Jebakan Pembunuhan

23 komentar
Yeay, satu lagi novel dari serial cewek detektif yang kutamatkan. Awalnya, aku merasa sudah membaca novel ini. Tapi sampai hingga akhir cerita aku memutuskan sepertinya aku belum pernah. Entah, cerita judul yang mana tapi aku agak pernah baca tentang misteri pembunuhan di pondok liburan. Tapi kalau di novel itu, kunci ceritanya ada pada rompi yang berkilau di tanah dan menjadi barang bukti. Sedangkan di novel ini sama sekali tidak ada cerita tentang rompi.

Novel ini bercerita tentang seorang gadis yang sekolah di SMA East Hasting. Beberapa waktu terakhir ia selalu mengalami nasib sial di sekolahnya. Bermula ketika ia dituduh mencontek oleh guru baru yang belum terlalu mengenalnya. Setelah itu beberapa kasus lain juga terjadi dan selalu melibatkan dirinya. Sialnya, selalu ada bukti yang menguatkan bahwa Chloe adalah pelakunya. Sejak saat itu, ia bertekad menyelidiki misteri yang memojokkan namanya ini sebagai tersangka. Dari sanalah ia kemudian terlibat dalam sebuah jebakan pembunuhan.


Judul : Jebakan Pembunuhan
Penulis : Norah McClintock
Penerbit : KAIFA for Teens
Tahun terbit : 2004
Untungnya aku membaca buku ini setelah membaca novel yang berjudul Misteri Pembunuhan Peter Flosnick. Novel tersebut masih merupakan serial Cewek Detektif, yang membuatku senang adalah urutan ceritanya sesuai. Ada dua tokoh yang sama di novel ini dan novel sebelumnya, yaitu Daria Datillo dan Ross. Serta tentu saja keluarga Chloe, terutama Levesque. Levesque lebih manis dan bersahabat di novel ini. Chloe juga sudah mulai bisa menerima kenyataan bahwa Levesque adalah ayah sambungnya. Mungkin karena selama di novel ini, ibu dan adiknya Phoebe sedang mengunjungi Bryn kakak Chloe di kota lain.

Pada novel ini aku merasa kesan misteri pembunuhannya hanya semacam tempelan. Kasus utamanya lebih kepada kesialan-kesialan Chloe di sekolah. Yah meskipun keduanya berhubungan kasus sebab akibat. Klimaks cerita ini cukup mengerikan. Chloe berada di posisi antara hidup atau mati. Jujur saja, saat membaca bagian akhir novel ini aku jadi terbayang-bayang Butcher yang bisa saja dalam sekejap melenyapkan apapun yang bisa dimakannya termasuk daging manusia.

Oya aku jadi terobsesi ingin datang ke puzzle rock, kunci setting di novel ini. Sepertinya East Hasting itu kecil sekali sampai-sampai Chloe kalau kemana-mana selalu jalan kaki dan bisa tembus lewat jalan tikus mana saja. Tak disangka keisengan Chloe menjelajah puzzle rock dapat menyelamatkan nyawanya di saat-saat genting.

Novel berdurasi 289 halaman ini sangat enak dinikmati. Pertama, karena aku memang suka ceritanya. Kedua, aku suka bahasa terjemahannya. Ketiga, cerita ini membuat aku merasa remaja lagi. Sebelumnya sudah kuceritakan kan kalau serial Chloe inilah yang menemani masa remajaku?

Amanat dalam novel ini :

  • Kalau punya minat terhadap sesuatu, jangan kebabalasan. Seperti yang dilakukan oleh Davis Kaye, sehingga ia dimanfaatkan oleh orang lain.
  • Jangan membenci orang lain hanya karena dia lebih hebat daripada kamu seperti yang dilakukan oleh Sarah, Daria, Rick, dan Davis.
  • Percuma menjelaskan bahwa kita tidak bersalah ke semua orang. Lebih baik mencari bukti untuk menunjukkan bahwa kita benar. Itulah yang dilakukan oleh Chloe.

So, kesanku dengan novel ini tentu saja menyenangkan. Sangat cocok dibaca oleh pecinta teka-teki dan misteri. Bagiku tentu saja membaca novel ini adalah hiburan.[]
Rindang Yuliani
Rindang Yuliani adalah seorang sarjana sains yang sedang menikmati proses sebagai bloger. Rindang juga sedang meladeni obsesinya untuk mendapatkan beasiswa S2 dan menerbitkan buku pertamanya. Wanita kelahiran 6 Maret ini juga selalu berusaha mengakrabi Tuhan melalui hobinya yaitu membaca, menulis, dan jalan-jalan.

Related Posts

23 komentar

  1. menemani masa remaja. berarti baca novel yg ini jadi merasa nostalgia ya, ehehe.

    btw, sampul bukunya terlihat seperti komik ya. 😅

    BalasHapus
  2. waw, responnya positif berarti ya mbak
    aku sih agak kurang ngeh sama novel atau bacaan terjemahan, kayak nggak nyambung gitu, padahal sih sebenarnya hanya belum terbiasa saja

    salut sih sama mbak Rindang, udah suka banget sama novel teka-teki terjemahan macam ini sejak remaja
    kereeeen

    💕

    BalasHapus
  3. Ah.. Seru juga ya. Membaca novel remaja membuat kita berasa masuk ke dunia remaja lagi ya.. Dan kalimat-kalimat yang lebih ringan untuk di cerna

    BalasHapus
  4. Cerita dari Novel ini, kayaknya sangat cocok itu mereka yang berprofesi penyidik. Tapi dari satu sisi, setiap orangpun harus paham dengan yang namanya teliti. Baik dengan perkataan juga dengan perbuatan, sebab orang lain bisa memanfaatkan hal tersebut yang menjebak kita untuk melakukan aksinya. Salam hati-hati.
    :)

    BalasHapus
  5. Kalau aku suka juga novel detektif. Deg-degan dan selalu bikin penasaran ya kalau sudah membacanya.

    Untuk novel yg ini aku sih belum baca. Sepertinya bagus ceritanya.

    BalasHapus
  6. Ini semacam series atau cerita bersambung gitu kah Kak? Nggak ada 300 halaman ya pasti dibacanya juga sambil menikmati hihi, jadi keinget tumpukan yang belum terjamah

    BalasHapus
  7. Y ampun serem kayaknya. Padahal aku penikmat buku dan serial detektif pas masih muda. Tapi sekarang minatku berubah. Hoho

    BalasHapus
  8. makasih reviewnya belum baca

    BalasHapus
  9. Dari awal tadi udah penasaran baca judulnya, eh setelah dibaca isinya ternyata tentang novel hahhaha


    Dulu aku suka baca novel, tapi jarang sih yang tentang detektif gini. Sepertinya menarik untuk dibaca ya mbak.

    BalasHapus
  10. Sepertinya aku cukup tertarik setelah membaca amanatnya tadi. Mau tau aja sih, gimana jadinya si Chloe ini kelak, apakah dia berhasil mengalahkan segala kesialan yang dialami di sekolah. Menarik.

    BalasHapus
  11. Menarik ya Mbak sepertinya novel ini. Penuh misteri. Dan pastinya kita akan merasa jadi remaja lagi. Hehehe.

    BalasHapus
  12. dulu seneng banget baca novel detektif, baca tulisan ini jadi mengingatkan hobi yang sudah lama tidak dilakukan

    BalasHapus
  13. udah lama ga baca novel
    tp sy suka novel detektif
    kadang klu penasaran liat endingnya sebelum menamatkan hahaha

    BalasHapus
  14. Saya juga termasuk yang suka dengan novel misteri yang ada detektifnya. Seru, jadi ingin ikut memecahkan masalahnya.
    Apalagi kalau sampai ada yang mendekati kematian seperti kisah Chloe, jadi ikutan merinding...

    BalasHapus
  15. Naah...Rindang niih...
    Aku barusan nonton Criminal Minds-nya Lee Jun Ki.

    Genrenya persis kaya novel Jebakan Pembunuhan.

    Hiihii..

    BalasHapus
  16. Wah lamanya ga baca cerita detektif terakhir Conan, hihi. Jadi pengen baca genre ini, supaya keluar dari zona nyaman

    BalasHapus
  17. Ini novel tipe tipe aku banget. . Secara aku ckup suka dengan novel macam horor, misteri, thriller, bikin penasaran ke halaman selanjutnya terus wkwk

    Bdw ini bhasanya mudah di pahami ga mba??

    BalasHapus
  18. Aku waktu remaja juga paling suka genre detektif Mba Rindang, cuma lebih suka yg bergambar alias komik. Kalau novel lebih suka sci-fi atau rom-com :D

    BalasHapus
  19. Kepo sm koment mb lendy. Sama ya gendrenya? Criminal mind korea mengadopsi criminal mind versi barat.. Kyknya klo ad novel sejenis seru sih.. Hhe

    BalasHapus
  20. Wah asik bener tapi eny agak takut kalo baca full tpi dari cerita singkat ketahuan bgt kalo ini novel bagus hhi

    BalasHapus
  21. wah jadi kangen baca novel detektif remaja jaman aku smp dulu

    BalasHapus
  22. Duh,berat neh kalau bacaan gini tapi liat covernya bikin pengen baca. hehe Pesan-pesan dari novelnya bagus, sukaaaa

    BalasHapus
  23. Aku jadi kepengin baca novel detektif juga ih. Dulu waktu masih sekolah, aku suka banget sama Lima Sekawan-nya Enyd Blyton. Ceritanya seru2. Aih, jadi kangen kepengin baca lagi.

    BalasHapus

Posting Komentar