggota keluarga yang datang jumlahnya mungkin ada dua ratusan orang. Semuanya adalah anak-cucu-buyut dari Datu Dumuk, orangtua kakekku.

Nah, pas acara arisan di salah satu rumah uwa (sepupu mama) yang menjadi tuan rumah kali ini, kami disuguhi banyak sekali penganan khas hari raya seperti tapai, kue-kue kering, opor, hingga ketupat. Ngomong-ngomong tentang ketupat, salah satu acil (tante) yang duduk di dekatku pas acara cerita kalau sekarang bikin ketupat gak perlu repot lagi. Sudah ada yang jual praktis dengan merk Pat-Pat K-Tupat Mini yang diproduksi oleh K-Link. Aku yang penasaran langsung searching dan menemukan info tentang ketupat zaman now ini.



Pat-Pat K-Tupat Mini ini sangat cocok untuk perempuan anti ribet sepertiku, karena memasaknya tinggal direbus saja. Aku langsung bilang ke acil yang di sebelah, nanti kalau beli online aku nitip ya. Hehe. Soalnya di toko-toko kotaku aku belum pernah menemukan produk ini. Harganya juga terjangkau, satu kotak kata si acil bisa dapat 20 kemasan ketupat mini yang berisi beraspulen lengkap dengan plastik yang ramah untuk makanan. Sangat cocok disajikan sebagai penganan saat acara keluarga seperti arisan ini bersama kuah atau sayur pelengkapnya.

Acara arisan yang dimulai sejak jam 1 pagi dan berakhir sekitar jam 1 siang itu pun ramai oleh gelak tawa dan keceriaan. Berkat semua penganan yang terus ada selama acara, dan juga karena ada banyak amplop zakat yang dibagikan untuk anak-anak. Di akhir acara kami bersalam-salaman persis kayak main ular naga panjangnya bukan kepalang, karena saking banyaknya peserta arisan yang semuanya keluarga semua. 



Sepulang dari sana aku dan keluarga inti mampir lagi ke rumah keluarga dari pihak papaku yang juga tinggal di Tanjung. Beberapa jam kami di sana untuk bersilaturahmi, karena memang jarang sekali bertemu dengan beliau. Tidak terasa, hampir sore kami pun beranjak pulang menuju rumah. Benar-benar lebaran yang berkesan. Momen terindah saat lebaran itu ya saat bisa bersilaturahmi dengan keluarga besar.[]
Rindang Yuliani
Rindang Yuliani adalah seorang sarjana sains yang sedang menikmati proses sebagai bloger. Rindang juga sedang meladeni obsesinya untuk mendapatkan beasiswa S2 dan menerbitkan buku pertamanya. Wanita kelahiran 6 Maret ini juga selalu berusaha mengakrabi Tuhan melalui hobinya yaitu membaca, menulis, dan jalan-jalan.

Related Posts

17 komentar

  1. Si kerudung merah cantik banget siiii:3

    BalasHapus
  2. Uuu cantik banget siii yang kerudung merah :3

    BalasHapus
  3. Keluargaku juga banyaaak. Kalau lebaran saling kunjung kayak ada aruhan besar gitu padahal tamu lebaran biasa aja.

    BalasHapus
  4. Apahhh ? Ketupat ada yg dijual dalam kemasan seperti itu ? Praktis yaa..

    BalasHapus
  5. Wah, jadi kangen ngumpul keluarga besar kayak dulu.. Pasti seru ya
    Apalagi kalau ngumpulnya sambil makan ketupat yg praktis begini :D

    BalasHapus
  6. Moment yang paling ditunggu lebaran tu silaturahmi para keluarga, jadi ingat tiap moment lebaran selalu ramai di rumah kakek yang didesa 😂 sama kalau lebaran tu pasti beantar makanan ke tetangga tetangga 😄

    BalasHapus
  7. Itu ketupat praktis banar lah dalam kemasan. Anti ribet ribet. Sangat membantu syekali ketupat dalam bentuk kemasan 😁

    BalasHapus
  8. Asiknya ngumpul2 gini setahun sekali kan hhe

    BalasHapus
  9. Jadi fokus ke ketupat mini. Gimana rasanya yaaa

    BalasHapus
  10. Wow sampai 200 orang. Banyak banget yaa. Kalau aku malah beberapa tahun terakhir berasa sepi banget lebarannya nggak tahu kenapa. Pengen sih ngerasain lebaran di kampung suami tapi nggak kuat ongkos mudiknya. Heu

    BalasHapus
  11. Wah aku juga termasuk anti ribet mbak. Ini asli baru tahu ada ketupat macam ini. Harus kasih tahu orang satu rumah nih.

    BalasHapus
  12. Eh ya ampun, ada ketupat begitu sekarang. Cocok banget sama aku neh yg nales ribet gitu. hihi

    BalasHapus
  13. Keren ya ada ketupat kayak gitu sekarang. Beli dimana mbak? saya pengen...

    BalasHapus
  14. Apa rasanya gak pernah mudik mbak?

    BalasHapus
  15. Djayanti Nakhla AndonesiRabu, 25 Juli, 2018

    Kreatif banget itu ketupatnya,praktiis

    BalasHapus
  16. Ketupat mini K-link ya... ���� jadi pengen nyoba ketupatnya... tinggal beli tahu campurnya ��

    BalasHapus
  17. bener banget mbak.. kumpul ma keluarga emang bikin bahagia.. betewe penasaran ma ketupat mini nya... unik

    BalasHapus

Posting Komentar