Tuesday, April 28, 2015

Skenario Penculikan Dr. Watson

Judul : Penculikan Watson
Penulis : Tracy Mack dan Michael Citrin
Penerbit : Qanita
Tahun terbit : 2010

Kali ini petualangan Sherlock Holmes ditemani oleh Laskar Jalanan Baker Street, yaitu kumpulan anak jalanan yang direkrut Holmes untuk menjadi mata dan telinganya dalam memecahkan kasus. Kasus utama pada buku ini adalah pembunuhan seorang arkelog Calico Finch di museum pada suatu malam. Namun ada kasus lain yaitu penculikan Dr. Watson, sahabat Sherlock Holmes!

Nah apa yang akan dilakukan oleh Holmes dan para laskar jalanan? Musuh yang ternyata menjadi dalang semua kekacauan tersebut ternyata adalah Prof. Moriarty, musuh terbesar Sherlock Holmes. Mampukah Holmes kali ini menghadapi Prof tersebut yang juga ternyata dibantu oleh geng Kesatria, musuh para laskar jalanan. Keadaan semakin gawat ketika ternyata dari anggota laskar tersebut ada yang berkhianat. Salah satu andalan tim, Ozzie pun sedang bermasalah dalam pencarian ayahnya. Membuat laskar tambah kacau balau. Benarkah Sherlock Holmes ternyata ayah Ozzie yang selama ini dicarinya?

Buku berjumlah 217 halaman ini cukup ringan dibaca. Kehadiran para laskar jalanan memperluas area cerita karena biasanya dalam cerita Holmes yang ditulis oleh Sir. Conan Doyle cerita hanya memuat Holmes dan Watson.

Sunday, April 26, 2015

Ruqyah Yuk!

Tadi pagi, mulai jam 8 pagi ada acara ruqyah masal di masjid kampus. Aku ikut. Tadi malam tergerak untuk membersihkan hati. Hasilnya? Semoga memang lebih baik daripada yang sebelumnya.
Kata ustadz yang memberi materi, secara bahasa ruqyah berarti bacaan atau jampi-jampi. Secara istilah, ruqyah mempunyai makna bacaan yang diambil dari Al-Quran dengan harapan menyembuhkan seseorang dari penyakit, terutama penyakit hati atau penyakit yang disebabkan oleh gangguan jin.

Ada dua macam ruqyah yaitu ruqyah syariah (sesuai dengan syarat islam) dan ruqyah syirqiah (terdapat unsur kesirikan). Syarat ruqyah syari yaitu bacaan yang dibaca diambil dari ayat Al-Quran, dibaca dengan bahasa asli (bahasa arab), dan dibaca dengan keras.


Ternyata ruqyah sudah dikenal sebelum Rasulullah ada. Ketika ditanya apakah ruqyah itu boleh, Rasul menjawab tidak apa-apa asal tidak ada unsur kesyirikan. Allah sendiri berfirman di dalam Al-Quran, sesungguhnya kami turunkan Al-Quran sebagai penyembuh. Rasulullah juga pernah meruqyah orang yang sering melihat singgasana di tengah laut.

Selain membuang pengaruh gangguan jin, ruqyah juga bisa menyembuhkan penyakit fisik dan psikis. Untuk penyakit fisik, cara meruqyah yaitu dengan meletakkan tangan di bagian yanf sakit dan dibacakan surat Al-Quran (terutama Al-Fatihah) berulang-ulang.

Dalam Q.S Al-Araf ayat 27, Allah berfirman sesungguhanya jin itu melihat manusia dari arah yang manusia tidak dapat melihat mereka. Jadi normalnya manusia tidak bisa melihat jin. Kalau bisa, berarti jin menyerupai makhluk lain atau kita memakai kacamata jin (di tubuh kita ada gangguan jin). Gangguan jin dipengaruhi oleh tingkat keimanan manusia.

Penyebab jin masuk tubuh:
1. Jin usil/iseng, misal jatuh cinta kepada manusia
2. Jin marah dengan manusia, misal ketika membuang air panas di selokan ternyata mengenai mereka. Oleh karena itu kita harus mengucapkan basmallah saat melakukannya.
3. Manusia mengundang jin itu sendiri, misal dengan sering mendatangi paranormal
4. Mengamalkan amalan-amalan yg tdk benar, misalnya amalan membaca kata "Allah" 4444x untuk tujuan duniawi
5. Pernah memasang untalan, susuk, dan sejenisnya
6. Pernah mengikuti ilmu kanuragan
7. Pernah punya alat-alat pusaka atau pernah merajah/dirajah


Waktu praktik ruqyah tadi aku merasa biasa saja. Reaksi tubuhku normal mungkin hanya merinding sebentar setelah itu biasa. Cenderung ngantuk malah, mungkin efek bergadang tadi malam. Namun dari seluruh peserta, ternyata ada dua akhwat yang merasa reaksi tubuh mereka hebat. Katanya mereka merasa panas dingin, mual, dan pusing. Mereka berdua kemudian diruqyah secara khusus oleh ustadz. Sampai muntah lho akhwat yang berdua tadi. Jinnya kuat banget nancep di tubuh mereka.

Mengulang apa yang dibicarakan oleh ustadz tadi bahwa mereka yang bereaksi berlebihan saat diruqyah itu bukan aib, malah harusnya dikasihani karena mereka biasanya diganggu oleh jin tanpa mereka kehendaki. Pula jangan merasa diri bersih kalau pun tubuh tidak menunjukkan reaksi yang keras, karena ruqyah hanyalah salah satu jalan untuk mengetahui kebersihan hati seseorang.
Waallahualam.



Friday, April 24, 2015

Menghitung Hari

Yeah, hari ini aku sudah mendapat kepastian mengenai waktu sidang akhirku. Aku sudah boleh mengatakan "akhirnya..." kan ya? Meski belum benar-benar berakhir sebelum tanggal 29 jam 4 sore nanti.

Satu minggu terakhir segala keperluan sidang kupenuhi. Hari ini sebagai langkah pamungkas dari keabsahan sidangku adalah keluarnya surat undangan untuk seluruh peserta sidang a.k.a aku sendiri dan para dosen pembimbing dan penguji.

Lega? Belum. Waktu-waktu seperti ini malah yang kuhindari. Aku gugup. Mau belajar, sudah bingung mulai dari mana. Banyak sekali bahan. Beberapa diantaranya pun sudah kucicil dari beberapa waktu yang lalu. Mengisi waktu dengan kegiatan selain belajar pun rasanya salah juga. Ada sedikit perasaan berdosa karena telah menyia-nyiakan waktu. Padahal dibawa belajar juga sudah tidak konsen.

Deg-deg. Hari demi hari akan bergerak menuju waktu itu. Dua jam terpenting dalam hidupku.

Monday, April 20, 2015

Gipsy' Acre

Judul : Endless Night
Penulis : Agatha Christie
Penerbit : Gramedia
Tahun terbit : 2002

Adalah Gipsy's Acre, yaitu sebuah lokasi dimana sebuah rumah tua beserta pohon-pohonnya berada. Dengan nama The Towers di masa lalu, properti tersebut kini berubah nama dan siap dilelang. Cerita takhayul mengikuti perkembangan Gipsy's Acre dari masa ke masa. Mrs. Lee berkata bahwa tanah tersebut adalah milik para gipsy yang direbut paksa sehingga mereka tak rela dan memberi kutukan. Siapapun yang tinggal di tanah tersebut akan mengalami hal-hal yang buruk.

Michael Rogers, sang tokoh utama dengan kata ganti orang pertama dalam novel ini mampu menceritakan potongan hidupnya bersama Gipsy's Acre dengan fantastis (aku belum menemukan kata yang lebih pas, selain kata itu). Mike, panggilan akrabnya, akhirnya membeli properti tersebut dan membangun rumah terbaik di atas reruntuhan bangunan lama dari tangan arsitek terbaik di Inggris. Ia bersama Ellie, istrinya memimpikan kehidupan yang damai dan menyenangkan di sana. Mereka tidak percaya dengan legenda para gipsy. Namun ketika Ellie -yang merupakan pewaris tunggal harta keluarga Guteman dari Amerika itu tewas di sana, mau tak mau mitos itu terdengar kembali.

Apakah benar-benar mitos atau ada kejahatan dibalik hal-hal buruk yang terjadi di Gipsy's Acre? Memang ada banyak orang yang menginginkan harta Ellie. Namun jawabannya ternyata sangat mengejutkanku, sekali lagi fantastis. Tidak sia-sia aku membaca novel ini, karena di awal menurutku ceritanya cukup membosankan. Yah bayangkan bagaimana saat kamu mendengar cerita tentang seorang pemuda tidak terlalu beruntung dalam hidupnya dari mulutnya sendiri. Bahkan aku sempat berpikir untuk berhenti melanjutkan. Ternyata semakin lama cerita mulai semakin menarik, tokoh mulai digulirkan dan benar-benar "bergerak".

Lima bintang deh untuk karya Agatha Christie yang satu ini. Nama besar seorang penulis memang menjanjikan sebuah cerita yang luar biasa pada bukunya.

Menemukan Cinta di Yogyakarta

Judul : Raksasa dari Jogja
Penulis : Dwitasari
Penerbit : Plot Point
Tahun terbit : 2013
Ini cerita tentang Bianca dan Jogja. Bianca adalah seorang gadis Jakarta dengan latar belakang keluarga broken home. Lulus SMA, Bianca yang muak dengan masalah yang mengungkungnya selama ini memutuskan untuk kuliah di Jogja. Selain masalah keluarga, masalah dengan sahabatnya pun memperkuat keputusannya untuk segera menjauh dari Jakarta. Di sinilah cerita dimulai, Bianca bertemu raksasa bernama cinta.

Sebenarnya aku sudah lama mendengar tentang novel ini. Penulisnya juga cukup santer di timeline twitterku. Setelah membaca isi novel ini, aku menilainya not-badlah. Sudah cukup lama aku "insyaf" membaca novel pure cinta-cintaan. Hal tersebut membuatku cukup "kaget" dengan Ä·eringanan cerita yang kutemukan pada novel ini.

Ada 2 hal yang menurutku merupakan kekurangan dari novel ini. Satu, keakraban Bianca dan Kevin yang sangat berlebihan. Sepupuan kayak orang pacaran, mesra banget. Aku yang baca risih jadinya. Dua, kekesalan Bianca pada Letisha yang lebay. Salah Letisha ya memangnya kalau akhirnya dia jadian dengan cowok yang disukai Bianca diam-diam? Bukan Letisha yang merebut Joshua namanya kalau ternyata Bianca bahkan tak pernah bercerita pada Letisha kalau ia menyukai Joshua.

Tapi sisi manis novel ini mantap kok. Sang raksasa benar-benar mampu menjadi penghangat dalam cerita hidup Bianca yang dingin. Romantis. Dari segi bahasa pun, novel ini enak untuk dinikmati. Beberapa metafora juga memperkuat sisi diksi novel ini. Ketertarikanku pada novel ini sebenarnya juga didukung oleh setting Kota Yogyakarta yang pernah menjadi tempat merantauku dulu.

Recomended deh buat yang pengen baca cerita cinta ringan yang tak biasa.

Monday, April 13, 2015

Amelia si Anak yang Kuat

Judul : Amelia
Penulis : Tere Liye
Penerbit : Republika
Tahun terbit : 2013

Masih ingat dengan 4 kakak beradik penghuni desa di sebuah lembah di Sumatera? Ya, mereka adalah Eliana, Pukat, Burlian, dan Amelia. Mereka hidup dengan cerita mereka masing-masing. Kali ini aku membaca buku terakhir dari serial Anak-anak Mamak ini, kebetulan pula Amelia adalah anak bungsu dari 4 bersaudara tersebut.

Wednesday, April 8, 2015

Memoirs of Sherlock Holmes

Judul : Rincian Alur Sherlock Holmes
Penulis : Sir Arthur Conan Doyle
Penerbit : Alice Saputra Communication Co.
Tahun terbit : 2004
Buku ini merupakan kumpulan cerita petualangan Holmes yang (ceritanya) ditulis oleh Watson, sahabatnya. Ada banyak kasus-kasus lama dibahas disini termasuk kasus pertama yang ia tangani sebagai detektif yaitu kasus hilangnya kapal Gloria Scott. Ada 11 cerita dalam buku ini. Semuanya diceritakan sebagai kilas balik karir Holmes sebagai detektif oleh Watson. Setiap kasus yang diceritakan tersebut mempunya tantangan-tantangan tersendiri yang harus ditaklukkan oleh Holmes.

Tidak hanya bercerita tentang kehebatan Holmes dalam menyingkap kasus kejahatan, di dalam buku ini juga diceritakan bagaimana Holmes bisa salah dalam mengambil kesimpulan seperti dalam cerita berjudul Si Wajah Kuning. Hal-hal yang tidak lazim diceritakan pada buku-buku sebelumnya jufa terdapat dalam buku ini. Bahwa Holmes ternyata punya kakak yang bernama Mycroft Holmes, yang ternyata juga punya bakat mengambil kesimpulan dari pengamatan terhadap hal-hal kecil. Bahkan menurut Holmes, kakaknya jauh lebih hebat dari dirinya.

Bagaimana pun hebatnya 10 cerita pertama dalam buku ini, semuanya kalah dengan cerita terakhir yang berjudul Cerita Penutup. Ya, boleh dikatakan cerita ini adalah cerita penutup dari karir Holmes karena menurut Watson di saat itulah dia terakhir kali melihat Holmes hidup sebagai manusia. Aku bergidik membaca cerita ini. Holmes benar-benar mendapat lawan yang sebanding yaitu Prof. Moriarty. Bagaimana tidak sebanding, karena Moriarty ini adalah dalang seluruh kejahatan di Kota London bahkan di seluruh Inggris. Dia tidak terlihat jahat karena yang mengerjakannya adalah jaring-jaringnya yang sangat luas dan kuat.

Aku jadi berpikir, seandainya Indonesia punya Sherlock Holmes pasti akan lebih mudah mengungkap kasus kejahatan yang semakin lama semakin banyak dan tak terendus pihak berwajib. Setidaknya kita juga akan tahu siapa sebenarnya Prof. Moriarty Indonesia.
 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates