Menikmati Proses. Meladeni Obsesi. Mengakrabi Tuhan.

Kata-kata Bijak untuk Usia 30 Tahun

22 komentar

Hari ini aku tepat berusia 30 tahun. Aku tidak melakukan perayaan apapun, tapi rasa bahagiaku sama sekali tidak berkurang. Pemaknaan penuh pada pertambahan usia di awal kepala tiga ini membuatku mindfull dan tidak berpikir untuk menyebarluaskannya. Bahkan di media sosial pun aku tidak mengumumkannya.


Pada momentum yang berharga ini aku menghabiskan hari dengan bahagia, dikelilingi oleh orang-orang terkasih. Apalagi di rumah sedang ada ponakan yang menginap, semakin lengkaplah kebahagiaanku.



Ada beberapa kata bijak yang ingin kusampaikan pada diriku sendiri di usia yang konon penanda matangnya seseorang ini. Aku ingin berkontemplasi tentang banyak hal. Betapa hidup ternyata sebenarnya sederhana, hanya kadang kita yang membuatnya begitu rumit. 


Kata-kata bijak untuk diri sendiri ini kuabadikan dalam tulisan agar aku bisa membacanya kembali di kemudian hari. Agar di saat hidupku terasa tidak mudah, aku bisa kembali membacanya. 


Kata-kata Bijak untuk Diri Sendiri

Dear Rindang, ini adalah kata mutiara usia 30 tahun untukmu.


1. Teruslah Tetap Merasa Cukup untuk Hal-hal Material

Ketenangan hidup yang kamu rasakan sekarang sebagian besar karena kamu bisa membatasi diri untuk tidak menginginkan lebih dari yang bisa kamu dapatkan. Selain itu karena kamu juga mulai menerapkan hidup minimalis, materi terutama dalam bentuk barang yang terlalu banyak juga akan terasa menyesakkan dibandingkan menyenangkan. 


Perasaan selalu merasa kurang juga pada akhirnya akan menelurkan perasaan tidak puas. Ini sangat berbahaya karena dapat membunuh apresiasi pada apa yang sudah dimiliki. Kamu harus lebih banyak bersyukur daripada mengeluh.


2. Hanya Fokus pada Apa yang bisa Kamu Kendalikan

Kamu sudah menerapkannya sejak lama. Pertahankan sikap ini karena dapat membatasi overthinkingmu. Hal-hal di luar kendalimu sepanjang apapun kamu memikirkannya, toh tidak akan berubah. Lebih baik hanya fokus pada apa yang bisa kamu kontrol sehingga kamu tidak tertekan dan lebih bahagia.


3. Bersikaplah Bijak untuk Hal-hal yang Tidak Mengenakkan

Karena bagaimanapun, di dunia ini pasti ada sesuatu yang terjadi di luar kehendakmu. Seperti pada poin dua, fokuslah hanya pada apa yang bisa kamu kendalikan yaitu caramu menghadapinya. Hadapilah dengan bijak karena akan lebih menenangkan. Meski mungkin rasanya sulit, tapi cobalah. Rasa sabar harus lebih tinggi daripada emosi.


4. Bantu Orang Lain Semampumu

Membantu orang lain adalah salah satu perwujudan dari frasa sebaik-baik manusia. Kelebihanmu mungkin tidak banyak, tapi semoga dengan yang sedikit itu tetap dapat membantu orang lain. Biar berkah. Biar Allah juga mudah menolongmu di saat sulit.


5. Terapkan Pola Hidup Sehat

Meski kamu tidak sering sakit, tapi menjaga lebih baik daripada mengobati. Saat sehat seperti sekaranglah waktu yang tepat untuk menjaganya dengan pola hidup sehat. Kamu harus tidur cukup, menerapkan pola makan sehat, dan olahraga yang teratur. Kamu harus hidup dengan sehat agar bisa membantu lebih banyak orang.


6. Manajemen Waktu dan Energi dengan Seimbang

Ketika waktu dan energimu terkelola dengan baik, hidup pasti akan lebih teratur. Jangan terlalu sibuk, jangan malas-malasan. Jangan terlalu capek, jangan pula mageran.


7. Teruslah Menjelajah

Masih ada banyak tempat yang belum kamu kunjungi. Jelajahilah bumi  yang luas ini. Kamu akan mendapat banyak pelajaran dari sana. 


8. Terus Jaga Kesehatan Mentalmu

Kesehatan mental itu penting. Pastikan untuk selalu bertanya apa yang kamu rasakan saat ini? Apa yang kamu inginkan saat segalanya terasa tidak baik? Dengarkan dirimu. Jauhi sumber perusak kesehatan mentalmu.


9. Teruslah Berkarya

Dunia menulis adalah tempatmu berkarya. Teruslah menghasilkan tulisan positif yang dapat menginspirasi orang lain, yang dapat menyebarkan kebaikan.


10. Teruslah Kejar Impianmu

Bukankah kamu ingin kuliah S2 di luar negeri dengan beasiswa? Kejarlah impianmu. Tidak ada kata terlambat untuk memperjuangkan impian.


11. Jalin Pertemanan dengan Baik

Meski kamu introvert, kamu tetap harus menjalin pertemanan dengan banyak orang agar hidupmu lebih mudah dan berwarna. Jalinlah pertemanan dengan orang-orang di sekitarmu. Kamu pasti bisa beradaptasi meski membutuhkan waktu.


Demikian pesan dariku untuk diriku sendiri di hari aku resmi menyandang usia 30 tahun. Selamat hari lahir, diri. 


Setelah melewati 3 dasawarsa kehidupan, aku mulai memahami bahwa aku menginginkan kehidupan yang tenang dan jauh dari hiruk pikuk masalah yang diakibatkan oleh diri sendiri. Adapun masalah dari luar atau yang tak bisa terelakkan, tentu tetap aku terima dengan lapang dada.


Oleh karena itu aku memberikan nasihat-nasihat di atas. Hal-hal intangible yang positif menjadi tujuan hidupku. 




Usia 30 Tahun

Jika ada yang bertanya, apa yang harus dilakukan di usia 30 tahun? Aku rasa tidak ada yang spesial kecuali kita harus lebih baik daripada hari kemarin. Tidak pandang berapapun angka di atas kue ulang tahun kita, keharusan untuk selalu menjadi lebih baik adalah hal yang wajib.


Apakah aku takut atau bersemangat menghadapi usia 30 tahun? Tidak keduanya. Aku tidak menyangkal pertambahan usiaku tapi aku juga tidak sebersemangat itu untuk menyambutnya. Aku pernah melihat seorang influencer senang sekali saat usianya memasuki 30 tahun. Aku tidak begitu.


Makna usia 30 tahun bagiku adalah milestone yang penting dalam kehidupan dan salah satu cara ‘merayakannya’ adalah dengan terus meningkatkan kualitas diri. Baik dari segi pribadi, hubungan sosial, ibadah, pekerjaan, hingga keuangan.


Secara fisik umur 30 tahun kuakui lebih lemah daripada saat usia 20-an. Aku lebih mudah capek. Oleh karena itu aku memasukkan poin menjaga kesehatan dalam kata-kata bijak di atas.


Sebaliknya, psikologi wanita usia 30 tahun lebih matang dari sebelumnya. Pertimbangan-pertimbangan dalam melakukan sesuatu sudah semakin terlatih. Sifat dewasa juga secara alami akan melekat dalam benak. Wanita di usia 30 tahun juga matang secara emosional, pikiran, dan kejiwaan. Usia 30 tahun termasuk kategori usia yang cukup matang dalam memutuskan sesuatu,


Usia 30 tahun bagi wanita dalam hal reproduksi cukup penting, semakin mendekati akhir masa subur. Oleh karena itu di sekitar usia inilah banyak wanita melahirkan dan wanita-wanita yang belum menikah akan dirongrong oleh society agar cepat mengakhiri masa lajang. Terlepas dari cara dan maksudnya yang salah, anjuran ini berkaitan dengan masa reproduksi perempuan yang memang ada batasnya.


Beberapa sumber menyebutkan bahwa usia 30-an adalah puncak kejayaan seseorang dalam hidup. Baik dalam segi finansial, karier, keluarga, hingga pribadi. Namun pada sebagian orang, di usia ini juga dapat menjadi puncak masalah. Hal ini disebabkan oleh beban yang semakin bertambah, perubahan status hidup, hingga tuntutan dari sekitar.


Bagaimanapun kondisi hidupmu di usia 30, hadapilah dengan baik agar hasilnya juga baik. Jangan lupa untuk terus mendekatkan diri pada-Nya karena sejatinya umur kita semakin berkurang dan semakin dekat waktu untuk kembali ke ‘sana’. []

Rindang Yuliani
Hi, I'm Rindang Yuliani. I'm a writer, a civil servant, and living in Barabai, South Borneo. I love reading and I'm interested in travelling. My first book is Escape, Please!

Related Posts

22 komentar

  1. Di umur 30 biasanya lebih slow menghadapi hidup, lebih realistis...

    BalasHapus
  2. Selamat menginjak usia 30, semoga segala cita yang belum kesampaian segera terwujud. Benar banget nih harus menerapkan pola hidup sehat

    BalasHapus
  3. Kata2 bijaknya masyaAlloh ka, relevan bgt dgn apa yg saya rasakan sekarang. Barokallohu fiik ya ka, semoga Alloh merahmati usia kaka

    BalasHapus
  4. Pesan atau kata bijak Mbak untuk diri sendiri di atas secara tidak langsung jadi nasehat juga buat saya. Karena saya juga baru masuk usia 30, 2 hari setelah Mbak Rindang

    BalasHapus
  5. Masya Allaj aku merasa dapat wejangan buat aku nih, btw kita tim kepala 3 hehr

    Barokallohu fii umrik ya mbak. Smga makin berkah usianya. Bener, tak ada yang istimewa selain menyadari bahqa jatah hidup makin berkurang maka yuks menjadi pribadi yg lebih baik

    BalasHapus
  6. Suka sekali dengan kalimat ini : "Betapa hidup ternyata sebenarnya sederhana, hanya kadang kita yang membuatnya begitu rumit." Ah, nampol sekalii.. Btw selamat mengulang usia mba Rindang, semoga bertambah berkah dalam kehidupannya...

    BalasHapus
  7. Wah, masih mudah banget ya...kepala 3, saya tingal berapa tahun lagi kepala 5.
    Barakallah fii umrik , Mbak. Semoga Allah memberkahi sisa usia. Sehat selalu dan makin sukses ya
    Saya senang membaca refleksi diri di artikel ini, berlaku untuk semua usia sih nasihatnya:)

    BalasHapus
  8. Selamat ulang tahun ya, Mbak Rindang. Semoga bonus usianya semakin barokah.

    Apa yang menjadi keinginannya diijabah oleh Allah. Welcome to 30🤗

    BalasHapus
  9. Barakallahu fiik~
    Senang sekali bahwa semakin bertambah usia, semoga semakin banyak hal yang membuat kita semakin bertumbuh menjadi pribadi yang bijak dan bahagia.

    Benar,
    Kesehatan mental ini harus kita sendiri yang jaga.

    BalasHapus
  10. usia 30 yang jelas lebih selow dan tidak terlalu peduli dengan omongan orang lain. Merasa lebih cepat capek sehingga semakin fokus dalam mengerjakan sesuatu. Lebih mengenal diri sendiri dan lebih berani menolak yang tidak cocok dengan kita.

    BalasHapus
  11. Bagus mba kontemplasi dirinya, semoga makin bijak menyikapi hidup yang kadang-kadang tak mudah. Dulu umur 30 tahun aku masih sibuk pontang-panting kerja di pabrik hehehe... belum kenal ngeblog malah, jadi belum ada sarana untuk menuliskan sesuatu seperti ini.

    BalasHapus
  12. semua kata-katanya jadi penyemangat saya, beberapa sudah dilakukan tapi belum semuanya. dan semoga kata-kata bijak tersebut bisa kita terapkan dalam kehidupan kita agar menjalani hidup lebih happy ya kak Rindang

    BalasHapus
  13. Barakallah selamat bertambah usia mbak.. Semakin dewasa usia seseorang semakin bijak pula dalam memaknai hidup ya mbak..

    BalasHapus
  14. MasyaAllah berasa diingatkan juga. BarakAllahu fi umrik ya mba

    BalasHapus
  15. Semoga barokah usianya. Tidak beda jauh dari saya dong, usia setengah matang kata suami.

    BalasHapus
  16. Laily FitrianiRabu, 08 Juni, 2022

    Alhamdulilah Mbak, terima kasih pesan-pesannya. Pas banget dengan nomor 5 yang sedang aku jalani semampuku.

    BalasHapus
  17. Selamat memasuki kepala tiga. Dulu orang bilang kepala tiga itu udah tua, tapi menurut saya itu masih usia muda. Semoga tercapai segala hal yang diharapkan. Amin.

    BalasHapus
  18. Wah sama kita ya Mbak. Aku juga kalau ultah, memilih ga mengumumkan di medsos. Tapi Kalau ada yang ngucapin, aku berterimakasih.

    BalasHapus
  19. Walaupun komennya bulan Mei tapi g telat ya kalau aku tetap ucapkan selamat ulang tahun kakak
    Ada perasaan berasa tua emang ketika udah ga 20 tahun lagi dan masuk gerbang usia 30

    BalasHapus
  20. saya usia 27 tahun, kurang 3 tahun lagi 30 nih. semoga bisa wise juga kayak kakak ya, semoga bisa selalu bersyukur dan berbagi aamiin.

    BalasHapus
  21. Pesan ke diri sendiri usia 30 tahunan sama 20 tahunan beda jauh ya mba haha. Makin tua makin matang amin. Berkah terus usianya mba

    BalasHapus
  22. Selamat memasuki usia 30 Rindang. Semoga berkah ya usianya. Jadi ingat dulu pas aku memasuki usia 30 itu agak galau-galau gimana soalnya memasuki usia tua. Hihi

    BalasHapus

Posting Komentar