Saturday, August 27, 2011

Belajar Efektif, Nilai Bagus


Belajar melulu memang bikin bete. Tapi nggak ada cara lain untuk dapat nilai bagus, selain belajar. Nah, gimana caranya agar belajar kita bisa efektif?

1. Baca Ulang Semua Catatan
Beberapa hari sebelum ulangan, baca ulang semua catatan. Jangan menerapkan SKS (sistem kebut semalam), karena otak kita bakal overload. Ditambah lagi kalau harus bergadang semalam sebelum ujian, bikin kondisi kita keesokan paginya bakal payah banget.

2. Pentingnya Catatan Kecil
Catatan kecil berisi materi yang harus dihafal sangat penting lho. Eiits, bukan buat menyontek lho! Tapi untuk membiasakan kamu melihatnya dimanapun kamu berada sehingga lama-lama kamu jadi hafal dengan menaruh catatan kecil tersebut di tempat-tempat kamu biasa melewatinya. Misal, di cermin dan di dinding kamar. Jadi setiap kita melakukan sesuatu di tempat itu mau nggak mau, catatan kecil tersebut terbaca. Lumayan buat nabung hafalan di otak.

3. Belajar Kelompok Asyik Juga
Atur acara belajar kelompok bareng teman-teman. Enggak usah terlalu banyak, maksimal lima orang. Tiap orang menghafal bagian (bab) tertentu. Misal Anis kebagian bab 2, Maria bab 1 sementara Tara harus menghafal bab 3. Tiap orang kemudian harus menjelaskan masing-masing bab yang dikuasainya ke teman lain dengan bahasa sendiri. Kegiatan ini bikin kita lebih aktif dan gampang menyerap ilmu.

4. Soal Lama Jangan Dibuang
Kenapa? Karena para guru biasanya suka memakai soal-soal lama yang sudah pernah dikasih. So, simpan soal ulangan n PR yang pernah kita terima. Kalau kamu mau lebih aktif, minta soal lama ke kakak kelas kita juga bisa. Jawab lagi soal-soal tersebut dengan bantuan buku panduan kita.

5. Ajarin Donk!
Jangan ragu minta diajari orang yang lebih pintar. Seperti kakak kelas yang sudah akrab sama kita atau teman kita sekelas yang ilmunya lebih tinggi dari kita. kalau orang tua mengijinkan, bisa juga ikut les mata pelajaran tertentu yang menurut kita sulit.

6. Cari Tempat yang Enak
Coba ingat-ingat, di mana kamu bisa belajar dengan baik. Di kamar, di teras, atau di halaman belakang rumah? Tempat bisa sangat mempengaruhi hasil belajar seseorang lho. Penerangan yang cukup di tempat belajar juga merupakan hal yang penting. Jangan lupa juga atur waktu yang tepat, jangan terlalu malam dan terlalu lama.

7. Jaga Kesehatan
Kondisi fisik yang baik akan membuat tubuh mudah melakukan apa saja, termasuk belajar. Jaga kesehatan kita dengan makanan bergizi. Makanan yang mengandung protein sangat bermanfaat untuk kekuatan otak. Jauhi kafein dalam kopi yang membuat tubuh kita mudah lemah.

8. Finally
Malam sebelum ujian, baca-baca sekilas materi yang telah dipelajari hari-hari sebelumnya. Maksimal 2 jam, setelah itu tidur yang cukup. Supaya besok pagi bangun dengan tubuh segar.

Semoga tips ini membantu. Good luck!

Saturday, August 20, 2011

Aku dan Buku



Beberapa hari yang lalu aku membongkar kotak bukuku. Yup, bukuku sekarang jadi penghuni kotak. Lemari yang dahulu jadi tempat penyimpanannya sudah ga muat lagi, lemari belajar sih sebenarnya. Jadi aku harus benar-benar punya rak buku sekarang. Hoho. Sebenarnya koleksi bukuku tak terlalu banyak, Hanya saja buku-buku tersebut butuh tempat khusus untuk menyimpan dan perlu diketahui aku sayang sekali sama mereka.

Karena hobiku membaca, jadi wajar saja aku tergila-gila sama barang yang namanya buku [dan berimbas juga dengan memunculkan pasangan hobi membacaku, yaitu menulis]. Aku lupa kapan mulai benar-benar suka membaca, yah mungkin bisa dibilang sejak aku bisa membaca kali ya. Waktu TK dulu, aku sudah suka sekali membaca (atau mengeja ya?) majalah yang dibagikan TKku. Aku ingat nama majalahnya: Tiko. Sayang, karena aku dulu masih kecil jadi belum ngerti masalah penyimpanan barang dan juga mamaku tak menyimpan dengan baik majalah-majalah itu. Padahal kan bagus kalau masih ada, bisa jadi tambahan buat koleksi bukuku J.

Berlanjut saat SD, aku mulai berlangganan majalah anak yang lumayan terkenal. Bahkan sampai aku SMP, sebelum ganti dengan majalah remaja. Ini sih awalnya bapakku yang belikan, genre majalahnya islami, sejak itulah aku lebih dekat dengan agamaku. Terima kasih Bapak yang telah mengenalkan aku dengan majalah itu J. Sampai sekarang aku masih baca majalah tersebut, tapi karena sekarang majalahnya hanya tersedia dalam versi online saja. Jadi edisi cetak majalah tersebut sudah berhenti bertambah banyak dalam koleksiku. Hehe. Selain majalah-majalah tersebut aku juga suka mengoleksi buku-buku motivasi dan buku-buku non-fiksi yang berisi berbagai macam masalah.

Kalau untuk fiksi aku, punya lebih sedikit koleksi daripada non-fiksi. Beberapa novel bestseller dan komik remaja dan anak-anak. Oyya, aku juga punya koleksi cerita Petruk-Gareng, waktu kecil kan suka beli-beli gitu sama teman-teman. Sekarang aku baru nyadar, isinya ga bagus banget apalagi dibaca sama anak kecil. Haha, kesadaran yang terlambat. Entah bagaimana nasibnya buku-buku tersebut, rasanya ingin kubuang saja, tapi sayang. Kalau ga di buang, ga bagus juga buat dibaca. Dilema. Koleksi bukuku yang lainnya beragam sekali jenisnya, ada beberapa majalah (yang aku tak berlangganan) dan buku bonus-bonus gitu. Selain itu aku juga suka bikin klipingan dari koran atau majalah, yang paling banyak kukumpulkan sih tentang berbagai macam tips dan resep masakan. Eh, aku juga suka koleksi TTS, dulu sih suka beli. Masih banyak yang kosong tuh, haha. Ntar kalau lagi mumet pikiran, waktunya ngisi TTS.

Sekarang aku kepikiran buat bikin perpustakaan sendiri. Tujuannya untuk penyimpanan koleksi bukuku agar lebih terstruktur, sehingga aku lebih mudah nyarinya trus biar bisa dipinjam sama orang lain juga. Hmm, do’akan saja semoga dapat terwujud dalam waktu dekat. Aamiin

Wednesday, August 17, 2011

Rollercoaster Dufan

Bayangkan jika kau mengalami saat2 ini. Saat kau salah dan disalahkan. Susah memang, kalau kita terbiasa benar dan jarang disalahkan. Itu bisa jadi masalah tersendiri. Salah sedikit saja, alamat reputasi baikmu selama ini akan cacat. Padahal kalau dibandingkan dengan yang lain, kamu bahkan mungkin memiliki kesalahan 10% dari 100% kesempurnaan. Bayangkan pula jika kau mempunyai hati yang super sensitif dan jarang pernah mendapati celaan orang terhadapmu. Tambahan lagi bayangkan saat itu kau dalam bad-tempered yang sangat, yah kau tahulah siklus bulanan wanita, memberi kesempatan bagi para cewek untuk bisa meluapkan emosinya dengan lebih transparan :D. Bayangkan pula kawan, kau mempunyai ibu cerewet yang tak bisa melihat kesalahan dirimu secuil pun, kalau khilaf sedikit saja maka itu akan selalu disebutnya.



Tuesday, August 16, 2011

Unek-unek di Tahun ke-66 Kemerdekaan Indonesia

Ahaa, besok ulang tahun Negara Indonesia. mau kasih kado apa Rindang? Emm (berpikir -mode on). Ahh, apa yang bisa kuberi pada bangsa ini? Aku malah balik tanya. Aku sudah kuliah, sudah menyandang gelar mahasiswa -yang identik dengan beban sebagai agent of change- masih belum bisa memberikan sesuatu yang berarti bagi bangsa sendiri. Uhh, aku garuk-garuk kepala yang tak gatal. Bukan sebagai pembelaan diri nih yaa, sepertinya bukan hanya aku yang berpikir tak bisa memberikan sumbangsih bagi negara. Bisa jadi hampir seluruh pemuda Indonesia berpikir yang sama seperti aku dan yang lebih ekstrem lagi mereka bahkan tak tahu apa yang harus diperbuat untuk itu.

Indonesia Merdeka?


Ahh, jangan terlalu dibahas Rindang, bikin malu saja. Tapi memang seperti itu kok keadaannya (suara hati nurani). Para pemuda sekarang lebih banyak memikirkan hal-hal sepele dalam kehidupannya. Lihat saja faktanya sendiri (atau bahkan ada dalam diri kamu?). Bandingkan dengan pemuda pada satu dasawarsa lebih yang lalu, para pemuda -khususnya mahasiswa adalah kepala pergerakan negeri ini, bahkan menjadi penyebab utama zaman reformasi yang kita nikmati sekarang. Duh, mengenaskan sekali nasib bangsa kita. Oleh karena itu marilah kita, para pemuda untuk berbenah diri (mengutip nasihat salah satu ustadz terkenal) mulai sekarang, dari hal yang yang paling kecil dan dari diri sendiri.

Friday, August 12, 2011

Mengisi Libur Ramadhan dengan Kegiatan Positif

Libur memang sangat menyenangkan. Tapi apakah libur pada bulan Ramadhan juga semenyenangkan libur di luar bulan Ramadhan? Sepertinya jawaban terbanyak adalah tidak. Apa pasal? Pada bulan Ramadhan kita –semua muslim- harus menjalankan puasa, menahan lapar dan dahaga serta nafsu semenjak subuh hingga bedug maghrib. Apa yang bisa dilakukan sepanjang waktu saat berpuasa? Oleh karena itu kita tak bisa sembarangan memilih kegiatan yang banyak menguras tenaga, karena mungkin akan membuat tubuh kita lemah. Namun, tak berarti juga kita hanya bisa tidur-tiduran untuk mengisi waktu luang menunggu bedug maghrib.

blog.lazada.co.id

Liburan akan membosankan jika tak ada yang bisa dikerjakan. Terutama bagi anak sekolah dan mahasiswa yang liburnya bisa hampir sebulan penuh. Wah, bisa terbayang kan betapa bete-nya jika tak ada kegiatan? Untuk mengatasinya isilah libur Ramadhan dengan kegiatan agama atau beribadah lebih intens dengan Allah yang belum tentu bisa kita lakukan di hari-hari biasa.

Wednesday, August 10, 2011

[Puisi] Sebuah Nasihat Saat Kau Jatuh Cinta

Kala kau merasakan cinta
Menanggung debar-debar itu
Memikul indahnya rindu
Segeralah berpaling dari hati objek yang kau puja
Karena rasa itu hanya akan menyakitkan
Akhirnya

Terlebih jika yang mencuri hatimu adalah seorang teman
Sekalipun, jangan kau hiraukan rasa itu menguasai kalbumu
Cukuplah cerita yang lalu bernoda
Jangan pernah jatuh dua kali ke lubang yang sama
Ingatlah; persahabatan jauh lebih kekal dari percintaan



 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates