Bukit Palawan

23 komentar
Kali ini aku traveling bersama teman-teman akhwat seliqo. Ramai, karena banyak anggota yang bisa ikut. Tujuan kami adalah ke Bukit Palawan, salah satu destinasi wisata di kabupaten sebelah yaitu Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan yang sedang ngetrend saat ini. Bukit ini terletak di Desa Mawangi, persis di sebelah Desa Batu Bini yang seminggu sebelumnya puncaknya kudaki.

Foto bareng sebelum berangkat

Pos keberangkatan ke Bukit Palawan tepat di SDN Mawangi. Entah bagaimana kalau sedang tidak hari libur seperti sekarang. Dibandingkan dengan Bukit Batu Bini, jalur menuju puncak Palawan lebih jauh, tapi lebih landai. Ada beberapa warung yang berderet di sepanjang jalan menuju bukit. Di tengah-tengah perjalanan kami beristirahat karena ada teman yang lemah lunglai setelah mendaki sekian anak tangga. Sekitar 15 menit kami kemudian akhirnya kami melanjutkan perjalanan lagi.

Ada 2 jalan menuju puncak. Kami mengambil jalur yang lebih landai, mengingat kondisi anggota ada yang kurang fit. Ternyata puncaknya tidak terlalu jauh. Aku bahkan belum merasa capek.


Aku sempat terheran-heran ketika baru tiba di puncak. Suasananya ramai sekali seperti pasar. Warung tenda pun jumlahnya tak terhitung saking banyaknya. Meski udara cukup panas waktu itu, di puncak Palawan tidak terlalu terasa karena terdapat deretan pohon karet.

Dibandingkan dengan Bukit Batu Bini, Bukit Palawan jauh lebih luas dan lebih banyak spot cantik untuk berfoto. Katanya sih, ini adalah bukit pertama yang ngehits di kawasan Kandangan sebelum bukit-bukit yang lain menyusul untuk mempercantik diri. Berikut hasil foto-foto ala aku di Bukit Palawan.






Spot-spot foto terletak di tepi tebing. Ada banyak bentuk seperti kursi kafe, heli tentara, frame instagram, jembatan love, rumah tarzan, becak, sayap kupu-kupu, sarang burung, dan perahu. Kreatif sekali para pembuatnya. Kata nenek penjaga warung sih, puncak ini ramai semenjak 3 bulan terakhir ini. Lumayan menambah pendapatan warga sekitar juga, terutama dari tarif parkir, biaya masuk, dan warung-warung yang ada di sana.

Nongkrong di Warung Nini

Setelah sekitar 2 jam menghabiskan waktu di atas. Aku dan teman-teman berencana pulang, tapi dicegat oleh seorang nenek yang mempromosikan sebuah sumur air tawar yang katanya bertuah. Kami sebenarnya tidak percaya dengan cerita beliau tapi untuk menghargai, kami pun mengikuti beliau ke sumur tersebut untuk berwudhu dan mencuci muka. Beberapa teman juga ada yang mengisi botol minum dengan air tersebut. Jernih sekali memang, berasal dari pancuran alami di dalam gua kata si nenek.

Pulangnya, kami lewat jalur ke-3 yang ternyata jauh lebih landai karena memutar bukit meski jaraknya jadi lebih jauh. Saat tiba di bawah, kami disambut gerimis. Beruntungnya kami tidak sampai kehujanan di puncak sana. Alhamdulillah, satu lagi destinasi wisata yang berhasil kujelajahi hari itu.



Artikel Terkait :
Rindang Yuliani
Rindang Yuliani adalah seorang sarjana sains yang sedang menikmati proses sebagai bloger. Rindang juga sedang meladeni obsesinya untuk mendapatkan beasiswa S2 dan menerbitkan buku pertamanya. Wanita kelahiran 6 Maret ini juga selalu berusaha mengakrabi Tuhan melalui hobinya yaitu membaca, menulis, dan jalan-jalan.

Related Posts

23 komentar

  1. Masih belum banyak pengunjung kah mabk?
    Sepertinya ini destinasi baru ya?
    Kreatif ya penduduk seitar mengambil fenomena kalau wisataan2 suka berunjung ke daerah2 macam gtu, yg viewnya ok buat berfoto :D

    BalasHapus
  2. Bukitnya bagus banget itu ada tempat2 duduk di atasnya. Ada becak juga. Wah.. aku suka banget nih wisata alam kayak gini. Moga suatu saat bs kesini kl ada waktu.

    BalasHapus
  3. Lucu banget, ada sarang burung besar sekali. Pemandangannya juga bagus.
    Sekarang banyak tempat wisata seperti ini, bisa menambah penghasilan masyarakat sekitarnya ya..

    BalasHapus
  4. Bukit Palawan.. hmm menarik.. di Filipina pun ada Pulau Palawan. Mungkin masih konek dalam sejarah Nusantara ya. Ada artinya ngga palawan itu?

    BalasHapus
  5. Bukit Palaran ini di provinsi mana ya mba? Saya kurang tau nih kabupaten HSS hehe..

    Dari foto²nya sepertinya manteb juga nih mba untuk dimasukkan dalam wishlist kunjungan kalau baru pas tugas luar kota hehe

    BalasHapus
  6. Mbak, ceritanya kecepetan. Tulis lagi dong biar makin pengin ke sananya wkwkwk aku pernah dengar sih nama tempatnya, tapi gak begitu ngeh tepatnya ada di mana. Seru ya banyak tempat menarik di puncaknya. Lebih seru lagi liat foto kalian bareng-bareng. Mbuh i kok rasanya adem gitu. Udah hijaban semua, terus lagi ada di alam ahaha makin adem liatnya. Suka.

    BalasHapus
  7. Saya pun punya pertanyaan yang sama dengan mas Tom.
    Ini lokasi koordinat pastinya dimana yaa..?

    *hehhehhe....

    Aku bukan anak traveler yang hobi menjelajah alam euiii...
    Jadi seneng banget kalo ada cerita soal pengalaman serunya di alam.
    Apalagi ada becak di atas bukit. Hiihhi...asiik buat foto-foto, ati-ati turuuun, mba...
    ^^

    BalasHapus
  8. Ihhh keren deh buat foto-foto 😍 *dasar emang gila foto*

    BalasHapus
  9. bukitnya bagus banget bisa jadi pengusir penant tuh refreshing pemandangannya pun bagus.

    BalasHapus
  10. Keren nih, cewek cewek jadi pendaki hebat. banyak yang menarik saat bisa melihat kesekeliling tanpa terganggu apapun. pasti rasanya lega dan menyenangkan ya

    BalasHapus
  11. Aku bacanya pahlawan, ahahaha

    Itu bukitnya cuma buat foto2 aja ya? Gak bs gitu dibikin kaya kafe di atas bukit. Tapi yg nglayanin mgkn cape kalau naik turun

    BalasHapus
  12. Yg becak itu lucu. Perjuangan pastinya buat bawa naik ke bukit

    BalasHapus
  13. Waahhh lagi musim ya wisata kekinian di atas bukit. Dan itu becak kelak akan jadi monumen krn sekarang semakin langka

    BalasHapus
  14. Perempuan-perempuan tangguh, saya saja sudah 23 tahun hanya sampai di kaki gunung saja. Bukitnya juga Instagramable untuk foto-foto.

    BalasHapus
  15. wiii asyik... pasti ga nyedel deh mba Rindang sampai di sana kece war biasa. Oya ide spotnya luar biasa juga ya. pakai ada sarangnya segala, coba waktu iru mba RIndang posisinya sambil tiburan kayak induk burung, hihi lucu banget kali ya..

    Melakukan perjalanan sama teman seminat apalagi seiiqo pasti seru banget ya mba bisa berbagi cerita dan banyak hal.

    BalasHapus
  16. sepertinya sekarang lagi hits dimana-mana objek wisata alam dengan sentuhan disain kreasi mannusia, misalnya seperti sangkar burung dan becak itu. di Sumatera Utara juga sedang hits-hitsnya bukit dengan pemandangan danau Toba. namanya bukit Indah Simarjarunjung.

    BalasHapus
  17. Rindaaaang aku sampe googling itu kab HSS itu kab apa rindang?

    Btw asyik ya kalau teman seliqonya kompak. . suka diajak jalan jalan. .

    Huwaaa aku pindah ke liqoan mu aja deh. . boleh ga

    BalasHapus
  18. Asyik ya bukit palawan buat hangout dan foto2.. demi foto IG yang ciamik.. hehehe

    BalasHapus
  19. wah sekarang memang lg ngehits ya dimana2 bukit2 dipakai bt wisata ternyata di kalsel ada juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada dong Mbak, kuy ke sini sekali2 nanti ya ;)

      Hapus
  20. dan enaknya di bukit itu bisa melihat hamparan pemandangan nun jauh dan yg di bawahnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak. Harus ke sini deh buat liat pemandangan indah seperti ini.

      Hapus

Posting Komentar