Apakah Bloger Perlu Co-Working Space?

21 komentar
Co-working space, sebenarnya aku baru mendengar istilah ini saat LBI melemparkan tema untuk postingan pekan ini. Sebutlah aku kudet, karena tinggal di daerah sehingga tidak mengenal istilah yang sebenarnya sudah mulai populer. Berkat bantuan internet, aku akhirnya mengetahui jenis 'makhluk' apa sebenarnya co-working space ini.

Co-working space adalah sebuah tempat berkumpulnya orang-orang yang bekerja secara mandiri. 

Definisi di atas adalah versiku sendiri yang kusimpulkan dari kumpulan artikel yang kubaca mengenai co-working space. Jujur, aku merasa tertarik dengan konsep co-working space ini. Sebagai bloger, keberadaan co-working space adalah solusi ketika rumah sudah menjadi tempat blogging yang membosankan.

Bisa dikatakan co-working space adalah alternatif tempat untuk ngantor dengan biaya yang jauh lebih murah daripada menyewa tempat atau bahkan membangun sebuah kantor sendiri. Dari beberapa referensi yang kubaca, sebuah co-working space memiliki pilihan tarif sewa untuk per jam, per hari, per minggu, per bulan, atau bahkan per tahun. Fleksibel ya?

Selain rumah, aktivitas blogging biasanya kulakukan di kafe atau perpustakaan. Namun, tentu saja kondisi dan suasana kedua tempat ini tidak sekondusif co-working space yang memang diperuntukkan bagi mereka yang bekerja di depan laptop. Fasilitas layanan yang terdapat di co-working space telah diatur sedemikian rupa untuk mempermudah dan mempernyaman pekerja, seperti layanan internet cepat, kondisi yang tenang, ruang pertemuan, dan fasilitas cetak dokumen.

Andai saja di kotaku ada, tentu aku akan dengan senang hati berkunjung ke sana. Sayang, di kota sekecil Barabai co-working space adalah tempat langka yang mungkin hingga 5 tahun ke depan tak akan ada yang membangunnya. Berbeda halnya dengan di kota-kota besar, co-working space sudah mulai bermunculan dengan ragam fasilitas yang ditawarkan. Tak heran, karena kebutuhan para freelancer dan pebisnis startup akan tempat ini sangat tinggi. Pun bloger, menurutku sangat perlu sesekali ke co-working space. Selain untuk mendapatkan suasana kerja yang nyaman, juga bisa dijadikan tempat bersosialisasi dengan sesama bloger atau para pekerja dari bidang lain sehingga akan menambah link.

Di sisi lain, interior co-working space  yang cozy juga membuat kondisi kerja lebih kondusif. Aku sendiri lebih suka ruangan yang adem dengan musik lembut, penerangan cukup, dan internet kencang untuk blogging. Jadi, apakah bloger perlu co-working space? Tentu, perlu.

Sumber:
https://dailysocial.id/post/co-working-space-tak-sekadar-tawarkan-tempat-bekerja
https://id.techinasia.com/keuntungan-bekerja-di-co-working-space
https://www.maxmanroe.com/co-working-space-inovasi-konsep-ruang-kerja-modern.html
Rindang Yuliani
Rindang Yuliani adalah seorang sarjana sains yang sedang menikmati proses sebagai bloger. Rindang juga sedang meladeni obsesinya untuk mendapatkan beasiswa S2 dan menerbitkan buku pertamanya. Wanita kelahiran 6 Maret ini juga selalu berusaha mengakrabi Tuhan melalui hobinya yaitu membaca, menulis, dan jalan-jalan.

Related Posts

21 komentar

  1. Wah, kalau di Banjarmasin sudah ada mungkin mbak. Terakhir kali aku tau di Banjarbaru mungkin bisa pakai Plaza milik Telkom. Entah ada apa enggak, belum saya konfirmasi sih.

    Tapi, kalau di co-working space dengan sistem jam agak berat untuk blogger. In my humble opinion aja sih, duit-nya mungkin enggak nyukup. Mungkin lebih cocok bagi content writer yang notabene memang bekerja untuk startup. Ya, startupnya yang bayarin dong :D

    Tema yang menarik nih dari LBI. Tiap periode makin asik aja. Pssttt.. saya juga pernah nulis tentang co-working space loh mbak. Klik aja profil url saya :D

    BalasHapus
  2. Aku baru mikir gini pas lihat liputan soal co-working space di TV minggu lalu. Kalau blogger perlu enggak sih co-working space? Ya perlu ga perlu juga ya mungkin. Keuntungan jadi blogger kan kerjanya bisa dimana saja selama ada internet. Sesekali mungkin boleh juga nyobain di co-working space, sekedar mencoba dan kali-kali jadi bahan tulisan.

