Thursday, February 7, 2019

Wisata Susur Sungai ke Pulau Bakut


Pulau Bakut, aku masih merasa asing dengan namanya dan enggak tahu arah kemana untuk menuju pulau ini. Pemandangan yang kami jumpai masih sama, air sungai yang luas membentang di kanan dan kiri kapal. Siluet rumah-rumah penduduk di tepi sungai terlihat kecil dari dalam kapal. Hari mulai panas, kami tidak lagi nongkrong di atap tapi mulai masuk ke dalam dan memakan bekal yang dibawa. Kebanyakan dari kami memang tidak sempat sarapan karena berangkat sangat pagi.

Wisata Susur Sungai ke Pulau Bakut

Beruntung ada warung terapung yang berpapasan dengan kapal kami. Nama warung perahu tersebut adalah Tatamba Lapar yang dalam bahasa Banjar artinya “pengobat lapar.” Kedua kapal saling merapatkan diri agar para penumpang bisa memesan makanan ke kapal yang berjualan. Kami kemudian menikmati nasi sop dan teh hangat di tengah-tengah sungai. Amazing! Sangat cocok untuk perut yang lapar. Sensasi makan di tengah sungai dengan sedikit gelombang tentu berbeda dengan makan di warung biasa. Harga 20K untuk satu porsi sepertinya tidak hanya membayar fisik makanannya tapi juga untuk membayar pengalaman yang tidak setiap hari kami rasakan ini.
 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates