Thursday, May 31, 2018

Ini Alasan Kenapa Malaysia Selalu Ada di Hati Traveler Indonesia

sumber:media.halallocal.com

Nggak bisa dipungkiri, meski sering berantem satu sama lain di media sosial, banyak orang Indonesia yang menganggap Malaysia sebagai destinasi yang menarik. Bukan hanya tempat-tempat wisatanya, kuliner hingga berbagai kemeriahan yang digelar di sana selalu menarik perhatian traveler Indonesia. Tiket pesawat ke Malaysia selalu di borong saat musim liburan tiba. Selain itu, sebagai sesama negara Muslim, traveler Indonesia juga bakal merasa lebih terjamin saat jalan-jalan ke sana. Nggak perlu khawatir dengan menu masakan karena sebagian besar dijamin halal.

Biar pun punya banyak kemiripan, tapi kamu bakal merasakan pengalaman yang beda saat datang ke sana. Apa saja perasaan yang menggelitik saat berkunjung ke negeri yang juga kaya akan buah durian ini?

Budaya yang Kental, Berbalut Modernisasi

Bisa dibilang, Malaysia adalah gambaran Indonesia di masa depan. Sama seperti negara kita, sebagai negara timur, nggak heran kalau masyarakat Malaysia menjunjung tinggi kebudayaannya. Hanya saja, modernisasi tumbuh pesat di sana-sini, memberikan perbedaan jelas dengan kondisi ekonomi Indonesia yang masih belum merata.

sumber:klcitygallery.com.my

Ramah bagi Traveler Muslim

Traveler hanya perlu membeli tiket pesawat ke Malaysia tanpa perlu repot mencari tahu tempat dan makanan halal selama berada disana. Seperti Indonesia, Malaysia juga merupakan negara dengan penduduk mayoritas beragama Muslim. Jangan khawatir dengan tempat makan karena untuk membedakan yang halal dan non-halal adalah perkara mudah. Sama juga seperti di Indonesia, mushola dan masjid juga mudah ditemukan di berbagai tempat untuk memudahkan para traveler beragama Muslim bisa tetap menjalankan ibadah salat.

Percampuran Budaya Hasilkan Kuliner yang Melegenda

Fakta lain yang nggak bisa dibantahkan, kenapa orang Indonesia selalu kangen dengan Malaysia adalah kulinernya yang khas. Malaysia adalah negara dengan beragam suku bangsa. Mulai dari keturunan Melayu, Cina, India, sampai Eropa pun ada di negeri ini. Kebudayaan yang beragam tersebut membuat Malaysia sebagai pusat kuliner bagi Asia. Menu khas Melayu yang ramah dengan lidah Indonesia, sampai masakan unik dari negeri tirai bambu bisa kamu temukan di tempat ini.

sumber:wikipedia.org

Bahasa yang Unik

Sebagai sesama bangsa Melayu, nggak butuh usaha besar untuk memahami percakapan ala Malaysia. Tapi ternyata bahasa Melayu bukanlah satu-satunya yang digunakan di negara ini. Sebagian besar masyarakatnya memahami 2-3 bahasa. Selain bahasa Melayu, biasanya mereka juga mengerti bahasa Inggris, India, Hokkien, dll. Jangan heran juga kalau mereka juga fasih berbahasa Indonesia karena ternyata ada banyak sinetron-sinetron produksi negara ini yang diputar ulang di televisi-televisi Malaysia.

Banjir Festival

Kultur budaya dari beragam etnis membuat Malaysia selalu ramai sepanjang tahun. Selalu ada saja perayaan keagamaan atau kebudayaan yang dirayakan oleh masyarakatnya. Mulai dari perayaan Ramadan, Natal, Tahun Baru Cina, Thaipusam, dan banyak lagi lainnya.


sumber:gayatravel.com.my

Pas, Nggak Kemahalan

Terakhir, biaya negara ini hampir mirip dengan Indonesia. Ada banyak tempat makan murah. Pariwisata gratis pun juga di mana-mana. Tiket pesawat ke Malaysia juga sangat terjangkau, mengingat jaraknya yang dekat.

Itulah alasan-alasan kenapa Malaysia nggak pernah bisa dilupakan oleh traveler Indonesia. Ada sebuah ikatan yang sangat besar, yang membuat petualang dalam negeri selalu pengen kembali ke sana.

Untuk kamu yang lagi kangen dengan Malaysia, segera cari tiket pesawat ke Malaysia dengan harga yang bersahabat. Usahakan juga kedatanganmu dekat dengan sebuah perayaan, biar pengalaman liburanmu di negeri jiran jadi lebih bermakna dan semakin pengen balik lagi ke Malaysia.

Artikel Terkait

26 komentar:

Bunga Lompat said...

Hmmm, saya bisa relate sih kalau dikatakan 'Malaysia adalah gambaran Indonesia di masa depan'. Karena saya saksikan sendiri memang masih kental Asia/ketimurannya. Tapi secara infrastrukur dan teknologi, juga ga kalah mendampingi hidup mereka, hehe.

Imaniar Hanifa said...

Duh, jadi makin pengen ke Malaysia deh 😍

Titis Ayuningsih said...

Malaysia juga jaraknya dekat ya dari Indonesia hehe. Penduduk di sana juga mayoritasnya muslim

Latifika Sumanti said...

Eh, mba Rindang udah pernah ke Malaysia?? Wahh.... Btw, emang kalo mau go abroad ke Malaysia aja udah cukup, low bajet dan destinasinya lebih modern jadi ga rugi ke sana

aya said...

makanan di malaysia kayanya enak" ya mba, denger cerita dari mama kemaren, kotanya juga bersih hihihi

Diah Maya Sari said...

kalau denger malaysia aku pengen ke legoland, pengan bawa anakku bermain disana. semoga ada rejeki deh bisa pergi kemalaysia. aamiin...

Aswinda Utari said...

Kapaaaan bisa kemalaysia? Semoga nanti suami kuliah disana biar bs ikutan mejeng. Mayan kan bahasanya 11 12 aja sm bhs indo. Masih bisa lah pede jalab kepasar sendirian.. Haha

Rima Angel said...

Wah baca beginian aku jadi pengen liburan dan sekarang kangen liburan dong. Huhu :(

Farhandika Mursyid said...

Enak nih sepertinya ke Malaysia. Cuma, ya, aku males aja sih ketemu teman-twman kuliahku yang asal Malaysia. Bukan karena apa-apa, cuma ya aku lebih suka aja gitu jalan sendirian tanpa bertemu orang yang sudah dikenal. Hahaha.

Coba tak rencanain ah di September, mungkin.

Retno Kusumawardani said...

kalau nonton film2nya yang beredar di Indonesa, bahasa Malaysia ada yang mudah dipahami ada juga yang susah. Btw, ak belum pernah ke Malaysia, semoga segera bisa berkunjung kesana...

April Hamsa said...

Hehe iya mbak, biasanya Malaysia jd jujugan pertama kali keluar neger, apalagi yg bawa anak, buat ke sana. Soalnya bahasanya mirip, makanannya mirip, mudah menemukan yang halal gtu2 :D

Ruli Retno Mawarni said...

Bener banget, malah kadang mau traveling ke negara lain itu bisa lebih murah tiketnya kalo berangkat dari malaysia dulu.

hai ulya said...

Lhoh lhoh

Kok jadi pengen travelling ke Malay siiih. Mba nya berhasil menggodaku. *lirik

hai ulya said...

Lhoh lhoh

Kok jadi pengen travelling ke Malay siiih. Mba nya berhasil menggodaku. *lirik

Mahadewi Sugiastuti Shaleh said...

Aku kaget kemaren pas ringgit mahal, kirain tagihan mau segunung. Eh ternyata murah banget! Tetep termurah lah ini...

Jiah said...

Malaysia dekat budayanya sama Indonesia cuma versi lbh majunya. Ngomong dan budayanya jg campur sih. Jadi rame kaya kita bicara dg suku lain

Diah Kusumastuti said...

Oh ternyata biaya2 di sana gak jauh beda ya dengan Indonesia. Bisa buat percobaan traveling ke luar negeri, nih. Hehe.

Marfa U said...

Itu yang digambar nasi lemak ya kak? Kupernah nyoba tapi ya masih ala Indo gitu, penasaran sama yang langsung, sama.yang berkuah2 juga nyahaha

Timo said...

Kl ke sini mah enak, kdg ngomong pake bahasa Indonesia aja, tp org msh mudeng dikit haha. Dan plg suka kl di sini adalah makan! :9

Susi Susindra said...

Iya, Malaysia masih kental pegang budayanya. Tapi seperti halnya di banyak bagian di Indonesia yang masih sangat menjaga tradisi. Tergantung di mana kita berwisatanya.
Malaysia ini menjadi salah satu destinasi impian setelah baca buku Babu Backpacker (cmiw judulnya. Sudah lupa)

Dian Farida said...

Malaysia lebih bersih menurutku daerah tertentu sih, kalau KL mirip Jakarta, hehe. Terus ada orang Melayu, Arab dan China juga, jadi makanannya banyak variannya dan pas di lidah Indonesia. Transportasi publik juga udah bagus di sana

Lendy Kurnia Reny said...

Sinetron Malaysia ada yang masuk Indonesia juga gak siih?
Hehhe...yang aku kepoin orang Malay cuma suaminya teh Bebel ((Makuta))

Mauu juga kalau ada rejeki ke Malay...
Seruu pasti yaa....ketemu sama mak chik dan pak Chik.

Nurul Fitri Fatkhani said...

Semoga saya dan keluarga, ada kesempatan berlibur ke Malaysia. Senangnya bisa mendatangi berbagai tempat menarik di negeri Jiran.

Windah said...

Belum pernah ke Malaysia tapi selaku ikut update soal negara ini. Soalnya kadang baca berita babyak sekali pro kontra daj gesekan dengan negara kita. Soon akan keaini, melihat sendiri bagaimana menariknya tempat ini

Affan Ibnu Rahmadi said...

saya cenderung memilih alasan karena mendapatkan makanan halal bukan masalah yang berarti disana.. :)

Ali Muakhir said...

Udah lama banget euy nggak ke Malaysia. Kapan-kapan ah traveling lagi ke sana

Post a Comment

Terimakasih telah berkomentar dengan baik 🙆 Ditunggu kunjungan selanjutnya.

 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates