Tuesday, May 12, 2020

Menu Khas Lebaran di Kalimantan Selatan


Lebaran rasanya kurang jika tanpa menu makanan, kue, atau camilan khas yang hanya muncul saat hari raya. Setiap daerah memiliki menu khas masing-masing, termasuk di Kalimantan Selatan. Hidup di tanah Banjar sejak lahir membuatku selalu bertemu semua menu khas ini saat lebaran. Yuk, simak apa saja menu khas lebaran di Kalimantan Selatan.

Wadai Apam

Di Kalimantan Selatan, terutama di HST, wadai (kue) apam memang lazim muncul saat lebaran tiba. Meski pada hari biasa, di pasar juga yang jual  banyak sebagai kue oleh-oleh khas Kota Barabai, ibukota HST. Yang membuat kue di pasar beda dengan kue apam yang dibuat di rumah saat lebaran adalah ukuran dan bentuknya.

Jika kue apam yang biasanya dijual di pasar berbentuk bulat kecil, di rumah saat lebaran biasanya dibuat dengan dikukus di atas loyang bundar yang besar lalu disajikan dengan cara diiris persegi kecil. Kue apam favoritku adalah buatan mama dan nenek. Mereka punya satu resep yang sama, sama-sama enak.



Tapai Beras

Tapai (tape) beras ini khas banget dibikin saat akan lebaran di Kalimantan Selatan. Karena di rumah tidak ada yang bisa bikin tapai beras, jadi biasanya pesan ke orang lain. Keahlian membuat tapai beras ini cukup sulit loh. Tidak bisa sembarangan.

Seperti jenis tape yang lain, tapai beras ini juga membutuhkan proses fermentasi dalam memasaknya. Jadi harus dibikin beberapa hari sebelum lebaran. Karena rasanya yang cukup kuat maka tidak disarankan memakan tapai ini terlalu banyak karena bisa menyebabkan sakit perut.

Ketupat

Ketupat sepertinya dimasak oleh hampir seluruh orang di daerah di Indonesia saat lebaran. Khas Indonesia banget deh menu yang satu ini. Aku sendiri biasanya nemu ketupat saat lebaran di rumah ibu mertua. Rasanya enak, apalagi dipadukan dengan kuah santannya yang kental dan ikan dengan sambal baladonya yang lezat.

Wadai Roko

Wadai roko artinya kue yang berbentuk menyerupai rokok. Bentuk dasar kue ini sebenarnya bulat pipih, tapi digulung sehingga menyerupai pipa rokok. Ada bentuk lain juga hasil dua kali dilipat dari bentuk bulat pipih. Sepertinya di daerah lain juga ada kue yang dibuat dari adonan yang sama, tapi entah apa namanya. Seperti tapai, kue ini di Kalimantan Selatan biasanya dibuat oleh pengrajin kue yang menerima pesanan. Lazimnya hanya dibuat saat lebaran. Rasanya sedniri gurih dan teksturnya renyah.

Soto Banjar

Ada banyak warung atau restoran yang menjual menu Soto Banjar di Kalimantan Selatan. Namun, Soto Banjar di keluargaku identik dengan sajian khas lebaran. Karena hanya pada saat lebaranlah biasanya kami memasaknya dengan sengaja. Soto ini sangat mantap untuk dinikmati pagi-pagi sebelum atau setelah shalat Id. Ayam yang dimasak biasanya dipotong sendiri dari kandang di belakang rumah. Apalagi ditambah dengan perasan limau kuit. Aih, sedapnya.

Bubur Ayam

Bubur ayam masakan mama berbeda dengan bubur yang dijual oleh penjual bubur pagi-pagi. Mungkin ini namanya Bubur Ayam Banjar yang hanya tersaji di meja makan sata lebaran. Rasa ayamnya sangat terasa berpadu dengan rasa lemak yang khas karena ditambah santan.

Nasi Kuning Masak Habang

Nasi kuning ini juga khas Banjar, Kalimantan Selatan. Dengan warna kuning asli dari ekstrak kunyit yang diparut dan rasa lemak santan yang nggak setengah-setengah, nasi kuning  resep keluargaku berasa banget yummynya. Lauknya kalau nggak ayam ya telur rebus dimasak dengan kuah masak habang (balado), semacam bumbu dari cabai merah besar yang dimasak.

Nah itu tadi beberapa menu khas lebaran di Kalimantan Selatan. Sari semua menu tersebut, menu yang mana saja pernah kamu coba? Ceritakan di kolom komentar ya. []

Artikel Terkait

0 komentar:

Post a Comment

Say something nice, for a change.

 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates