Review Bianglala Cinta Lima Jomblo

Posting Komentar

Judul : Bianglala Cinta 
            Lima Jomblo
Penulis : Tasaro
Penerbit : Syaamil
Tahun terbit : 2005
Buku ini bercerita tentang lima jomblowan yang tinggal dalam satu rumah kontrakan bernomor 335 di Jalan Dago, Bandung. Tidak, mereka bukan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Kota Kembang. Tapi benar-benar pemuda tanpa pasangan yang sedang mencari rezeki di sana. Adalah Guyudasa seorang komedian, Laa Tahzan si pemilik toko buku, Sibijeh Mato seorang kolumnis surat kabar, Garudeya si pebisnis MLM, dan Benua seorang pengisi suara film atau drama terjemahan.

Setiap malam minggu, mereka berlima punya acara apel yang luar biasa. Yup, meskipun jomblo mereka juga tidak mau kalah dengan tidak merayakan malam minggu. Tapi, sabtu malam mereka berbeda dengan jomblo ngenes atau pemuda pacaran yang ngakunya asik. Mereka tidak keluyuran, mereka ada di Dago 335 melakukan ritual rahasia yang mereka nikmati bersama.

Beberapa kejadian belakangan mengacaukan ritual tersebut. Mulai dari Guyu yang sedang kebingungan karena kehadiran perempuan misterius di meja nomor 13 kafe tempat dia manggung. Garu yang mulai menghilang dalam waktu yang lama dan bahkan mengunci pintu kamarnya, padahal sebelumnya tidak pernah. Laa Tahzan ikut pusing ketika Benua memutuskan untuk minta dicarikan perempuan dan menikah! Sampai Sibi yang akhir-akhir ini sering mendapat email aneh dari salah seorang pembacanya.

Tidak perlu menyediakan otak yang jenius untuk membaca buku dengan tebal 240 halaman ini. Cukup seduh kata-katanya dan nikmati dengan neuron syarafmu.
Rindang Yuliani
Rindang Yuliani adalah seorang sarjana sains yang sedang menikmati proses sebagai bloger. Rindang juga sedang meladeni obsesinya untuk mendapatkan beasiswa S2 dan menerbitkan buku pertamanya. Wanita kelahiran 6 Maret ini juga selalu berusaha mengakrabi Tuhan melalui hobinya yaitu membaca, menulis, dan jalan-jalan.

Related Posts

Posting Komentar