Monday, September 30, 2019

Review Buku Pintar Dapur: A-Z tentang Masak Memasak

Keberadaan dapur menjadi tempat yang wajib ada bagi wanita. Dalam kehidupan berumah tangga, dapur adalah roda aktivitas keluarga. Namun, tidak setiap wanita mampu menangani segala urusan dapur. Terutama bagiyang terbiasa memakai jasa pembantu rumah tangga. Ketika pembantu sedang cuti, majikan akan bingung dalam mengurus segala kegiatan di dapur.
 
Judul: Buku Pintar Dapur
Penulis: Ira Haryani Suprapto
Penerbit: Media Pressindo
Tahun terbit: 2012

Bingung terhadap urusan dapur juga biasa terjadi bagi wanita yag baru saja melepaskan masa lajangnya. Kebingungan pada awal pernikahan biasanya terletak pada ketersediaan peralatan dapur, atau wujud dapur yang ideal untuk memasak.



Buku pintar dapur merupakan panduan dan referensi lengkap tentang segala hal dalam mempersiapkan dapur yang baik dan ideal. Dari proses kegiatan dapur dari awal hingga akhir proses membersihkan peralatan memasak setelah melakukan aktivitas di dapur. Sebagai tambahan, ada beragam tips di dapur yang cukup penting dan hasil kreasi masakan sederhana yang mudah diaplikasikan dalam sehari-hari.

Aku sendiri bukan anak dapur. Ya, jika biasanya wanita berada di dapur setengah dari jumlah waktunya dalam sehari. Aku berada di dapur paling lama mungkin hanya sekitar 3 jam dalam sehari. Selain tidak memiliki passion memasak, aku juga memang tidak hobi makan. Jadi eksperimen di dapur bukanlah pilihanku di kala senggang.

 

Salah dua alasan yang membuatku bisa berada di dapur adalah karena rumahku jauh dari tempat makan dan karena kondisi dapur yang berantakan membuatku merasa terpanggil untuk merapikan. Meski begitu, dengan kodrat sebagai wanita apalagi jika aku menjadi ibu nanti setidaknya aku harus mengetahui ilmu tentang seluk beluk dapur. Tidak harus menjadi ahli, asal tahu saja.

Hal inilah yang membuatku tertarik untuk membeli dan membaca buku ini. Bagaimana review-ku setelah melahap 336 halaman buku berukuran mini ini? Kuakui, ulasannya tentang masak memasak memang lengkap. Tipe-tipe “buku pintar”-lah. Ingat kan dulu zaman belum ada internet? “Buku-buku pintar” biasanya hampir dipunyai oleh semua anak sekolah.

Pembahasan buku ini dimulai dari mengenal dapur, mengenal peralatan memasak, mengenal bumbu, mengenal sayuran, mengenal lauk pauk, warna-warni dalam memasak, tips hemat berbelanja, dan resep beberapa masakan. Komplit kan?

Sampul bukunya berwarna putih dengan sentuhan warna pink dan warna cerah lainnya membuat buku ini terlihat terang. Meski cover buku hanya menampilkan sedikit gambar karena didominasi oleh tulisan, hal tersebut tidak mengurangi ke-eyecatching-an buku ini.

Layout di bagian dalam buku cukup menarik. Beberapa gambar sebagai ilustrasi yang berhubungan dengan tema yang dibahas hampir ada di setiap halaman. Meskipun tidak berwarna, tapi hal tersebut cukup membantu untuk menggambarkan benda atau keadaan terkait tema. Misal pada bab Mengenal Bumbu, pada pembahasan tentang lengkuas ada foto lengkuas yang disisipkan di antara paragraf. Untukku yang memang belum kenal dengan perbumbuan, hal ini tentu sangat membantu.

Selain terdapat ilustrasi, di beberapa bagian buku ini juga terdapat kolom-kolom tips yang didesain mirip buku catatan. Hal ini membuatku sebagai pembaca jadi tidak bosan dengan isi buku yang monoton. Gaya bahasa dalam buku ini cukup baku dan formal, meski masih termasuk ringan dan mudah dimengerti.


Aku tidak menemukan bagian Tentang Penulis dalam buku ini sehingga tidak mengetahui apakah Ira Haryani Suprapto ini seorang chef atau berprofesi terkait dunia masak memasak.

Yang jelas, buku ini sangat bermanfaat bagiku. Ada banyak hal baru yang kuketahui dari buku ini. Hacks dunia perdapuran dan bahasannya secara ilmiah bisa kudapatkan sekaligus setelah membaca buku ini.

Meski ya bukan berarti aku jadi terpicu untuk lebih rajin memasak. Tapi setidaknya aku sudah mengetahui hal-hal dasar yang seharusnya diketahui oleh wanita sebagai bekal di dapur. Masalah praktik, bisa menyusul kemudian.[]

Artikel Terkait

22 komentar:

Endah Asmowidjoyo said...

Memasak itu butuh hasrat. Sayangnya hasrat saya lebih condong ke makan doang hahahah

Ilham Sadli said...

Aku saja yang bukan cewek sudah mengenal dunia dapur, meskipun itu dari Ummi semua hehe

Syilviya Romandika said...

Wah, bukunya bagus banget.. Kayaknya aku butuh bantuan buku ini untuk menghidupkan dapur di rumah. Hehehe

Ahmad Dzikrullah said...

Buku ini cocok banget buat para calon istri atau yg bru menikah untuk bisa belajar dunia dapur.. keren nih..

Ahmad Lamuna said...

Keren bukunya. Biasanya buku tentang dapur adalah tentang resep masakan. Buku ini ternyata cukup lengkap. Model dapur for dummies. Mantaplah

Fadli Hafizulhaq said...

Jadi pengen baca bukunya, biar bisa belajar jadi suami siaga, hmm

Dewi Rieka said...

Bagus ya bukunya, lengkap buat newbie yang berusaha bisa masak kayak aku dan belum sukses hihi..aku jarang ke dapur ey..

Dahlia Siregar said...

Kebalikan aku dong mbak..aku lebih milih masak 5 macam sehari ketimbang harua cuci piring, cuci baju dan nyetrika.

Anita Makarame said...

Aku termasuk yang kurang pengetahuan tentang masakan. Setiap mau masak apa searching dulu bumbu dan caranya. Haha

Enny Ratnawati said...

Aku juga bukan anak dapur. Tapi kadang terpaksa masak demi anak2 hahaha. Jdlah selama bertahun2 skill masaknya nggak berkembang wkwk. Tks infonya. Rupanya ada buku yg bisa kita baca pelajari dan barangkali bisa diaplikasikan buat meningkatkan skill masak hehe

Jiah Al Jafara said...

Buku yang menarik nih. Aku dulu waktu mulai ke dapur bener2 otodidak. Jenis bumbu, peralatan dapur ya akhirnya tahu juga

Putri Santoso said...

waaah jadi penasaran sama bukunya kak. apalg ada pembahasan tips hemat belanja >.< dan aku suka banget sih habisin waktu di dapur buat masak. hehehe

Ruli retno said...

Berminat nih sama bukunya, kasih bocoran harga dikit donk dan beli dimana

mude said...

Kayaknya aku juga butuh buku ini deh, masih belum terpanggil buat diem di dapur, karna gda ide what to do selain masak dan aku gak bisa masak. brapa harganya ini kalo boleh tau ?

Eko Prasetyo said...

Jadi chef dirumah nih klw sudah beli buku pintar memasak.. Selain di Youtube, tapi di buku lebih lengkap iya kak.

Jadi pengen belajar masak, terakhir masak nasi goreng. Tapi asin. :)

Tika Samosir said...

Jadi teringat dengan buku masak memasak aku yang sudah sedus disimpan di gudang. Ini jadi bikin aku rindu untuk baking lagi.

ENY KADINDA APRILYA said...

Kan Eny jadi pengen belajar masak habisa ini mba, biar makin pinter hhe

lendyagasshi said...

Waa....penting, penting...
Perempuan harus paham banget sama field hariannya.
Menyediakan masakan yang sehat dan nikmat untuk keluarga.

Ainhy Edelweiss said...

Kudu beli nih buku Pintar Masak, secara belum lihai masak kdng malah dibantu sama paksu 😂

antung apriana said...

daku juga benar-benar nggak ada bakat masak. masak apa-apa selalu aja ada yang kurang. makanya nggak rajin ke dapur.haha.

Rima Angel said...

Terniat banget sih asli ini ya jajan buku memasak gini tapi cocok buat orang yg benar-benar ingin belajar masak memasak.

Eny kadinda Aprilya said...

Wah aku jadi ingin pintar masak deh mba hhe kali aja nanti bisa jadi koki kan

Post a Comment

Say something nice, for a change.

 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates