[Puisi] Terbakar Matahari

2 komentar
Peri kecil berjalan terseok pelan
Langkahnya tertatih
Tanpa sinar sang mentari
Ia lelah menunggu pagi
Kapal berlayar terhempas karang
Di tengah lautan , kandas


Peri kecil meski kandas ia berlalu
Kembali mencari sang mentari
Kini ia silau oleh matahari
Tidak, ia terbakar matahari

Meleleh;
Biarlah gumam jiwanya
Peri kecil berlindung pada awan putih
Meski berpayung ia gerah

Panas;
Mentari bersinar riang
Peri kecil membasuh diri
Ia terbakar matahari


Untuk mentari, tak kuizinkan kau membakar diriku
Rindang Yuliani
Rindang Yuliani adalah seorang sarjana sains yang sedang menikmati proses sebagai bloger. Rindang juga sedang meladeni obsesinya untuk mendapatkan beasiswa S2 dan menerbitkan buku pertamanya. Wanita kelahiran 6 Maret ini juga selalu berusaha mengakrabi Tuhan melalui hobinya yaitu membaca, menulis, dan jalan-jalan.
Lebih baru Terlama

Related Posts

2 komentar

Posting Komentar