    BalasHapus
  3. Saya suka co-working space kalo instagramable hahaha.
    Tetapi sekarang saya masih belum butuh sepertinya

    BalasHapus
  4. Selain IG able harus banyak makanan enak dan tenang serta dilengkapi fasilitas i-net cepet. pasti nyaman tuk co working spacenya. di Pontianak belum ada yang secara resmi, tapi ada beberapa tempat yang sepertinya sudah hampir mirip seperti itu

    BalasHapus
  5. Dengan memanfaatkan coworking space ini, sptnya bsia jadi salah satu alternatif yg oke untuk melakukan pendampingan bagi orang-orang yang baru memulai ngeblog dan mau lebih serius mengelola blognya

    BalasHapus
  6. Aku suatu hari nanti pengin nyoba sensasi menulis atau mengerjakan sesuatu di Co-Working Space :) siapa tahu dugaannya mba Rindang meleset,ima tahun kemudian sudah ada Co-Working Space di Barabai. Siapa tahu juga malah mba Rindang juga pendirinya :)

    BalasHapus
  7. kalau di jogja ada namanya Jogja Digital Valley (JDV) yang menyediakan co-working space untuk blogger, imers ataupun geeks lainnya. Pokoknya joss banget dah. Di jakarta juga ada tapi belum pernah nyobain hehehe

    BalasHapus
  8. Waaah di Bandung ada ga ya.. Perlu juga nih sekali-kali mampir ke tempat beginian ..butuh emang suasana lain seperti biasanya.

    Cuus langsung huntung tempat ah

    BalasHapus
  9. Hmmm apakah barabai sama dengan jember?
    di jember sih juga masih belum ada kayaknya co-working space
    kayaknya begitu siiih

    orang-orang masih suka nangkring gratisan di wifi corner >.<

    BalasHapus
  10. biasanya mah tempat co working yang paling di rekomendasikan adalah tempat yang ada koneksi wifi gratis dan kencang. Walaupun, tempat itu kita bayar sedikit mahal asalkan tempatnya nyaman dan ada koneksi wifi gratis dan kencang no problem buat aku tapi, susah nyari yang seperti itu.

    BalasHapus
  11. gegara baca artikel ini saya jadi nyari co working di Medan, baru ada 1 informasi nya di website, tapi masih abu-abu. terus terang jadi pengen nyoba rasanya punya kantor sendiri

    BalasHapus
  12. Duh...kalau nemu co working space, kayaknya sekali-kali perlu dicobain. Supaya gak jenuh dan bisa menumbuhkan mood booster.

    BalasHapus
  13. Aku tadinya juga gitu Rindang...
    Pas anak-anak sekolah, aku juga cari co-working space.
    Dari satu cafe ato perpus atau taman di Bandung.

    Tapi ujug-ujungnya pulang.
    Enakan di rumah.

    Lebih produktif karena kalo mau apa-apa langsung ada.
    Gak mesen apalgi endingnya ngluarin duid.

    Hiyaaa..*emakemakirit

    BalasHapus
  14. Perlu bangettt... Karena nulis juga butuh konsentrasi. Dan CoWork Space bisa mendukung konsentrasi.

    BalasHapus
  15. aku suka ada co working space, tapi kalau cafe kayaknya gak cocok aku, gak sanggup berisiknya

    BalasHapus
  16. Sebagai ibu yang punya balita, rumah adalah tempat yang paling nyaman untuk ngeblog ๐Ÿ˜Œ

    BalasHapus
  17. Kalo di kampungku ada, boleh deh. Misal bayar sewa tempat trus internetnya gratis. Enggak nolakkkk

    BalasHapus
  18. Kelemahannya co working space agak mahal sih sewanya hehe. Tapi kalau buat meeting sama klien atau kerja bareng sama tmn2 oke lah #imho :D

    BalasHapus
  19. Disurabayaa ada mbak co working spacee yg tempatnya cozy dan nyamaan bangeet. Tp ya itu mahaal sewanya ๐Ÿ˜๐Ÿ˜ aku pribadi biasanya menyepi kalau mau nulis soalnya ndak bisa konsentrasi kalau berisik. . Hehehe makasih sharingnyaa mbaak ๐Ÿ˜๐Ÿ˜

    BalasHapus
  20. Di Barabai mungkin di kantor telkom ya depannya kan ada ruang buat internetan dengan AC alias angin cepoi cepoi. Hihihi... tapi lumayan adem sih kan banyak pohon

    BalasHapus
  21. Di Malang juga udah ada co-working space. Nggak terlalu besar, tapi terasa nyamaan banget :D Kalau pas pengen cari ilmu bisa ikutan acara seperti mini-class atau talkshow juga di tempat itu.

    Tapi kalau cuma buat blogging atau kerjaan yang ringan, kadang kafe atau wifi.id masih jauh lebih irit :))

    BalasHapus

Posting Komentar