Tuesday, October 16, 2018

[Fiksi] Princess 1

“Kamu mau aku membawamu?” tanya seorang lelaki yang berdiri di sampingku.

Wanita di depannya mengangguk.

Si lelaki tertawa, “Aku bahkan belum akan pergi.”

“Kamu pasti pergi suatu hari nanti,” kata si wanita dengan wajah cemberut, “Dan bila hari itu datang jangan lupa mengajakku.”

Sang lelaki tersenyum sambil menggelengkan kepalanya, “Akan kupikirkan nanti.”

“Alfa! Jawaban macam apa itu?” Si wanita hampir saja berteriak jika ia tidak ingat saat itu ia berada di ruangan publik yang butuh ketenangan. Ia kemudian memutar-mutar tubuhku.

“Kamu itu enggak bisa diam, kamu pasti akan ke sini, ke sini, bahkan ke sini!” Desisnya sambil menunjuk-nunjuk beberapa bagian tubuhku.

Alfa hanya tertawa, “Baiklah Princess, dugaanmu tak salah. Tapi bisakah kita tidak membahas itu hari ini. Sisa waktu kita tinggal 5 menit,” katanya setelah melirik arloji di tangan kanannya.

Wanita Princess itu mengalah, ia mengubah topik pembicaraan mereka hingga bel tanda masuk kelas berbunyi. Sebelum keluar ruangan, ia masih sempat saja menowel tubuhku sekilas dengan jarinya yang lembut.
**

“Kenapa kita harus selalu bertemu di sini?” tanya Alfa di awal kedekatan mereka. Mereka duduk di dekat tempatku berada.

“Karena, aku suka saja. Kamu tidak suka?”

Alfa menggeleng, “Tidak, aku tidak masalah. Hanya penasaran saja. Mengapa tidak di kantin atau janji di luar jam sekolah misalnya?”

Princess tertawa, “Apa, kamu mengajakku berkencan? Kamu mesti minta izin langsung dengan papa dulu –dan dan itu sulit. Kalau di sini rasanya cocok saja, meski ya kita tidak bisa berbicara terlalu keras. Di kantin terlalu ramai, aku tidak suka berisik.” Kemudian ia menyadari sesuatu, lalu cepat-cepat menambahkan, “Eh tapi, bukan berarti aku mencari tempat yang sepi untuk mengajakmu berduaan ya. Itu kita masih bisa melihat anak-anak dan Bu Ratna tidak sampai lima meter jauhnya dari kita.”

Alfa tertawa, “As you wish, Princess.”

https://www.goodfon.com

“Princess?” Kening si wanita bertaut karena heran. 

“Boleh aku memanggilmu begitu? Sepertinya itu kata yang tepat untuk menggambarkanmu.”

Princess mengangguk pelan, ia tak bisa semu merah di pipinya. “Aku suka, meski tahu ini kekanakkan.” Tangan Princess terus memutar-mutar tubuhku, aku tahu ia sedang menghindari bertatapan langsung dengan sang pujaan hati.

Alfa tersenyum. “Kamu tidak takut digosipkan pacaran di sekolah?”

“Memangnya kita pacaran?” Princess balik bertanya hingga tak sadar kembali menghadap ke arah Alfa.

“Ya, ini hari pertama kita,” sahut Alfa enteng. “Dan, akhir pekan nanti aku akan minta izin kepada papamu untuk mengajakmu keluar.” Ia kemudian berjalan ke arah pintu keluar tanpa menunggu Princess bangkit dari kursinya.

Princess membutuhkan waktu sepersekian detik untuk mencerna perkataan Alfa. Ketika tersadar, ia langsung melepaskan pegangannya pada tubuhku dan hampir saja menggeserku dari tempat semula. “Alfa!”

Berkat teriakannya, ia sukses mendapatkan pelototan dari Bu Ratna dan bonus tatapan aneh dari para siswa. Beruntung, bel yang cukup nyaring berdentang menyelamatkan wajahnya.

[To be continued ….]

Artikel Terkait

18 komentar:

Fathin Faridah said...

Jadi, si Princess...

Ruli Retno Mawarni said...

Aw aw aw.. Aku nungguin lanjutannya. Masih samar nih, kisah abege usia berapa

Latifika Sumanti said...

Wah teen romance ya? Hihihi.. Lanjut mbaaa!

Dian Hendrianto said...

Diterima enggak yaaaaa?

Alfa ini kayaknya salah nyebut nama, hausnya jangan princess... harusnya...


indomaret. (alfa-indomaret) haha

Rizky Ashyanita said...

hmmm, Alfa bikin melting saja.
ku jadi teringat masa-masa sekolah haha

Liza Fathia said...

Masih belum bisa menebak kemana arah ceritanya ini. Soalnya ada 3 tokoh disitu, aku, alfa, dan princess

Rinda Gusvita said...

Kok aku y deg degan... Hahaha... Memosisikan diri sebagai si Princess. Ayoooo lanjutkan kakak!

Dian Farida said...

Wah, uhuy asik ada bacaan yang bisa dipanjangkan jadi novel nih. Seru-seru gimana gitu

hai ulya said...

Alfaaa... Frontal banget ya ampun. Kalem dikit napa???

Farhandika Mursyid said...

Ada apa yang terjadi di sini? Bagaimana Princess menjalani hari ke depan? Apakah Alfa berhasil meminta izin Princess ke luar? Apakah si aku langsung menampar Princess? Bagaimana tanggapan dari Bu Ratna?

Mari kita saksikan di episode berikutnya dari Teenlit Kisah Kisah Di Sekolah.

Rhoshandhayani KT said...

Wuah, aku penasaran
ini settingnya anak SD, SMP, atau SMA ya?
ah masa' SD ya
tapi hmmm
ah kutunggu dah lanjutan ceritanyaaaa

Amanda Desty Yunistyani said...

hmmm... aku menebak-nebak. mereka janjian di perpustakaankah? atau di alfamart? eh hehehe

Tomi Purba said...

ihiiikk ... bener-bener bikin penasaran mba.. Dari cerita fiksi apakah ini nantinya akan happy ending atau sad ending ya?? Atau malah cinta segitiga seperti drama jaman dahulu >.<

Fandhy Achmad Romadhon said...

Masih meraba raba bagaimana kelanjutan kisah si alfa dan princess ini, dilihat dari setting latar nya sih ini terjadi di sekolah, dan berarti pelakunya adalah siswa siswi...

Cinta di masa abu abu, ah romantis dan penuh ingatan akan masa masa pengalaman manis

Enny Ratnawati said...

penasaran sama lanjutan ceritanya nihhh...wuih keren mba rindang nulis soal abege hehehe..

Nova Violita said...

Mmmm...Apakah ini Sebuah sandiwara....?

Ditunggu kelanjutannya..., Ah aku pernah nulis di blog dengan cerita bersambung...

Salah
Dan sampai saat ini dan gak pernah ada kelanjutannya...


Semangat ngeblog.

Widya Herma said...

Nah lho... gimana ya kira-kira kelanjutannya? Sebenernya princess itu nama aslinya atau memang nama kesayangan dari Alfa untuk wanita idamannya? Hehehe kalau iya nama kesayangan, wah... alfa gombalista banget berarti.. hihihi jago ngegombal 😅

Widya Herma said...

Nah lho... gimana ya kira-kira kelanjutannya? Sebenernya princess itu nama aslinya atau memang nama kesayangan dari Alfa untuk wanita idamannya? Hehehe kalau iya nama kesayangan, wah... alfa gombalista banget berarti.. hihihi jago ngegombal 😅

Post a Comment

Terimakasih telah berkomentar dengan baik 🙆 Ditunggu kunjungan selanjutnya.

 

Rindang Yuliani Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates