Menikmati Proses. Meladeni Obsesi. Mengakrabi Tuhan.

Etika Sesama Bloger

2 komentar
Selama menjadi bloger dan gabung di beberapa komunitas bloger, aku belajar secara tidak langsung tentang etika seorang bloger ke bloger lainnya. Etika sesama bloger sebenarnya tidak jauh berbeda dengan etika bergaul antar-manusia ‘normal’. Tetapi karena kegiatan blogging yang sekarang lebih banyak masuk ke ranah profesional, maka ada beberapa etika khusus antar-bloger.

Etika Bloger


Disclaimer, beberapa daftar etika di bawah adalah hasil pengamatanku pribadi dan kusimpulkan sendiri. No baper-baper club yak. Jadi, inilah etika sesama bloger ala Rindang Yuliani.

1. Ramah

Ini wajib banget sih. Karakter ramah bagi seorang bloger itu penting banget. Bayangkan jika seorang bloger yang notabene hanya berjumpa via kolom-kolom chat saja kurang ramah, bagaimana saat bertemu offline? Padahal rentang keramahan di dunia virtual sendiri sudah sempit. Akan lebih sulit untuk menilai seseorang ramah atau tidak hanya dari satu dua pesan chat-nya.

2. Saling Berbagi

Karakter suka berbagi ini termasuk bloger yang suka menolong saat bloger lain kesusahan dalam mengutak-atik blognya. Sama seperti hukum berbagi materi, jika punya ya bisa dibagi. Jika tidak, setidaknya tidak menyusahkan.

Aku sendiri belajar dari banyak bloger tentang etika saling berbagi ini. Alhamdulillah, kebanyakan dari mereka sama sekali tidak pelit ilmu dalam dunia blogging. Mereka kasih tutorial gimana step-step yang aku tanyakan, atau jika aku punya masalah blogging mereka akan bantu cari jalan keluar. 

Bloger dengan karakter yang suka menolong seperti ini berkah banget bagi bloger pemula yang ilmunya masih sedikit sepertiku. Aku kasih contoh di grup ODOP Bloger Squad, aku pribadi merasa sangat terbantu dengan kebaikan teman-teman bloger yang sudah senior dan profesional di sana.


Member OBS

Selain itu, para admin yang bertugas satu tahun kebelakang juga banyak ngasih masukan tentang bagaimana sebaiknya blog dijalankan. Terima kasih untuk kebersamaannya satu tahun terakhir ini. Sukses semua ya blogging-nya. 

3. Tidak Tanya Rate Card 

Di ranah yang profesional, aku pribadi merasa menanyakan rate card seorang bloger itu kurang sopan. Pertama, karena ‘posisi’ setiap bloger itu berbeda-beda. Kedua, apalagi jika dasar ingin tahu rate card seorang bloger hanya berdasar keingintahun semata a.k.a kepo itu tidak ada gunanya.

Kecuali ya dalam sesi diskusi atau forum khusus memang sedang membicarakan masalah rate card, atau parameter apa saja yang mempengaruhi rate card menurutku angka boleh disebut. Itu pun jika sang bloger bersedia namanya dipublikasikan.

Kasus lain, mungkin seorang bloger memang berkeinginan sharing tentang rate cardnya kepada bloger lain. Itu tidak apa-apa. Hal yang tabu menurutku ya tadi, tanya rate card langsung ke orangnya.

Hal ini akan membuat bloger yang ditanya akan sungkan untuk tidak menjawab. Malah mungkin takut dibilang sombong atau sok misterius, padahal itu kode etik yang harus dijaga karena termasuk hal yang privat. Takutnya lagi, bloger yang ditanya terdorong untuk berbohong mengenai rate cardnya sesuai tujuan yang ingin ia dapatkan.

4. Saling Follow Medsos

Sebagai sesama bloger, sudah sewajarnya kita follow media sosial bloger kita. Seperti yang kita tahu, media sosial sangat penting bagi seorang bloger. Dengan saling follow di media sosial, circle pertemanan kita dengan sesama bloger juga akan meluas. Dari sini, kita mungkin akan dapat banyak peluang terkait kesempatan pekerjaan dengan media blog atau mendapat kabar berita terbaru dari dunia blog.


Well, itu dia 4 etika sesama bloger yang menurutku penting untuk di-notice oleh para bloger. Jika kamu bloger dan punya saran tambahan tentang etika apa saja yang harus dilakukan atau tidak dilakukan oleh seorang bloger, feel free kasih komentar di bawah ya. []
Rindang Yuliani
Rindang Yuliani adalah seorang sarjana sains yang sedang menikmati proses sebagai bloger. Rindang juga sedang meladeni obsesinya untuk mendapatkan beasiswa S2 dan menerbitkan buku pertamanya. Wanita kelahiran 6 Maret ini juga selalu berusaha mengakrabi Tuhan melalui hobinya yaitu membaca, menulis, dan jalan-jalan.

Related Posts

2 komentar

  1. nanya rate card itu kayak nanya gaji ya ... aku keknya blm pernah nanya scr khusus ke blogger, lebih ke blog level ini rate cardnya brp ya? atau aku sendiri kalo menurut suhu rc nya brp? itu perasaanku. afwan kalo mbak rindang pernah kutanya soal rc, omelin aja biar tobat

    BalasHapus
  2. Aku kagum eh sama senior-senior di OBS yang dengan ikhlas berbagi ilmu blogging. Aku kayaknya belum bisa berbagi apa-apa di situ

    BalasHapus

Posting Komentar