Pelatihan Membuat Blog untuk Pemula

64 komentar
Minggu, 25 Maret 2018 adalah salah satu hari yang mengesankan bagiku karena aku berkesempatan untuk berbagi tentang blog. Yup, akhirnya ada orang yang bersedia duduk di depanku, mendengarkanku ngomong ngalor ngidul tentang blog, tentang hal yang selama ini dianggap asing oleh orang-orang dekatku. Iya, suami, orangtua, adik, sepupu, dan teman-temanku menilaiku ‘berbeda’. Sebagian besar dari mereka bilang aktivitasku sebagai blogger itu aneh ‘hanya’ karena belum pernah ada yang menjadi contoh nyata di depan mereka. Heu jadi curhat, padahal aku mau cerita tentang eventnya.



Acara ini digagas oleh Forum Lingkar Pena cabang Barabai. Sejak diumumkan kurang dari seminggu sebelum acara, ada banyak orang yang daftar untuk jadi peserta. Senang dong, ternyata ada banyak peminat dan calon blogger di Barabai yang notabene kota kecil nan pelosok ini. Dulu, aku merasa sendirian karena belum punya teman ‘nyata’ yang juga hobi nge-blog. Sekarang, alhamdulillah sudah punya teman dari komunitas blogger dan tambahan calon teman blogger dari teman-teman peserta.


Lalu apa yang kubagikan selama sesi workshop? Paling utama sih, praktik langsung pembuatan blog. Padahal faktanya saat aku ‘sidak’ ke kursi peserta beberapa di antara mereka sudah ada yang punya blog. Mungkin motivasi mereka sama denganku, hadir ke acara ini karena ingin punya teman sesama blogger padahal sudah punya skill dasar.

Di hari H ada 30 orang yang hadir sebagai peserta, sebagian di antaranya adalah panitia yang juga ingin ikut sebagai peserta. Mau belajar ngeblog juga, kata mereka. Hayuklah, kubilang kita sharing sama-sama. Selain praktik membuat blog, para peserta juga latihan membuat postingan, melampirkan foto dan video, serta mempublish postingan blog. Di luar itu, aku juga menjelaskan sedikit tentang pengertian blog dan apa yang seharusnya dilakukan setelah membuat blog.


Materi pelatihannya memang lebih ditekankan ke teknis per-blogging-an karena memang ditujukan untuk pemula. Dalam sambutannya, Ketua FLP Cabang Barabai, Norliani berharap semoga pelatihan ini memberikan manfaat untuk hobi menulis para peserta. Sebagai program kerja pertama kepengurusan FLP Cabang Barabai tahun 2017-2019, pelatihan blog ini ditujukan untuk meningkatkan skill para anggota dan calon anggota FLP. Iya, ada calon anggota karena peserta juga ada yang dari luar organisasi kepenulisan ini. Bagi yang berminat bergabung, panitia menyediakan formulir pendaftaran untuk bergabung menjadi anggota FLP.

Sesi tanya jawab berlangsung seru. Seorang peserta menanyakan bagaimana cara agar bisa konsisten menulis dan nge-blog. Kubilang saja, agar konsisten seseorang harus punya motivasi yang kuat. Motivasiku sendiri adalah kebutuhanku terhadap mengungkapkan pemikiran dalam bentuk tulisan. Jika tidak diungkapkan, rasanya ada yang kurang dan hatiku merasa gelisah. Karena aku tidak pandai secara verbal, maka tulisan adalah media yang tepat bagiku untuk menyalurkan unek-unek yang ada di kepala. Kalau sudah menulis, pikiranku jadi lega.



Pertanyaan-pertanyaan yang lain lebih kepada persoalan teknis. Oh iya, ada juga yang menanyakan tentang copy paste. Nah, karena sekarang lagi ramai tentang plagiasi meski yang sedang booming ada di ranah fiksi. Kujelaskan saja sepengetahuanku bahwa dalam blogging tidak dibenarkan copast, meskipun kelihatannya kurang ketat karena terpublish bebas. Bahkan memasukkan foto dan konten lain pun harus ada credit yang wajib back link ke sumber yang bersangkutan.


Oya, di acara ini aku juga terinspirasi dengan seorang ibu kelahiran tahun 1971. Hanya setahun lebih muda daripada mama. Mama jangan harap mau belajar nge-blog, belajar mengoperasikan smartphone saja susahnya minta ampun. Seandainya anggota keluarga kami tidak sama-sama sibuk, pasti mama tak akan terpaksa belajar menggunakan smartphone. Si ibu yang satu ini berbeda, beliau dengan santainya mengutak-atik smartphone, aktif di media sosial Facebook untuk berjualan kue dan update status. Bahkan beliau juga seorang pekerja kantoran, dan sekarang mau belajar nge-blog. Malunya aku yang masih ngaku muda kalau malas belajar setelah melihat semangat ibu ini.

Secara keseluruhan, acara ini sangat mengesankan bagiku. Aku terkesan terutama dengan kekompakan panitia dalam memfasilitasi acara. Bertempat di laboratorium komputer sebuah sekolah, SMPIT Al-Khair yang sedianya akan digunakan untuk UNBK, acara ini dapat berjalan lancar berkat jaringan internetnya yang mumpuni. Bahkan teknisi laboratoriumnya pun ikut hadir untuk membantu teknis acara ini.


Panitia di luar keluarga guru SMPIT membantu menyediakan konsumsi, spanduk, dokumentasi, dan tentunya promosi sebelum acara. Pokoknya peserta tinggal datang, free tanpa dipungut biaya. Meskipun di awal acara ada keterlambatan waktu mulai karena hujan deras yang menyebabkan peserta terhalang di perjalanan. Iya, hari Minggu itu hujan dan cuaca buruk.

Di akhir ‘laporan’ eventku diselai curhatan ini tentu saja aku ingin berterima kasih kepada panitia yang telah mengundang dan mengizinkan aku ada di acara ini. Aku juga anggota Forum Lingkar Pena dan jatuh cinta dengan organisasi ini sejak satu dekade yang lalu. Meski tidak terdaftar secara resmi wilayah di Barabai, aku tetap merupakan anggota keluarga besar FLP di sini. Terima kasih, FLP Barabai. []

Rindang Yuliani
Rindang Yuliani adalah seorang sarjana sains yang sedang menikmati proses sebagai bloger. Rindang juga sedang meladeni obsesinya untuk mendapatkan beasiswa S2 dan menerbitkan buku pertamanya. Wanita kelahiran 6 Maret ini juga selalu berusaha mengakrabi Tuhan melalui hobinya yaitu membaca, menulis, dan jalan-jalan.

Related Posts

64 komentar

  1. Sepertinya laki-lakinya tidak ada :D... Sebenarnya saya juga ingin sekali membagikan virus blog kepada rekan-rekan saya.. banyak yang minat, namun hanya minat saja tidak lebih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada sebenarnya, tapi mereka tak tertangkap kamera.

      Hapus
  2. Cukup banyak tuh mba pesertanya. Pasti senang bisa berbagi ke teman-teman yang pengen ngeblog.
    Tapi dari beberapa kali pertemuan, orang yang ikut pelatihan ngeblog pemula pasti pertanyaannya langsung lebih ke earning, earning dan earning.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Padahal nulis konsisten dulu yak baru earning. Hehe

      Hapus
  3. Keren mbak, sudah berbagi ilmu ngeblog dengan banyak orang di Barabai. Ngomong-ngomong nama daerahnya lucu ya, Barabai...hmm....pasti orang-orangnya ketche nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwk, ke sini Mbak Zefy biar bisa lebih dekat dengan orang-orang Barabai.

      Hapus
  4. wah kemarin sempat lihat di IG nih acaranya mbak share. rame bener ya Mbak, FLP keren ngadain kayak gini. sukses ya, bermanfaat

    BalasHapus
  5. Keuntungan menulis memang banyak sekali...apalagi kalau dilakukan dengan konsisten.

    MashaAllah..
    Gak nyangka kalau ilmunya pun sangat banyaak...

    Senang bisa berkomunitas dan berbagi ilmu seperti ini yaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Konsisten itu memang penting, mudah2an kita bisa mengamalkannya.

      Hapus
  6. Wah keren pelatihannya. Semoga abis ini hadir blogger baru, syukur2 blogger di Barabai yang bisa mengangkat potensi/ wisata daerahnya ya mbak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah ini, Mbak April. Semakin banyak blogger semakin bagus untuk dunia wisata.

      Hapus
  7. Semoga pelatihan seperti ini bisa terus berlangsung secara berkala ya mbak. Dan saya juga sangat tergugah dengan para peserta yang semangat untuk belajarnya begitu tinggi. Dan terlihat sangat antusias dalam pelatihan tersebut :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, semoga bisa kontinu. Biar semangat ngeblognya nggak kendur.

      Hapus
  8. Seneng ya bisa berbagi ilmu ngeblog, karena memang masih banyak yang ingin belajar ngeblog, sukses terus ya

    BalasHapus
  9. Asik sudah bisa berbagi gitu ya mbak 😊. Eh ia kamu gak sendirian mbak, aku juga ngalamin bagaimana orang suka heran dengan aktifitasku sebagai blogger itu.

    BalasHapus
  10. Mau donk diajarin ngeblog sama Ka Rindang,, siapa tahu bisa lebih fokus dalam ngeblog

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haa, padahal MasIrwin bisa lebih jago daripada aku.

      Hapus
  11. Waaaaah selamat atas pengalamannya mba semoga jadi sering diundang2. Aku juga udah lama penginnsharing tapi mungkin kudu lebih punya skill lagi hehe

    BalasHapus
  12. Haha, memang sih, msh byk yg blm mudeng dgn profesi kita sbg blogger, ya .Tp tetap semangat ya, kak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, orang2 pasti agak bingung kalau aku mengenalkan diri sebagai blogger.

      Hapus
  13. Wah asyik ya, bisa sharing cara ngeblog ke msyarakat umum.Sekaligus memperkenalkan profesi pribadi juga,kan? Mudah-mudahan di daerah Mbak Rindang semakin banyak orang yang suka ngeblog ya ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, biar blogger daerah juga biaa eksis. Hehe

      Hapus
  14. Wah seru banget nih pelatihannya. Pesertanya juga banyak. Kadang sih di daerahku pengen juga ngasih pelatihan. Tp msh byk malasnya. Ada Ibu2 mau baca aja udah syukur banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga suatu hari nanti terealisasi pelatihan ngeblognya.

      Hapus
  15. senengnya kalau jadi pembicara, bisa berbagi ilmu dengan blogger lainnya

    BalasHapus
  16. Wah...keren, mbak Rindang berani berbagi dengan lainnya.

    Huhu aku salfok, ibunya mbak Rindang kelahiran tahun 70? Tiba² aku ngerasa tuwak hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ga ada kata tua mbak, yg ada semangat muda. hehe

      Hapus
  17. Keren..sekarang mau belajar buat blog..ada pelatihan...kalo aku dulu malah otodidak..aja..he2, baca2 tutorial..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar banget Mbak, dulu susah kalau mau belajar. Sekarang udah macam2 kelasnya.

      Hapus
  18. Bermanfaat sekali kegiatannya kak, semoga makin banyak yang bisa berkarya lewat tulisan di blog dan tentu berbagi hal baik

    BalasHapus
  19. Keren mbak udah jadi pembicara. Semoga makin banyak blogger di sana. Semangat menebar inspirasi ya mbak :)

    BalasHapus
  20. Kereeeeen banget rindang.. berbagi ilmu bermanfaat itu Amal jariyah.. aiih kapan ya aku bisa bagi ilmu jg hahahah tentu saja bkn soal blog.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tentang blog juga bisa, toh Mbak Fika juga udah lama ngeblognya. Hehe

      Hapus
  21. Selamat mbak akhirnya punya teman2 baru yg satu hobby. Seneng ada forum yg mau berbagi ilmu kayak flp ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak Mude, senang ada yg mau belajar ngeblog juga.

      Hapus
  22. Wogghh, mantapp.. Ilmu yang sangat berguna banget itu, langsung dari sumber. BTW, itu acara khusus wanita ya mbak??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Enggak padahal Mas, tapi kebanyakan yg ikut wanita sih.

      Hapus
  23. Wah keren, pesertanya banyak dan perempuan semua. Coba kmrn di share ke group nah kita promote juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak Ruli. Forum Lingkar Perempuan kata mereka. Hehe. Padahal ada cowoknya tiga, tapi ogah ikut foto.

      Hapus
  24. Pasti senang sekali bisa membagi dan berbagi sesuatu hal yang sudah kita tekuni selama ini. Lanjutkan! ?😊

    BalasHapus
  25. Kapan ya aku bisa main ke barabai lagi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayuk, sini Mbak. Main2 ke Barabai sini. Meetup kita :)

      Hapus
  26. Keren mba rindang. Aku mau juga dong ikut event beginian. Sebenarnya masuk newbie ngeblog baru satu tahun. Hihi. Kapan2 main kbjm lagi ya. :)

    BalasHapus
  27. Wah seru banget neh acaranya ������ aku suka drh acara beginian.

    BalasHapus
  28. Event kaya gini membantu banget sih untuk org awam yg mau coba ngeblogg hihi

    BalasHapus
  29. Wah pasti rame kan hhi btw mamahnya mba sama kaya mamah eny anti handphone wkk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haa, tos dulu deh anak yang mamahnya anti henpon. wkwk

      Hapus
  30. keren euy FLP Barabai. Semoga FLP Banjarmasin juga bisa mengadakan pelatihan ngeblog nantinya

    BalasHapus
  31. Asik ya, Teh. Bisa berbagi, setidaknya membuat orang lain semangat kitapun ikut semangat, bahkan harus lebih semangat.
    Oh, ya, Teh. Btw ini nggak ada tombol replynya kah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada di aku mas tombol replynya. Makasih ya komentarnya.

      Hapus
  32. Waaah...rame juga acaranya. Barabai yah? 30 Kilometer dari tempat yang saya tinggali sekarang....mudahan ada kaya gini lagi deh, supaya aku bisa ngikut.

    BalasHapus

Posting Komentar