Menikmati Proses. Meladeni Obsesi. Mengakrabi Tuhan.

Cara Memulai Investasi Properti bagi Pemula

4 komentar
Seperti yang pernah kuceritakan sebelumnya. Aku punya mimpi untuk mencapai financial freedom di usia muda. Salah satu cara yang ingin kutempuh untuk mencapainya adalah dengan berinvestasi properti. Passive income yang dihasilkan oleh penyewaan properti setiap bulan kuharapkan mampu menopang kebutuhan hidup tanpa perlu bekerja secara aktif.

Investasi Properti

Namun, untuk memiliki sebuah properti di usia muda sepertinya terdengar agak mustahil. Jauh dari jangkauan. Oleh karena itu, aku ingin membagikan cara memulai investasi properti bagi pemula yang masih masuk akal untuk dijalankan dengan kondisi pemasukan yang tidak terlalu banyak sepertiku.

1. Investasi Leher ke Atas

Investasi leher ke atas adalah investasi yang paling berharga dan utama. Karena akar dari segala semangat dan aktivitas yang menuju tujuan berasal dari otak. Otak yang ternutrisi dengan baik sesuai ilmu yang diperlukan akan terus membuat kita semangat untuk mencapai tujuan.

Ilmu yang tepat juga akan membimbing kita ke jalan yang benar. Ada banyak hal yang harus dipelajari dalam investasi properti, seperti strategi dalam berinvestasi, cara memilih develover, legalitas properti, pajak-pajak yang dibayarkan, cara mengelola keuangan dalam bisnis properti, dan lain sebagainya. 

Ilmu-ilmu tersebut bisa didapatkan dari banyak sumber, secara gratis atau berbayar. Dari tayangan Youtube, buku, atau kelas-kelas yang diadakan oleh para pebisnis properti sukses. 

Yang perlu kita sisihkan adalah waktu dan otak untuk belajar serta biaya yang diperlukan jika ada. Yakin deh, investasi leher ke atas tidak akan pernah rugi. Wawasan kita menjadi bertambah dan membuat kita bisa menerapkan hal-hal yang tepat sesuai tujuan yang ingin kita capai. 

Input positif yang masuk ke otak juga akan membuat kita selalu bersemangat untuk menggapai impian yakni memiliki properti pertama. Kita juga jadi terhindar dari rasa insecure atau pesimis sehingga semesta pasti akan mendukung karena tertarik dengan energi positif yang kita bawa.

2. Sisihkan Pendapatan 

Mulai sisihkan uang dari pemasukan sekian persen untuk membeli properti. Aku sendiri menyimpannya bukan dalam bentuk tabungan di bank tetapi dalam bentuk tabungan emas. Tabungan di bank nilainya akan tergerus inflasi sedangkan kalau investasi emas nilainya akan terus meningkat. 

Jadi meskipun sedikit demi sedikit lama-lama akan menjadi bukit. Sekarang ada banyak bentuk tabungan emas yang bisa dipilih, sehingga punya uang sedikit pun sudah bisa beli emas nol koma sekian gram.

3. Tambah Pemasukan

Jika kita ingin impian tercapai lebih cepat maka yang perlu kita lakukan adalah menambah penghasilan. Insyaallah pasti ada jalannya. Karena kalau kita sudah menyiapkan dan mengusahakannya pasti akan ada kesempatan untuk mendapatkannya. 

Yang perlu kita terus lakukan adalah meningkatkan skill sehingga pantas mendapatkan bayaran yang diinginkan. Di dunia digital seperti sekarang ini ada banyak pekerjaan yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan pendapatan sampingan di samping pekerjaan utama kita.

4. Mulai Investasi Kecil-kecilan

Kalau kita belum bisa beli satu buah bangunan secara utuh maka mulai dari hal yang kecil dulu.  Misal kalau kita ingin punya kos-kosan berarti kita harus punya tanahnya dulu. Kalau belum cukup uangnya untuk membeli tanah yang luas berarti beli tanah dengan luas sebanyak uang yang kita punya dulu.

Kemudian pelan-pelan bangun kos-kosannya dengan bahan-bahan yang termurah yang bisa kita capai. Misal dari kayu atau dari bahan-bahan lainnya yang kita mampu. Cukup bangun hanya 1 kamar kos pada awalnya. 

Jika sudah bisa disewakan maka kita akan mendapatkan penghasilan dari sana setiap bulannya. Ditambah dengan pemasukan tetap, tabung sekian persen. Lalu ulang pembelian sesuai kemampuan. Begitu seterusnya. 

Jika sudah mulai besar dan mulai menghasilkan lebih banyak pendapatan, baru bisa deh mulai pilih properti yang dikembangkan oleh develover besar. Jangan lupa, sebelumnya kenali latar belakang pengembang terlebih dahulu. Pilih yang terpercaya seperti Kenari Kebonkopi Alamasri. Salah satu tanda developer yang bisa dipercaya adalah mereka memiliki website yang lengkap. Semua informasi tentang mereka dapat didapatkan dari website tersebut.

Misal saat aku membuka website Kenari Kebon Kopi Alamasri. Di sana terlihat dengan jelas, unit apa saja yang mereka tawarkan, fasilitas yang bisa kita dapat jika membeli properti di sana, lokasi-lokasi penting terdekat di daerah sana, luas tanah, serta lain sebagainya.

Nah jadi begitu tips memulai investasi properti dari nol. Semoga membantu. Semoga impian punya properti tidak terlalu muluk-muluk lagi setelah melakukan semua cara di atas. Kalau kamu punya tips atau cara memulai bisnis investasi properti untuk pemula juga, yuk bagikan di kolom komentar ya. []
Rindang Yuliani
Hi, I'm Rindang Yuliani. I'm a writer, a civil servant, and living in Barabai, South Borneo. I love reading and I'm interested in travelling. My first book is Escape, Please!

Related Posts

4 komentar

  1. kalau mau beli atau bangun rumah itu memang penting banget buat mengenal agen propertinya juga. pastikan yang sudah punya pengalaman dan berkualitas dong ya

    BalasHapus
  2. Naaah akupun kalo untuk tabungan lebih banyak pakai LM mba, drpd RP. Tabungan di bank harus tetep ada, tapi jumlahnya ga sebanyak LM . Beda kalo untuk investasi, aku prefer di saham.

    Tapiii property memang berguna buat buat passive income. Jujurnya aku dan suami mungkin beruntung karena kami dapet beberapa property dari warisan. Jadi belum pernah ngerasain beli sendiri. Dan dari beberapa apartmen juga rumah, semua kami sewain yg lumayan banget buat passive income 😊.

    Kalo untuk pemula yg mau membeli property, aku juga saranin pertama Cari tau dulu developer yg terpercaya nya. Mending pilih yg udah punya reputasi deh, jangan yg masih baru, Krn banyak banget yg kemudian bermasalah dengan property yg dijual.

    Baru setelah itu, menentukan budget . Yang memakai KPR, disesuaikan Ama gaji bulanan, jangan sampe keteteran pas bayar. Biasanya kalo housing loan, ada DP yg hrs dibayar. Naah bisa banget ditabung dari LM , Krn bener kata mba, LM ga tergerus inflasi. Ga pernah rugi sih utk ngumpulin LM 👍

    BalasHapus
  3. wah sangat bermanfaat, terima kasih infonya ya kak :D

    BalasHapus
  4. Masih belum berani untuk investasi properti karena belum tahu resikonya.. Sementara invest di Crypto saja dulu

    BalasHapus

Posting Komentar