Friday, May 24, 2019

Delapan Amalan Utama pada Bulan Ramadan


Pada bulan Ramadan ibadah atau amalan seorang muslim biasanya semakin banyak. Allah janjikan banyak pahala untuk orang yang melaksanakan ibadah di bulan ini. Harapannya, setelah terbiasa melaksanakan amalan-amalan tersebut maka akan menjadi amalan di sebelas bulan berikutnya.


Berikut ada delapan amalan utama yang sebaiknya dilakukan seorang muslim pada saat bulan Ramadan.

#1 Salat (Wajib dan Sunah)
Bahkan di luar bulan Ramadan, salat lima waktu juga diwajibkan. Apalagi di bulan Ramadan, hendaknya salat wajib dilaksanakan bersama salat-salat sunah. Beberapa salat sunah yang populer dikerjakan pada saat Ramadan adalah salat rawatib, salat tahiyatul masjid, salat dhuha, salat tarawih, salat witir, dan salat tahajud.

Allah SWT berfirman, “Maka dirikan salat, sesungguhnya salat itu kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang beriman” (QS. An-nisaa’: 103). Iya, salah satu ciri orang beriman adalah mengerjakan salat.  Bahkan Rasulullah bersabda, “Antara seseorang dengan kekafiran ialah meninggalkan salat” (HR. Muslim). So, jika kamu melalaikan salat maka sudah bisa disebut kafir.

#2 Puasa
Ibadah paling populer di bulan Ramadan adalah puasa. Hukum melaksanakannya menjadi wajib di bulan ini, sedangkan di bulan lain ‘hanya’ bernilai sunah.  Allah SWT berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa” (QS. Al-baqarah: 183).

Rukun puasa ‘hanya’ ada dua yaitu niat dan imsak. Ketika seseorang sudah berniat untuk berpuasa maka ia sudah memenuhi rukun puasa yang pertama. Rukun puasa yang kedua yaitu imsak  artinya menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga tenggelamnya matahari.

#3 Zakat Fitrah
Zakat fitrah hukumnya wajib bagi setiap manusia yang masih hidup hingga matahari terbenam di hari terakhir bulan Ramadan. Besaran zakat fitrah bagi setiap orang (di Indonesia) biasanya adalah 2,5 kg beras. Zakat yang dikumpulkan kemudian dibagikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya.

Baca juga: Zakat dan Sedekah di Bulan Ramadan

Berdasarkan firman Allah SWT pada Surat At-taubah ayat 60, orang-orang yang berhak menerima zakat yaitu orang-orang fakir, orang miskin, para pengelolanya (amil), para mualaf, budak atau hamba sahaya, orang yang bangkrut karena hutang, orang yang berjuang di jalan Allah, dan orang yang sedang dalam perjalanan.

#4 Tarawih
Meskipun sempat disinggung di bagian tentang salat, tarawih perlu dibahas tersendiri karena keistimewaannya. Tarawih sebenarnya termasuk ke dalam salat malam (qiyamul lail), istimewanya tarawih dikerjakan berjamaah dan dilaksanakan setelah salat Isya. Dengan melakukan tarawih, maka kita sudah termasuk menghidupkan malam bulan Ramadan.

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang berjaga (melakukan ibadah) pada malam bulan Ramadan karena iman dan mengharap pahala, ia akan diampuni dosanya yang telah lalu” (HR. Bukhari dan Muslim). Manfaat sosial yang didapatkan dengan mengerjakan salat tarawih adalah bisa bertemu dengan para tetangga yang mungkin selama ini jarang dijumpai karena sibuk dengan pekerjaan.

#5 Membaca Alquran
Ada banyak orang yang menargetkan satu kali atau bahkan lebih khatam Alquran di bulan yang mulia ini. Tidak heran karena pahala membaca Alquran sangat besar pada saat Ramadan.

Banyaknya waktu luang yang tersedia pada saat Ramadan karena waktu kerja atau sekolah yang dipangkas, membuat kesempatan membaca Alquran jadi lebih banyak. Jangan sia-siakan kesempatan ini. Gunakan waktu luang kita selama Ramadan untuk tilawah, jangan hanya dihabiskan untk scroll medsos.

#6 Iktikaf
Secara bahasa iktikaf berarti diam beberapa waktu di masjid sambil mengerjakan ibadah. Kegiatan iktikaf biasanya banyak dilakukan orang pada saat sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Terutama pada malam-malam ganjil karena adanya kemungkinan datangnya Lailatul Qadar (malam kemuliaan).

#7 Berdoa
Meskipun di luar bulan Ramadan, berdoa juga dapat dilakukan tapi berdoa pada saat bulan Ramadan sangat besar pahala dan kemungkinan diijabahnya. Rasulullah bersabda, “Tiga golongan yang tidak ditolak doa mereka yaitu: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa, dan doa orang yang teraniaya yang diangkatkan pintu langit untuknya” (HR. Ahmad, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).

Pada bulan Ramadan, waktu paling mustajab berdoa adalah pada saat buka puasa dan malam Lailatul Qadar. Waktu-waktu mustajab lain yang juga ditemui di luar bulan Ramadan adalah di antara adzan dan iqamah, saat sujud, setelah salat fardu, sepertiga malam terakhir, pada hari Jumat, dan saat turun hujan.

#8 Sedekah
Seperti amalan-amalan lainnya, sedekah pada bulan Ramadan juga sangat besar pahalanya. Meskipun juga bisa dilakukan di luar bulan Ramadan, sedekah maksimal biasanya lebih banyak pada bulan Ramadan. Tidak seperti zakat, sedekah bebas besaran dan penerimanya. Memberikan sesuatu kepada orang lain, bahkan hanya sebatas senyum juga bernilai sedekah.

Nah itulah tadi delapan amalan utama pada bulan Ramadan. Semoga kita semua bisa mengerjakan delapan amalam tersebut agar Ramadan kita semakin berkah.[]

Artikel Terkait

11 komentar:

dina yulini fahdina said...

mudah-mudahan kita bertemu kembali dengan bulan ramadhan ya mba, sejak punya bayi teraweh nya jadi ketinggalan. soalnya gak semua orang paham kalau bawa anak kecil, hiks sedih deh

Yeni Yunita said...

Yang menarik adalah zakat yang dilakukan pada akhir ramadhan, kebiasaan dahulu saya punya orang tua dalam hal berzakat selalu melewati amil zakat menggunakan uang yang telah disesuaikan harga dengan beras. Ternyata hal demikian, tidak dibenarkan. Yang lebih baik lagi berkah adalah berzakat langsung kepada yang berhak menerima. Dimulai saya berkeluarga, saya dan suami langsung memberikan zakat itu ke orang yang berhak menerimanya sih.

Mia Yunita said...

mudah-mudahan bisa tetep kenceng ibadahnya begitu bulan Syawal dan seterusnya. lanjut lagi puasa qadha dan sunnah, tetep bisa sedekah dan lain-lain. Aamiin

Sriw_sw said...

beberapa amalan di bulan ramadhan ini juga bagus diaplikasikan di bulan-bulan lainnya. aku jadi pengen memperbanyak sedekah euy

Melisa Carollina said...

Semogaa ramadhan tahun depan bisa lebih berkah lg ya dlm menjalankan amalan utama ini hehe :)

Rizky Ashyanita said...

sedih sih, semakin dewasa semakin jarang-jarang ngamalin kaya tadarus d masjid gitu gitu.
semoga ramadan tahun depan lebih baik lagi :)


Salam,

www.rizkyashya.com

Ruli retno said...

Mungkin dalam berdoa itu termasuk zikir di dalamnya ya. Aku yg masih sulit itu tarawih, semoga taun dpn anak2 uda bs di bawa ke musola

Fatimah Aqila said...

Semoga nanti kita ketemu lagi di ramadhan tahun depan dan semakin memperbanyak ibadah kita.

Aku belum pernah si itikaf di mesjid, jadi penasaran semoga nanti bisa ngerasain juga nikmatnya beritikaf di mesjid.

Khairunnisa Z Putri said...

Jadi kangen suasana ramadhan saat terawih hihi. Biasanya klo
Ramadhan sang imam diminta ttd buat Ngeparaf buku siswa anak sd haha

Semoga amalan yang bisa diterapkan ke bulan bulan selanjutnya. Aamiin

Antung apriana said...

Kadang suka sedih euy kalau pas ramadan tapi ibadahnya nggak bisa maksimal. Padahal belum tentu bisa ketemu ramadan lagi kan ya

Rima Angel said...

Itikaf sepertinya aku yang kurang deh kalau ramadan ini, mungkin nanti bisa laksanakan pas ramadan selanjutnya. Semoga aja ketemu di Ramadan selanjutnya ya kita.

Post a Comment

Say something nice, for a change.

 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates